alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Mengantisipasi Maraknya Sajian Lebaran di Pasaran

Lebaran tinggal menghitung hari. Masyarakat menyambutnya dengan penuh sukacita. Persiapan demi persiapan mulai dilakukan. Salah satunya menyiapkan hidangan. Segala macam makanan dibeli. Apalagi melihat harganya yang murah, warga langsung memborong.

Mobile_AP_Rectangle 1

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Jangan mudah tergiur dengan sesuatu yang murah. Khususnya makanan yang kini banyak ditemui di sejumlah kawasan. Tak heran, mendekati Lebaran, para pedagang makanan jenis berat hingga ringan mulai menjamur. Namun, di balik itu, bahaya selalu mengancam.

Baca Juga : Mengerikan Mie dan Ikan Asin Dicampuri Formalin

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lumajang dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, potensi makanan tidak layak sangat tinggi. Sebab, Lebaran menjadi tradisi yang melekat di masyarakat. Saat berkunjung ke rumah kerabat dan tetangga, makanan menjadi sajian yang wajib dihidangkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Masyarakat perlu mewaspadai bahaya makanan yang tidak sehat. Khususnya tidak mudah membeli makanan dengan banderol harga yang murah. “Karena biasanya makanan yang murah itu tidak higienis dan tidak aman. Sehingga bisa menyebabkan gangguan kesehatan dalam tubuh,” katanya.

Dikhawatirkan, saat Lebaran nanti, sejumlah penyakit dapat menyerang tubuh. Agar hal itu tidak terjadi, dia mengimbau agar masyarakat lebih selektif sebelum membeli makanan. Paling utama tidak sembarangan membeli makanan yang murah.

- Advertisement -

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Jangan mudah tergiur dengan sesuatu yang murah. Khususnya makanan yang kini banyak ditemui di sejumlah kawasan. Tak heran, mendekati Lebaran, para pedagang makanan jenis berat hingga ringan mulai menjamur. Namun, di balik itu, bahaya selalu mengancam.

Baca Juga : Mengerikan Mie dan Ikan Asin Dicampuri Formalin

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lumajang dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, potensi makanan tidak layak sangat tinggi. Sebab, Lebaran menjadi tradisi yang melekat di masyarakat. Saat berkunjung ke rumah kerabat dan tetangga, makanan menjadi sajian yang wajib dihidangkan.

Masyarakat perlu mewaspadai bahaya makanan yang tidak sehat. Khususnya tidak mudah membeli makanan dengan banderol harga yang murah. “Karena biasanya makanan yang murah itu tidak higienis dan tidak aman. Sehingga bisa menyebabkan gangguan kesehatan dalam tubuh,” katanya.

Dikhawatirkan, saat Lebaran nanti, sejumlah penyakit dapat menyerang tubuh. Agar hal itu tidak terjadi, dia mengimbau agar masyarakat lebih selektif sebelum membeli makanan. Paling utama tidak sembarangan membeli makanan yang murah.

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Jangan mudah tergiur dengan sesuatu yang murah. Khususnya makanan yang kini banyak ditemui di sejumlah kawasan. Tak heran, mendekati Lebaran, para pedagang makanan jenis berat hingga ringan mulai menjamur. Namun, di balik itu, bahaya selalu mengancam.

Baca Juga : Mengerikan Mie dan Ikan Asin Dicampuri Formalin

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lumajang dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, potensi makanan tidak layak sangat tinggi. Sebab, Lebaran menjadi tradisi yang melekat di masyarakat. Saat berkunjung ke rumah kerabat dan tetangga, makanan menjadi sajian yang wajib dihidangkan.

Masyarakat perlu mewaspadai bahaya makanan yang tidak sehat. Khususnya tidak mudah membeli makanan dengan banderol harga yang murah. “Karena biasanya makanan yang murah itu tidak higienis dan tidak aman. Sehingga bisa menyebabkan gangguan kesehatan dalam tubuh,” katanya.

Dikhawatirkan, saat Lebaran nanti, sejumlah penyakit dapat menyerang tubuh. Agar hal itu tidak terjadi, dia mengimbau agar masyarakat lebih selektif sebelum membeli makanan. Paling utama tidak sembarangan membeli makanan yang murah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/