alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Cek Pembuatan Hunian Sementara

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini beredar di medsos foto-foto yang menggambarkan hunian sementara menggunakan terpal. Padahal, saat ini hunian tersebut sedang dibuat dari bahan-bahan kayu tripleks lengkap dengan pintu beserta atapnya. Jika memungkinkan, bakal muat ditinggali satu keluarga.

Ukuran hunian tersebut sekitar 3,6 x 3,6 meter. Cukup layak untuk digunakan tempat tidur 4 sampai 6 orang. Kerangka hunian menggunakan bahan galvalum, kemudian dinding dan pintunya terbuat dari tripleks. Berikutnya, atap hunian itu menggunakan beberapa asbes yang tersusun rapi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang Endah Mardiana mengatakan, pembuatan hunian ini menyesuaikan kebutuhan warga. Secara umum, hunian ini diperuntukkan warga yang mengalami rumah rusak berat atau rumah yang roboh. Lebih tepatnya untuk orang yang tidak memiliki tempat tinggal.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau jumlahnya kami masih data riil. Karena kami tidak mengetahui detail rumah warga yang rusak, yang sudah tidak bisa ditempati sama sekali. Minimal, mereka sudah tidak merasa panas ketika siang hari atau basah ketika turun hujan. Ini sementara sambil menunggu bantuan rekonstruksi untuk bangun rumah,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini beredar di medsos foto-foto yang menggambarkan hunian sementara menggunakan terpal. Padahal, saat ini hunian tersebut sedang dibuat dari bahan-bahan kayu tripleks lengkap dengan pintu beserta atapnya. Jika memungkinkan, bakal muat ditinggali satu keluarga.

Ukuran hunian tersebut sekitar 3,6 x 3,6 meter. Cukup layak untuk digunakan tempat tidur 4 sampai 6 orang. Kerangka hunian menggunakan bahan galvalum, kemudian dinding dan pintunya terbuat dari tripleks. Berikutnya, atap hunian itu menggunakan beberapa asbes yang tersusun rapi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang Endah Mardiana mengatakan, pembuatan hunian ini menyesuaikan kebutuhan warga. Secara umum, hunian ini diperuntukkan warga yang mengalami rumah rusak berat atau rumah yang roboh. Lebih tepatnya untuk orang yang tidak memiliki tempat tinggal.

“Kalau jumlahnya kami masih data riil. Karena kami tidak mengetahui detail rumah warga yang rusak, yang sudah tidak bisa ditempati sama sekali. Minimal, mereka sudah tidak merasa panas ketika siang hari atau basah ketika turun hujan. Ini sementara sambil menunggu bantuan rekonstruksi untuk bangun rumah,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Belakangan ini beredar di medsos foto-foto yang menggambarkan hunian sementara menggunakan terpal. Padahal, saat ini hunian tersebut sedang dibuat dari bahan-bahan kayu tripleks lengkap dengan pintu beserta atapnya. Jika memungkinkan, bakal muat ditinggali satu keluarga.

Ukuran hunian tersebut sekitar 3,6 x 3,6 meter. Cukup layak untuk digunakan tempat tidur 4 sampai 6 orang. Kerangka hunian menggunakan bahan galvalum, kemudian dinding dan pintunya terbuat dari tripleks. Berikutnya, atap hunian itu menggunakan beberapa asbes yang tersusun rapi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang Endah Mardiana mengatakan, pembuatan hunian ini menyesuaikan kebutuhan warga. Secara umum, hunian ini diperuntukkan warga yang mengalami rumah rusak berat atau rumah yang roboh. Lebih tepatnya untuk orang yang tidak memiliki tempat tinggal.

“Kalau jumlahnya kami masih data riil. Karena kami tidak mengetahui detail rumah warga yang rusak, yang sudah tidak bisa ditempati sama sekali. Minimal, mereka sudah tidak merasa panas ketika siang hari atau basah ketika turun hujan. Ini sementara sambil menunggu bantuan rekonstruksi untuk bangun rumah,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/