alexametrics
27.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Capaian Vaksinasi Sebelum Lebaran

Pemerintah memang sudah membebaskan masyarakat melakukan mudik ke kampung halaman. Namun, sejumlah persyaratan tetap harus dipenuhi. Salah satunya, sudah menerima suntikan vaksin dosis ketiga atau booster. Kalau di Lumajang bagaimana kondisinya?

Mobile_AP_Rectangle 1

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Beberapa hari terakhir, gerai vaksinasi yang tersedia di banyak titik ramai didatangi masyarakat. Sejak awal bulan ini, angka capaian vaksinasi di Lumajang terus meningkat. Banyak hal yang mendorong mereka bersedia suntik vaksin dosis satu hingga tiga. Salah satunya vaksin sebagai syarat masyarakat melakukan perjalanan mudik.

Baca Juga : Mobil Rombongan Pemudik Tabrak Tukang Becak di Jember

Kini gerai vaksinasi banyak diburu sebelum mudik. Karenanya, pelayanan vaksinasi 24 jam dilakukan oleh berbagai pihak. Mulai dari Pemkab, TNI, Polri, Kementerian Agama, hingga instansi dan komunitas yang ada di Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Lumajang drg Rina Dwi Astuti menyebutkan, pencapaian selama tiga pekan sangat baik. Sehingga output yang dihasilkan, Lumajang bisa turun level PPKM ke level dua.

“Secara umum, selama hampir sebulan ini seluruh pihak bersinergi menggencarkan vaksinasi. Nah, mudik ini juga memengaruhi masyarakat menyerbu vaksinasi. Baik dosis satu, dua, maupun booster,” ujarnya.

drg Rina menilai antusiasme masyarakat melakukan vaksinasi sangat baik. Apalagi saat Lebaran tradisi mudik, berkunjung, dan berkumpul dengan anggota keluarga yang lain biasa dilakukan. Sebagai langkah antisipasi, vaksinasi perlu dilakukan agar kekebalan tubuh dari virus bisa meningkat. Lebih lanjut, saat berkumpul itu rentan terjadi kontak antarsesama.

“Mereka yang lanjut usia atau lansia paling rentan. Karena saat mudik, mereka banyak didatangi anggota keluarga yang lain. Makanya risikonya juga besar. Oleh sebab itu, suntik vaksin dosis dua lansia juga terus kami gencarkan. Sejauh ini, vaksinasi dosis dua lansia di Lumajang masih rendah,” jelasnya.

Gayung bersambut, vaksinasi jelas terlihat. Masing-masing institusi maupun kecamatan berlomba-lomba memenuhi target. Tak ayal, capaian baik itu juga diapresiasi Polres Lumajang. Tiga kecamatan yang berhasil melakukan vaksinasi dengan angka tinggi diberi penghargaan. Secara berurutan Forkopimca Tempeh, Randuagung, dan Pasirian. Capaian vaksinasinya sebanyak 5.307, 4.581, dan 4.040 orang.

“Tentunya ini menjadi tugas kita semua untuk mengawal masyarakat agar aman saat mudik Lebaran tahun 2022. Salah satunya upaya vaksinasi itu sendiri,” tandas Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. (kin/c2/fid)

- Advertisement -

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Beberapa hari terakhir, gerai vaksinasi yang tersedia di banyak titik ramai didatangi masyarakat. Sejak awal bulan ini, angka capaian vaksinasi di Lumajang terus meningkat. Banyak hal yang mendorong mereka bersedia suntik vaksin dosis satu hingga tiga. Salah satunya vaksin sebagai syarat masyarakat melakukan perjalanan mudik.

Baca Juga : Mobil Rombongan Pemudik Tabrak Tukang Becak di Jember

Kini gerai vaksinasi banyak diburu sebelum mudik. Karenanya, pelayanan vaksinasi 24 jam dilakukan oleh berbagai pihak. Mulai dari Pemkab, TNI, Polri, Kementerian Agama, hingga instansi dan komunitas yang ada di Lumajang.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Lumajang drg Rina Dwi Astuti menyebutkan, pencapaian selama tiga pekan sangat baik. Sehingga output yang dihasilkan, Lumajang bisa turun level PPKM ke level dua.

