alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Tupoksi Satgas Pertambangan Belum Jelas

Baru Disusun, Petakan Tiga Langkah Penanganan

Mobile_AP_Rectangle 1

DITOTRUNAN, Radar Semeru – Satgas Pertambangan Pasir telah resmi di SK Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Tepatnya tanggal 21 April lalu. Namun, tugas dan fungsinya masih dikoordinasikan. Sampai hari ini satgas tersebut terus menyerap masukan-masukan. Baik dari penambang, asosiasi sopir, pemilik stockpile, maupun penambang ilegal.

Baca Juga : Pengawasan Diperketat Pasca-Larangan Ekspor Minyak Goreng Diberlakukan

Satgas itu dikomandoi langsung Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan. Senin (25/04) kemarin, jajaran forkopimda mulai mengundang seluruh penambang ke Pemkab Lumajang. Rencananya, hari ini pertemuan selanjutnya bakal kembali digelar dengan asosiasi sopir truk armada pasir.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Lumajang Imron Rosyadi mengatakan, secara garis besar ada tiga langkah yang bakal dilakukan Satgas Pertambangan Pasir. Yaitu preemtif, preventif, dan represif. Sedangkan untuk batasan-batasannya masih diatur sedemikian rupa.

- Advertisement -

DITOTRUNAN, Radar Semeru – Satgas Pertambangan Pasir telah resmi di SK Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Tepatnya tanggal 21 April lalu. Namun, tugas dan fungsinya masih dikoordinasikan. Sampai hari ini satgas tersebut terus menyerap masukan-masukan. Baik dari penambang, asosiasi sopir, pemilik stockpile, maupun penambang ilegal.

Baca Juga : Pengawasan Diperketat Pasca-Larangan Ekspor Minyak Goreng Diberlakukan

Satgas itu dikomandoi langsung Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan. Senin (25/04) kemarin, jajaran forkopimda mulai mengundang seluruh penambang ke Pemkab Lumajang. Rencananya, hari ini pertemuan selanjutnya bakal kembali digelar dengan asosiasi sopir truk armada pasir.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Lumajang Imron Rosyadi mengatakan, secara garis besar ada tiga langkah yang bakal dilakukan Satgas Pertambangan Pasir. Yaitu preemtif, preventif, dan represif. Sedangkan untuk batasan-batasannya masih diatur sedemikian rupa.

DITOTRUNAN, Radar Semeru – Satgas Pertambangan Pasir telah resmi di SK Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Tepatnya tanggal 21 April lalu. Namun, tugas dan fungsinya masih dikoordinasikan. Sampai hari ini satgas tersebut terus menyerap masukan-masukan. Baik dari penambang, asosiasi sopir, pemilik stockpile, maupun penambang ilegal.

Baca Juga : Pengawasan Diperketat Pasca-Larangan Ekspor Minyak Goreng Diberlakukan

Satgas itu dikomandoi langsung Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan. Senin (25/04) kemarin, jajaran forkopimda mulai mengundang seluruh penambang ke Pemkab Lumajang. Rencananya, hari ini pertemuan selanjutnya bakal kembali digelar dengan asosiasi sopir truk armada pasir.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Lumajang Imron Rosyadi mengatakan, secara garis besar ada tiga langkah yang bakal dilakukan Satgas Pertambangan Pasir. Yaitu preemtif, preventif, dan represif. Sedangkan untuk batasan-batasannya masih diatur sedemikian rupa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/