alexametrics
29.3 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

MAN Lumajang Lockdown

Seorang Guru Terpapar Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang terpapar korona pada Senin (24/1) lalu. Akibatnya, sekolah menerapkan lockdown hingga akhir Januari. Pembelajaran tatap muka (PTM) seratus persen yang sudah berlangsung tiga pekan dihentikan. PTM beralih menjadi dalam jaringan (daring).

Terungkapnya kasus positif korona di MAN Lumajang ini berawal saat seorang guru sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit Lumajang. Setelah melakukan tes swab, hasilnya positif. Hal ini langsung diinformasikan ke pihak sekolah. Karenanya, Selasa (25/1) lalu, PTM hanya dilakukan hingga pukul 10 pagi.

“Jadi, kami langsung pulangkan siswa dan guru. Karena memang pada hari Senin lalu salah seorang guru kami yang sakit sudah dites swab. Hasilnya Covid-19 dan dirawat di rumah sakit. Sedangkan hasil tes PCR masih belum keluar. Kami belum tahu terpapar jenis varian apa. Yang jelas, kami mengambil langkah strategis untuk lockdown,” ungkap Kepala MAN Lumajang Edi Nanang Sofyan Hadi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Edi mengatakan, kebijakan lockdown dan daring ini sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang aturan PTM seratus persen. Karena itu, pembelajaran daring kembali diberlakukan mulai kemarin hingga 31 Januari mendatang.

Tak hanya itu, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan pada semua ruangan di sekolah. Penyemprotan dilakukan sebanyak tiga kali dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Para guru juga dites swab antigen pada Selasa lalu.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang terpapar korona pada Senin (24/1) lalu. Akibatnya, sekolah menerapkan lockdown hingga akhir Januari. Pembelajaran tatap muka (PTM) seratus persen yang sudah berlangsung tiga pekan dihentikan. PTM beralih menjadi dalam jaringan (daring).

Terungkapnya kasus positif korona di MAN Lumajang ini berawal saat seorang guru sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit Lumajang. Setelah melakukan tes swab, hasilnya positif. Hal ini langsung diinformasikan ke pihak sekolah. Karenanya, Selasa (25/1) lalu, PTM hanya dilakukan hingga pukul 10 pagi.

“Jadi, kami langsung pulangkan siswa dan guru. Karena memang pada hari Senin lalu salah seorang guru kami yang sakit sudah dites swab. Hasilnya Covid-19 dan dirawat di rumah sakit. Sedangkan hasil tes PCR masih belum keluar. Kami belum tahu terpapar jenis varian apa. Yang jelas, kami mengambil langkah strategis untuk lockdown,” ungkap Kepala MAN Lumajang Edi Nanang Sofyan Hadi.

Edi mengatakan, kebijakan lockdown dan daring ini sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang aturan PTM seratus persen. Karena itu, pembelajaran daring kembali diberlakukan mulai kemarin hingga 31 Januari mendatang.

Tak hanya itu, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan pada semua ruangan di sekolah. Penyemprotan dilakukan sebanyak tiga kali dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Para guru juga dites swab antigen pada Selasa lalu.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang terpapar korona pada Senin (24/1) lalu. Akibatnya, sekolah menerapkan lockdown hingga akhir Januari. Pembelajaran tatap muka (PTM) seratus persen yang sudah berlangsung tiga pekan dihentikan. PTM beralih menjadi dalam jaringan (daring).

Terungkapnya kasus positif korona di MAN Lumajang ini berawal saat seorang guru sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit Lumajang. Setelah melakukan tes swab, hasilnya positif. Hal ini langsung diinformasikan ke pihak sekolah. Karenanya, Selasa (25/1) lalu, PTM hanya dilakukan hingga pukul 10 pagi.

“Jadi, kami langsung pulangkan siswa dan guru. Karena memang pada hari Senin lalu salah seorang guru kami yang sakit sudah dites swab. Hasilnya Covid-19 dan dirawat di rumah sakit. Sedangkan hasil tes PCR masih belum keluar. Kami belum tahu terpapar jenis varian apa. Yang jelas, kami mengambil langkah strategis untuk lockdown,” ungkap Kepala MAN Lumajang Edi Nanang Sofyan Hadi.

Edi mengatakan, kebijakan lockdown dan daring ini sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang aturan PTM seratus persen. Karena itu, pembelajaran daring kembali diberlakukan mulai kemarin hingga 31 Januari mendatang.

Tak hanya itu, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan pada semua ruangan di sekolah. Penyemprotan dilakukan sebanyak tiga kali dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Para guru juga dites swab antigen pada Selasa lalu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/