alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Pemkab Belum Berfikir Memberlakukan PSBB

Mobile_AP_Rectangle 1

Kedua, yakni orang berinisial BH, laki-laki berumur 54 tahun dari Kecamatan Randuagung. Pada 16 April 2020 yang bersangkutan telah meninggal dunia ketika ditetapkan sebagai PDP. Namun, BH sempat menjalani perawatan dan pemeriksaan di RSUD dr Haryoto. Bahkan juga dilakukan pengambilan swab setelah hasil rapid test positif.

Ketiga, perempuan berinisial NS, umurnya sekitar 24 tahun dari Kecamatan Klakah. NS merupakan orang yang kontak erat dengan orang yang sebelumnya dinyatakan positif korona. Pada 3 April dilakukan rapid test, hasilnya positif. Kemudian langsung dilakukan pengambilan swab.

Keempat, berinisial MR, laki-laki berumur 31 tahun ini berasal dari Kecamatan Klakah. Orang ini juga merupakan kontak erat yang terjangkit virus korona. Pada 16 April dilakukan pengambilan swab hasilnya adalah positif. Saat ini MR dalam keadaan sehat tanpa keluhan dan menjalani isolasi mandiri sesuai dengan protokol penanganan virus korona.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penanganan bakal dilakukan lebih teliti, bahkan seluruh perkembangan pasien dipantau tenaga kesehatan. “Saya belum berfikir untuk pengajuan PSBB, karena prinsipnya keadaan yang ada masih dalam kontrol. Penanganannya serta tahapnya masih bisa dilakukan dengan protokol penangann virus korona,” pungkasnya. (kl)

- Advertisement -

Kedua, yakni orang berinisial BH, laki-laki berumur 54 tahun dari Kecamatan Randuagung. Pada 16 April 2020 yang bersangkutan telah meninggal dunia ketika ditetapkan sebagai PDP. Namun, BH sempat menjalani perawatan dan pemeriksaan di RSUD dr Haryoto. Bahkan juga dilakukan pengambilan swab setelah hasil rapid test positif.

Ketiga, perempuan berinisial NS, umurnya sekitar 24 tahun dari Kecamatan Klakah. NS merupakan orang yang kontak erat dengan orang yang sebelumnya dinyatakan positif korona. Pada 3 April dilakukan rapid test, hasilnya positif. Kemudian langsung dilakukan pengambilan swab.

Keempat, berinisial MR, laki-laki berumur 31 tahun ini berasal dari Kecamatan Klakah. Orang ini juga merupakan kontak erat yang terjangkit virus korona. Pada 16 April dilakukan pengambilan swab hasilnya adalah positif. Saat ini MR dalam keadaan sehat tanpa keluhan dan menjalani isolasi mandiri sesuai dengan protokol penanganan virus korona.

Penanganan bakal dilakukan lebih teliti, bahkan seluruh perkembangan pasien dipantau tenaga kesehatan. “Saya belum berfikir untuk pengajuan PSBB, karena prinsipnya keadaan yang ada masih dalam kontrol. Penanganannya serta tahapnya masih bisa dilakukan dengan protokol penangann virus korona,” pungkasnya. (kl)

Kedua, yakni orang berinisial BH, laki-laki berumur 54 tahun dari Kecamatan Randuagung. Pada 16 April 2020 yang bersangkutan telah meninggal dunia ketika ditetapkan sebagai PDP. Namun, BH sempat menjalani perawatan dan pemeriksaan di RSUD dr Haryoto. Bahkan juga dilakukan pengambilan swab setelah hasil rapid test positif.

Ketiga, perempuan berinisial NS, umurnya sekitar 24 tahun dari Kecamatan Klakah. NS merupakan orang yang kontak erat dengan orang yang sebelumnya dinyatakan positif korona. Pada 3 April dilakukan rapid test, hasilnya positif. Kemudian langsung dilakukan pengambilan swab.

Keempat, berinisial MR, laki-laki berumur 31 tahun ini berasal dari Kecamatan Klakah. Orang ini juga merupakan kontak erat yang terjangkit virus korona. Pada 16 April dilakukan pengambilan swab hasilnya adalah positif. Saat ini MR dalam keadaan sehat tanpa keluhan dan menjalani isolasi mandiri sesuai dengan protokol penanganan virus korona.

Penanganan bakal dilakukan lebih teliti, bahkan seluruh perkembangan pasien dipantau tenaga kesehatan. “Saya belum berfikir untuk pengajuan PSBB, karena prinsipnya keadaan yang ada masih dalam kontrol. Penanganannya serta tahapnya masih bisa dilakukan dengan protokol penangann virus korona,” pungkasnya. (kl)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/