alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Bubarkan Hiburan Reog dan Kuda Kencak

Didatangi Polsek dan Koramil, Dinilai Langgar Protokol Kesehatan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski acara hajatan boleh digelar, protokol kesehatan harus tetap diperhatikan. Jika hal itu diabaikan, bisa menjadi salah satu penyebaran virus korona. Apesnya, jika pihak satuan tugas penanganan Covid-19 tahu, bisa-bisa acara hajatan yang penuh kegembiraan berubah jadi kesusahan.

Seperti yang terjadi di salah satu hajatan warga Dusun Darungan, Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, kemarin. Hajatan khitanan yang diramaikan dengan hiburan reog dan kuda kencak tersebut dibubarkan Polsek dan Koramil Rowokangkung. Hajatan dinilai bisa memicu penularan Covid-19 di kawasan Rowokangkung.

“Kami mendapat informasi ada kerumunan massa di salah satu rumah warga yang menggelar hajatan. Mereka menonton hiburan pergelaran reog dan jaran kencak. Petugas langsung datang untuk meminta mereka bubar dan kembali ke rumah mereka masing-masing,” kata Kapolsek Rowokangkung AKP Ahmad Sutiyo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pembubaran dilakukan untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Situasinya masih pandemi. Jadi, kami meminta agar kegiatan dihentikan dan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Kami juga memberikan imbauan ke masyarakat,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski acara hajatan boleh digelar, protokol kesehatan harus tetap diperhatikan. Jika hal itu diabaikan, bisa menjadi salah satu penyebaran virus korona. Apesnya, jika pihak satuan tugas penanganan Covid-19 tahu, bisa-bisa acara hajatan yang penuh kegembiraan berubah jadi kesusahan.

Seperti yang terjadi di salah satu hajatan warga Dusun Darungan, Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, kemarin. Hajatan khitanan yang diramaikan dengan hiburan reog dan kuda kencak tersebut dibubarkan Polsek dan Koramil Rowokangkung. Hajatan dinilai bisa memicu penularan Covid-19 di kawasan Rowokangkung.

“Kami mendapat informasi ada kerumunan massa di salah satu rumah warga yang menggelar hajatan. Mereka menonton hiburan pergelaran reog dan jaran kencak. Petugas langsung datang untuk meminta mereka bubar dan kembali ke rumah mereka masing-masing,” kata Kapolsek Rowokangkung AKP Ahmad Sutiyo.

Pembubaran dilakukan untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Situasinya masih pandemi. Jadi, kami meminta agar kegiatan dihentikan dan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Kami juga memberikan imbauan ke masyarakat,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski acara hajatan boleh digelar, protokol kesehatan harus tetap diperhatikan. Jika hal itu diabaikan, bisa menjadi salah satu penyebaran virus korona. Apesnya, jika pihak satuan tugas penanganan Covid-19 tahu, bisa-bisa acara hajatan yang penuh kegembiraan berubah jadi kesusahan.

Seperti yang terjadi di salah satu hajatan warga Dusun Darungan, Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, kemarin. Hajatan khitanan yang diramaikan dengan hiburan reog dan kuda kencak tersebut dibubarkan Polsek dan Koramil Rowokangkung. Hajatan dinilai bisa memicu penularan Covid-19 di kawasan Rowokangkung.

“Kami mendapat informasi ada kerumunan massa di salah satu rumah warga yang menggelar hajatan. Mereka menonton hiburan pergelaran reog dan jaran kencak. Petugas langsung datang untuk meminta mereka bubar dan kembali ke rumah mereka masing-masing,” kata Kapolsek Rowokangkung AKP Ahmad Sutiyo.

Pembubaran dilakukan untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Situasinya masih pandemi. Jadi, kami meminta agar kegiatan dihentikan dan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Kami juga memberikan imbauan ke masyarakat,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/