alexametrics
32.1 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran

Hasilnya Diketahui Pekan Depan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Api belum sepenuhnya padam. Masih ada sisa bara pascakebakaran yang melalap Pabrik Teh Kertowono yang terjadi awal pekan ini. Bahkan, hingga kemarin sore (24/12), masih mengeluarkan asap tipis. Asap tersebut berasal dari sisa teh yang hangus. Letaknya persis di bawah mesin-mesin yang terbakar.

Menurut Rofiq, 34, anggota Satgas Kebun PTPN XII Kertowono, Kecamatan Gucialit, pihaknya terus berupaya memadamkan sisa-sisa api. Para petugas mengambil air dari tengah kebun teh. Dia juga mengungkapkan, sulitnya mendapatkan air membuat upaya pemadaman tidak optimal. Bahkan, selama enam jam membasahi gudang, sejak pukul 05.00 hingga 11.00, asap tipis terus mengepul dari pabrik tersebut. “Karena ngambilnya di curah. Cukup jauh dari pabrik, sekitar 30 menitan,” ucapnya.

Tak berselang lama, sekitar pukul 12.30, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim tiba di lokasi. Mereka adalah Kompol Handy, Kompol Agus, dan Bripka Fikri. Setelah ketiganya memeriksa sejumlah saksi, yang berlangsung selama 40 menit, Tim Labfor memeriksa lokasi pabrik. Petugas blusukan hingga ke titik tersulit.

Mobile_AP_Rectangle 2

Upaya pemeriksaan itu cukup menantang. Apalagi di dalam pabrik masih ada sisa api. Tim Labfor Polda Jatim baru selesai melakukan penyelidikan hampir empat jam kemudian, atau sekitar pukul 16.00. Namun, ketiganya enggan berkomentar mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukannya tersebut.

Sebelumnya, Kapolsek Gucialit Iptu Rudi Isyanto mengatakan, jika ingin mengetahui hasil penyelidikan itu, pihaknya meminta wartawan mewawancarai kepala satuan atau Kapolres Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Api belum sepenuhnya padam. Masih ada sisa bara pascakebakaran yang melalap Pabrik Teh Kertowono yang terjadi awal pekan ini. Bahkan, hingga kemarin sore (24/12), masih mengeluarkan asap tipis. Asap tersebut berasal dari sisa teh yang hangus. Letaknya persis di bawah mesin-mesin yang terbakar.

Menurut Rofiq, 34, anggota Satgas Kebun PTPN XII Kertowono, Kecamatan Gucialit, pihaknya terus berupaya memadamkan sisa-sisa api. Para petugas mengambil air dari tengah kebun teh. Dia juga mengungkapkan, sulitnya mendapatkan air membuat upaya pemadaman tidak optimal. Bahkan, selama enam jam membasahi gudang, sejak pukul 05.00 hingga 11.00, asap tipis terus mengepul dari pabrik tersebut. “Karena ngambilnya di curah. Cukup jauh dari pabrik, sekitar 30 menitan,” ucapnya.

Tak berselang lama, sekitar pukul 12.30, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim tiba di lokasi. Mereka adalah Kompol Handy, Kompol Agus, dan Bripka Fikri. Setelah ketiganya memeriksa sejumlah saksi, yang berlangsung selama 40 menit, Tim Labfor memeriksa lokasi pabrik. Petugas blusukan hingga ke titik tersulit.

Upaya pemeriksaan itu cukup menantang. Apalagi di dalam pabrik masih ada sisa api. Tim Labfor Polda Jatim baru selesai melakukan penyelidikan hampir empat jam kemudian, atau sekitar pukul 16.00. Namun, ketiganya enggan berkomentar mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukannya tersebut.

Sebelumnya, Kapolsek Gucialit Iptu Rudi Isyanto mengatakan, jika ingin mengetahui hasil penyelidikan itu, pihaknya meminta wartawan mewawancarai kepala satuan atau Kapolres Lumajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Api belum sepenuhnya padam. Masih ada sisa bara pascakebakaran yang melalap Pabrik Teh Kertowono yang terjadi awal pekan ini. Bahkan, hingga kemarin sore (24/12), masih mengeluarkan asap tipis. Asap tersebut berasal dari sisa teh yang hangus. Letaknya persis di bawah mesin-mesin yang terbakar.

Menurut Rofiq, 34, anggota Satgas Kebun PTPN XII Kertowono, Kecamatan Gucialit, pihaknya terus berupaya memadamkan sisa-sisa api. Para petugas mengambil air dari tengah kebun teh. Dia juga mengungkapkan, sulitnya mendapatkan air membuat upaya pemadaman tidak optimal. Bahkan, selama enam jam membasahi gudang, sejak pukul 05.00 hingga 11.00, asap tipis terus mengepul dari pabrik tersebut. “Karena ngambilnya di curah. Cukup jauh dari pabrik, sekitar 30 menitan,” ucapnya.

Tak berselang lama, sekitar pukul 12.30, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim tiba di lokasi. Mereka adalah Kompol Handy, Kompol Agus, dan Bripka Fikri. Setelah ketiganya memeriksa sejumlah saksi, yang berlangsung selama 40 menit, Tim Labfor memeriksa lokasi pabrik. Petugas blusukan hingga ke titik tersulit.

Upaya pemeriksaan itu cukup menantang. Apalagi di dalam pabrik masih ada sisa api. Tim Labfor Polda Jatim baru selesai melakukan penyelidikan hampir empat jam kemudian, atau sekitar pukul 16.00. Namun, ketiganya enggan berkomentar mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukannya tersebut.

Sebelumnya, Kapolsek Gucialit Iptu Rudi Isyanto mengatakan, jika ingin mengetahui hasil penyelidikan itu, pihaknya meminta wartawan mewawancarai kepala satuan atau Kapolres Lumajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/