“Secara umum, selama hampir sebulan ini seluruh pihak bersinergi menggencarkan vaksinasi. Nah, mudik ini juga memengaruhi masyarakat menyerbu vaksinasi. Baik dosis satu, dua, maupun booster,” ujarnya.

drg Rina menilai antusiasme masyarakat melakukan vaksinasi sangat baik. Apalagi saat Lebaran tradisi mudik, berkunjung, dan berkumpul dengan anggota keluarga yang lain biasa dilakukan. Sebagai langkah antisipasi, vaksinasi perlu dilakukan agar kekebalan tubuh dari virus bisa meningkat. Lebih lanjut, saat berkumpul itu rentan terjadi kontak antarsesama.

“Mereka yang lanjut usia atau lansia paling rentan. Karena saat mudik, mereka banyak didatangi anggota keluarga yang lain. Makanya risikonya juga besar. Oleh sebab itu, suntik vaksin dosis dua lansia juga terus kami gencarkan. Sejauh ini, vaksinasi dosis dua lansia di Lumajang masih rendah,” jelasnya.

Gayung bersambut, vaksinasi jelas terlihat. Masing-masing institusi maupun kecamatan berlomba-lomba memenuhi target. Tak ayal, capaian baik itu juga diapresiasi Polres Lumajang. Tiga kecamatan yang berhasil melakukan vaksinasi dengan angka tinggi diberi penghargaan. Secara berurutan Forkopimca Tempeh, Randuagung, dan Pasirian. Capaian vaksinasinya sebanyak 5.307, 4.581, dan 4.040 orang.

“Tentunya ini menjadi tugas kita semua untuk mengawal masyarakat agar aman saat mudik Lebaran tahun 2022. Salah satunya upaya vaksinasi itu sendiri,” tandas Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. (kin/c2/fid)

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Beberapa hari terakhir, gerai vaksinasi yang tersedia di banyak titik ramai didatangi masyarakat. Sejak awal bulan ini, angka capaian vaksinasi di Lumajang terus meningkat. Banyak hal yang mendorong mereka bersedia suntik vaksin dosis satu hingga tiga. Salah satunya vaksin sebagai syarat masyarakat melakukan perjalanan mudik.

Baca Juga : Mobil Rombongan Pemudik Tabrak Tukang Becak di Jember

Kini gerai vaksinasi banyak diburu sebelum mudik. Karenanya, pelayanan vaksinasi 24 jam dilakukan oleh berbagai pihak. Mulai dari Pemkab, TNI, Polri, Kementerian Agama, hingga instansi dan komunitas yang ada di Lumajang.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Lumajang drg Rina Dwi Astuti menyebutkan, pencapaian selama tiga pekan sangat baik. Sehingga output yang dihasilkan, Lumajang bisa turun level PPKM ke level dua.

“Secara umum, selama hampir sebulan ini seluruh pihak bersinergi menggencarkan vaksinasi. Nah, mudik ini juga memengaruhi masyarakat menyerbu vaksinasi. Baik dosis satu, dua, maupun booster,” ujarnya.

drg Rina menilai antusiasme masyarakat melakukan vaksinasi sangat baik. Apalagi saat Lebaran tradisi mudik, berkunjung, dan berkumpul dengan anggota keluarga yang lain biasa dilakukan. Sebagai langkah antisipasi, vaksinasi perlu dilakukan agar kekebalan tubuh dari virus bisa meningkat. Lebih lanjut, saat berkumpul itu rentan terjadi kontak antarsesama.

“Mereka yang lanjut usia atau lansia paling rentan. Karena saat mudik, mereka banyak didatangi anggota keluarga yang lain. Makanya risikonya juga besar. Oleh sebab itu, suntik vaksin dosis dua lansia juga terus kami gencarkan. Sejauh ini, vaksinasi dosis dua lansia di Lumajang masih rendah,” jelasnya.

Gayung bersambut, vaksinasi jelas terlihat. Masing-masing institusi maupun kecamatan berlomba-lomba memenuhi target. Tak ayal, capaian baik itu juga diapresiasi Polres Lumajang. Tiga kecamatan yang berhasil melakukan vaksinasi dengan angka tinggi diberi penghargaan. Secara berurutan Forkopimca Tempeh, Randuagung, dan Pasirian. Capaian vaksinasinya sebanyak 5.307, 4.581, dan 4.040 orang.

“Tentunya ini menjadi tugas kita semua untuk mengawal masyarakat agar aman saat mudik Lebaran tahun 2022. Salah satunya upaya vaksinasi itu sendiri,” tandas Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. (kin/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/