alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Penerima Bantuan Beras Diperluas

Pekerja Seni dan PKL Wisata Bakal Dapat Jatah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan beras bagi warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat atau level tiga dan empat diperluas. Sebelumnya, bantuan hanya menyasar pedagang kaki lima (PKL), warung kecil, dan warga miskin. Namun, mulai pekan depan, bantuan juga diberikan untuk masyarakat berpenghasilan harian, pekerja seni, dan PKL di kawasan wisata.

Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang, donasi yang berhasil dihimpun Bersama Forum Zakat (FOZ) Lumajang terdiri atas uang dan beras. Per tanggal 23 Juli, jumlah uang yang masuk data sebesar Rp 203 juta lebih. Sedangkan beras sebanyak 11.266 sak.

“Saldo dana masih tersisa Rp 26 juta lebih. Rencananya akan dibelikan beras, bisa mendapat 662 sak. Sedangkan stok beras yang ada saat ini berjumlah 19 ribu lebih. Perinciannya dari sisa cadangan beras pemerintah (CBP, Red) sebanyak 4031 sak. Dan 15.936 sak dari ASN, FOZ, serta masyarakat,” kata Atok Hasan Sanusi, Ketua Baznas Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, bantuan tersebut akan didistribusikan awal Agustus. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan penerima bantuan. Memang jumlah penerima tahap kedua lebih banyak, karena penerima bantuan diperluas.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan beras bagi warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat atau level tiga dan empat diperluas. Sebelumnya, bantuan hanya menyasar pedagang kaki lima (PKL), warung kecil, dan warga miskin. Namun, mulai pekan depan, bantuan juga diberikan untuk masyarakat berpenghasilan harian, pekerja seni, dan PKL di kawasan wisata.

Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang, donasi yang berhasil dihimpun Bersama Forum Zakat (FOZ) Lumajang terdiri atas uang dan beras. Per tanggal 23 Juli, jumlah uang yang masuk data sebesar Rp 203 juta lebih. Sedangkan beras sebanyak 11.266 sak.

“Saldo dana masih tersisa Rp 26 juta lebih. Rencananya akan dibelikan beras, bisa mendapat 662 sak. Sedangkan stok beras yang ada saat ini berjumlah 19 ribu lebih. Perinciannya dari sisa cadangan beras pemerintah (CBP, Red) sebanyak 4031 sak. Dan 15.936 sak dari ASN, FOZ, serta masyarakat,” kata Atok Hasan Sanusi, Ketua Baznas Lumajang.

Dia menjelaskan, bantuan tersebut akan didistribusikan awal Agustus. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan penerima bantuan. Memang jumlah penerima tahap kedua lebih banyak, karena penerima bantuan diperluas.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bantuan beras bagi warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat atau level tiga dan empat diperluas. Sebelumnya, bantuan hanya menyasar pedagang kaki lima (PKL), warung kecil, dan warga miskin. Namun, mulai pekan depan, bantuan juga diberikan untuk masyarakat berpenghasilan harian, pekerja seni, dan PKL di kawasan wisata.

Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang, donasi yang berhasil dihimpun Bersama Forum Zakat (FOZ) Lumajang terdiri atas uang dan beras. Per tanggal 23 Juli, jumlah uang yang masuk data sebesar Rp 203 juta lebih. Sedangkan beras sebanyak 11.266 sak.

“Saldo dana masih tersisa Rp 26 juta lebih. Rencananya akan dibelikan beras, bisa mendapat 662 sak. Sedangkan stok beras yang ada saat ini berjumlah 19 ribu lebih. Perinciannya dari sisa cadangan beras pemerintah (CBP, Red) sebanyak 4031 sak. Dan 15.936 sak dari ASN, FOZ, serta masyarakat,” kata Atok Hasan Sanusi, Ketua Baznas Lumajang.

Dia menjelaskan, bantuan tersebut akan didistribusikan awal Agustus. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan penerima bantuan. Memang jumlah penerima tahap kedua lebih banyak, karena penerima bantuan diperluas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/