alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

APG Semeru Kamar Kajang Disudet Lagi

Bongkar Dinding Rumah dan Buat Aliran Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Material awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menumpuk di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Meski sebagian besar warga membersihkan rumahnya, material tersebut masih banyak. Akibatnya, saat turun hujan, air menggenangi halaman rumah warga dan jalan nasional.

Memang salah satu sungai yang berada di belakang rumah warga itu sempat dilakukan pengerukan dan penyudetan. Namun, setiap hujan, material menutup aliran dan meluber. Warga setempat berinisiatif membuka donasi untuk penyewaan alat berat. Namun, hal itu tidak berselang lama. Sebab, Pemkab Lumajang langsung turun tangan memberikan bantuan.

“Peristiwa banjir itu diperhatikan betul oleh pemkab. Makanya, masyarakat diminta tidak lagi menggalang dana. Karena dana penyudetan dan pengerukan itu langsung dikaver oleh pemkab melalui Baznas,” ujar Ketua Baznas Lumajang H Atok Hasan Sanusi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Abah Atok, sapaan akrabnya, mengatakan, infrastruktur dan kebutuhan lain selama percepatan penanganan bencana alam Gunung Semeru dikaver oleh Baznas. Tentu, hal itu di luar kebutuhan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Tak terkecuali penanganan penyudetan di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Material awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menumpuk di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Meski sebagian besar warga membersihkan rumahnya, material tersebut masih banyak. Akibatnya, saat turun hujan, air menggenangi halaman rumah warga dan jalan nasional.

Memang salah satu sungai yang berada di belakang rumah warga itu sempat dilakukan pengerukan dan penyudetan. Namun, setiap hujan, material menutup aliran dan meluber. Warga setempat berinisiatif membuka donasi untuk penyewaan alat berat. Namun, hal itu tidak berselang lama. Sebab, Pemkab Lumajang langsung turun tangan memberikan bantuan.

“Peristiwa banjir itu diperhatikan betul oleh pemkab. Makanya, masyarakat diminta tidak lagi menggalang dana. Karena dana penyudetan dan pengerukan itu langsung dikaver oleh pemkab melalui Baznas,” ujar Ketua Baznas Lumajang H Atok Hasan Sanusi.

Abah Atok, sapaan akrabnya, mengatakan, infrastruktur dan kebutuhan lain selama percepatan penanganan bencana alam Gunung Semeru dikaver oleh Baznas. Tentu, hal itu di luar kebutuhan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Tak terkecuali penanganan penyudetan di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Material awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menumpuk di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Meski sebagian besar warga membersihkan rumahnya, material tersebut masih banyak. Akibatnya, saat turun hujan, air menggenangi halaman rumah warga dan jalan nasional.

Memang salah satu sungai yang berada di belakang rumah warga itu sempat dilakukan pengerukan dan penyudetan. Namun, setiap hujan, material menutup aliran dan meluber. Warga setempat berinisiatif membuka donasi untuk penyewaan alat berat. Namun, hal itu tidak berselang lama. Sebab, Pemkab Lumajang langsung turun tangan memberikan bantuan.

“Peristiwa banjir itu diperhatikan betul oleh pemkab. Makanya, masyarakat diminta tidak lagi menggalang dana. Karena dana penyudetan dan pengerukan itu langsung dikaver oleh pemkab melalui Baznas,” ujar Ketua Baznas Lumajang H Atok Hasan Sanusi.

Abah Atok, sapaan akrabnya, mengatakan, infrastruktur dan kebutuhan lain selama percepatan penanganan bencana alam Gunung Semeru dikaver oleh Baznas. Tentu, hal itu di luar kebutuhan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Tak terkecuali penanganan penyudetan di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/