alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Jadi Pangkalan Anjal Luar Daerah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Persoalan anak jalanan dari dulu sampai sekarang rupanya belum juga teratasi. Mereka yang dari dalam daerah sudah sedikit menurun. Namun, ternyata yang dari luar daerah malah datang silih berganti. Bahkan, mereka yang sudah direhabilitasi sekalipun malah datang lagi.

Kepala Dinas Sosial Dewi Susiati menyatakan, razia sebelum dilakukan rehabilitasi kepada pengamen dan pengemis tersebut hampir dilakukan setiap bulan. Diakuinya  memang sulit mengatur para pengemis. Rata-rata mereka seperti itu karena tidak betah dengan kondisi keluarganya. Sehingga cukup sulit meski telah direhabilitasi, karena minim dukungan keluarga.

Razia yang dilakukan selalu berkoordinasi dengan pihak Satpol PP. Pihaknya hanya bertugas melakukan proses rehabilitasi. “Untuk merehabilitasi melakukan pengiriman ke UPT-UPT rata-rata luar daerah,” ucapnya. Namun, dalam proses rehabilitasi tersebut ada yang sadar dan ada yang belum.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Persoalan anak jalanan dari dulu sampai sekarang rupanya belum juga teratasi. Mereka yang dari dalam daerah sudah sedikit menurun. Namun, ternyata yang dari luar daerah malah datang silih berganti. Bahkan, mereka yang sudah direhabilitasi sekalipun malah datang lagi.

Kepala Dinas Sosial Dewi Susiati menyatakan, razia sebelum dilakukan rehabilitasi kepada pengamen dan pengemis tersebut hampir dilakukan setiap bulan. Diakuinya  memang sulit mengatur para pengemis. Rata-rata mereka seperti itu karena tidak betah dengan kondisi keluarganya. Sehingga cukup sulit meski telah direhabilitasi, karena minim dukungan keluarga.

Razia yang dilakukan selalu berkoordinasi dengan pihak Satpol PP. Pihaknya hanya bertugas melakukan proses rehabilitasi. “Untuk merehabilitasi melakukan pengiriman ke UPT-UPT rata-rata luar daerah,” ucapnya. Namun, dalam proses rehabilitasi tersebut ada yang sadar dan ada yang belum.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Persoalan anak jalanan dari dulu sampai sekarang rupanya belum juga teratasi. Mereka yang dari dalam daerah sudah sedikit menurun. Namun, ternyata yang dari luar daerah malah datang silih berganti. Bahkan, mereka yang sudah direhabilitasi sekalipun malah datang lagi.

Kepala Dinas Sosial Dewi Susiati menyatakan, razia sebelum dilakukan rehabilitasi kepada pengamen dan pengemis tersebut hampir dilakukan setiap bulan. Diakuinya  memang sulit mengatur para pengemis. Rata-rata mereka seperti itu karena tidak betah dengan kondisi keluarganya. Sehingga cukup sulit meski telah direhabilitasi, karena minim dukungan keluarga.

Razia yang dilakukan selalu berkoordinasi dengan pihak Satpol PP. Pihaknya hanya bertugas melakukan proses rehabilitasi. “Untuk merehabilitasi melakukan pengiriman ke UPT-UPT rata-rata luar daerah,” ucapnya. Namun, dalam proses rehabilitasi tersebut ada yang sadar dan ada yang belum.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/