alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

BB Mesin Motor Bodong Dihibahkan

Kepada Enam SMK yang Ada di Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setiap penangkapan pelaku tindakan kriminal, kepolisian sering kali mengamankan benda-benda untuk dijadikan barang bukti (BB). Termasuk sepeda motor yang tidak memiliki surat lengkap alias bodong. Kemarin, ratusan BB mesin motor itu dihibahkan pada sejumlah sekolah kejuruan.

Setidaknya, ada empat belas sepeda motor yang bertahun-tahun diamankan di Mapolres Lumajang. Sepeda motor itu tidak bisa diidentifikasi siapa pemiliknya. Sebab, nomor kerangka dengan nomor mesinnya tidak diketahui. Bahkan, berkali-kali dicek ke laboratorium tak dapat terdeteksi.

Kapolres Lumajang AKPB Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, dalam kasus pengungkapan maupun penelusuran, pihaknya selalu menemukan barang bukti kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat lengkap. Khawatir terlalu menumpuk dan terbuang sia-sia, BB mesin motor tersebut terpaksa dihibahkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Motor-motor ini tidak bisa teridentifikasi. Ini sudah mentok, kira-kira begitu. Berbulan-bulan bercampur dengan barang bukti lain. Sehingga akan kami hibahkan kepada beberapa sekolah SMK yang mempunyai jurusan otomotif. Harapannya, bisa bermanfaat untuk belajar otomotif khususnya,” jelasnya.

Ada enam sekolah menengah kejuruan yang menerima BB mesin motor tersebut. Di antaranya adalah SMK Muhammadiyah Jatiroto, SMK Al-Hidayah Candipuro, SMK Klakah, SMK Pasirian, SMK Maliki Sukodono, dan terakhir adalah SMK YP 17 Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setiap penangkapan pelaku tindakan kriminal, kepolisian sering kali mengamankan benda-benda untuk dijadikan barang bukti (BB). Termasuk sepeda motor yang tidak memiliki surat lengkap alias bodong. Kemarin, ratusan BB mesin motor itu dihibahkan pada sejumlah sekolah kejuruan.

Setidaknya, ada empat belas sepeda motor yang bertahun-tahun diamankan di Mapolres Lumajang. Sepeda motor itu tidak bisa diidentifikasi siapa pemiliknya. Sebab, nomor kerangka dengan nomor mesinnya tidak diketahui. Bahkan, berkali-kali dicek ke laboratorium tak dapat terdeteksi.

Kapolres Lumajang AKPB Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, dalam kasus pengungkapan maupun penelusuran, pihaknya selalu menemukan barang bukti kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat lengkap. Khawatir terlalu menumpuk dan terbuang sia-sia, BB mesin motor tersebut terpaksa dihibahkan.

“Motor-motor ini tidak bisa teridentifikasi. Ini sudah mentok, kira-kira begitu. Berbulan-bulan bercampur dengan barang bukti lain. Sehingga akan kami hibahkan kepada beberapa sekolah SMK yang mempunyai jurusan otomotif. Harapannya, bisa bermanfaat untuk belajar otomotif khususnya,” jelasnya.

Ada enam sekolah menengah kejuruan yang menerima BB mesin motor tersebut. Di antaranya adalah SMK Muhammadiyah Jatiroto, SMK Al-Hidayah Candipuro, SMK Klakah, SMK Pasirian, SMK Maliki Sukodono, dan terakhir adalah SMK YP 17 Lumajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setiap penangkapan pelaku tindakan kriminal, kepolisian sering kali mengamankan benda-benda untuk dijadikan barang bukti (BB). Termasuk sepeda motor yang tidak memiliki surat lengkap alias bodong. Kemarin, ratusan BB mesin motor itu dihibahkan pada sejumlah sekolah kejuruan.

Setidaknya, ada empat belas sepeda motor yang bertahun-tahun diamankan di Mapolres Lumajang. Sepeda motor itu tidak bisa diidentifikasi siapa pemiliknya. Sebab, nomor kerangka dengan nomor mesinnya tidak diketahui. Bahkan, berkali-kali dicek ke laboratorium tak dapat terdeteksi.

Kapolres Lumajang AKPB Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, dalam kasus pengungkapan maupun penelusuran, pihaknya selalu menemukan barang bukti kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat lengkap. Khawatir terlalu menumpuk dan terbuang sia-sia, BB mesin motor tersebut terpaksa dihibahkan.

“Motor-motor ini tidak bisa teridentifikasi. Ini sudah mentok, kira-kira begitu. Berbulan-bulan bercampur dengan barang bukti lain. Sehingga akan kami hibahkan kepada beberapa sekolah SMK yang mempunyai jurusan otomotif. Harapannya, bisa bermanfaat untuk belajar otomotif khususnya,” jelasnya.

Ada enam sekolah menengah kejuruan yang menerima BB mesin motor tersebut. Di antaranya adalah SMK Muhammadiyah Jatiroto, SMK Al-Hidayah Candipuro, SMK Klakah, SMK Pasirian, SMK Maliki Sukodono, dan terakhir adalah SMK YP 17 Lumajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/