alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Tupoksi Satgas Pertambangan Belum Jelas

Baru Disusun, Petakan Tiga Langkah Penanganan

Mobile_AP_Rectangle 1

“Sekarang sosialisasi sudah berjalan. Semua akan mendapat giliran. Baik itu pemilik IUP-OP, sopir armada pasir, pemilik stockpile, maupun penambang ilegal. Saya yakin langkah ini akan menemukan solusi. Karena satgas ini berjalan runtut sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut perlu diberikan timeline. Supaya dalam menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi), Satgas Pertambangan Pasir dapat melakukan pekerjaan yang terukur. Sebab, terobosan Satgas Pertambangan Pasir sedang ditunggu-tunggu banyak orang. Terutama pemilik IUP-OP.

Output dari ini kan tata niaga pertambangan pasir tertata. Kami sudah menyiapkan stockpile terpadu. Tetapi, fasilitas itu perlu didukung dengan peraturan yang saling menguatkan dan menguntungkan antara pemerintah, orang yang kerja di tambang, dan orang yang beli pasir dari Lumajang,” pungkasnya. (son/c2/fid)

Mobile_AP_Rectangle 2

 

- Advertisement -

“Sekarang sosialisasi sudah berjalan. Semua akan mendapat giliran. Baik itu pemilik IUP-OP, sopir armada pasir, pemilik stockpile, maupun penambang ilegal. Saya yakin langkah ini akan menemukan solusi. Karena satgas ini berjalan runtut sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut perlu diberikan timeline. Supaya dalam menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi), Satgas Pertambangan Pasir dapat melakukan pekerjaan yang terukur. Sebab, terobosan Satgas Pertambangan Pasir sedang ditunggu-tunggu banyak orang. Terutama pemilik IUP-OP.

Output dari ini kan tata niaga pertambangan pasir tertata. Kami sudah menyiapkan stockpile terpadu. Tetapi, fasilitas itu perlu didukung dengan peraturan yang saling menguatkan dan menguntungkan antara pemerintah, orang yang kerja di tambang, dan orang yang beli pasir dari Lumajang,” pungkasnya. (son/c2/fid)

 

“Sekarang sosialisasi sudah berjalan. Semua akan mendapat giliran. Baik itu pemilik IUP-OP, sopir armada pasir, pemilik stockpile, maupun penambang ilegal. Saya yakin langkah ini akan menemukan solusi. Karena satgas ini berjalan runtut sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut perlu diberikan timeline. Supaya dalam menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi), Satgas Pertambangan Pasir dapat melakukan pekerjaan yang terukur. Sebab, terobosan Satgas Pertambangan Pasir sedang ditunggu-tunggu banyak orang. Terutama pemilik IUP-OP.

Output dari ini kan tata niaga pertambangan pasir tertata. Kami sudah menyiapkan stockpile terpadu. Tetapi, fasilitas itu perlu didukung dengan peraturan yang saling menguatkan dan menguntungkan antara pemerintah, orang yang kerja di tambang, dan orang yang beli pasir dari Lumajang,” pungkasnya. (son/c2/fid)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/