alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Stok Vaksin Moderna Menipis

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meskipun beberapa waktu terkesan membebaskan kegiatan kerumunan, Pemkab Lumajang terus menggenjot capaian vaksinasi. Bahkan melibatkan jajaran forkopimda lainnya untuk mendongkrak capaian vaksin booster. Namun, semangat itu rupanya tidak diimbangi dengan ketersediaan vaksin. Vaksin Moderna sekarang menipis.

Baca Juga : Lima Hari Hilang, Warga Lumajang Ditemukan Meninggal di Jurang

Tak sedikit warga yang kecele ketika mendatangi gerai vaksin. Sebab, mereka yang sebelumnya mendapat suntikan vaksin Moderna selama dua kali berturut-turut tidak bisa menerima suntikan booster selain vaksin Moderna. Dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga mereka ditolak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ratih, salah satu petugas vaksinator di Kecamatan Ranuyoso, mengatakan, larangan tersebut berdasar ketentuan yang berlaku. Berbeda dengan orang yang sebelumnya pada dosis pertama maupun kedua mendapatkan vaksin AstraZeneca, Pfizer, atau Sinovac. Tiga jenis itu bisa dikombinasikan.

“Kalau pertama dan kedua itu dapat Sinovac, booster-nya pakai tiga jenis vaksin itu bisa. Atau misalnya dua suntik pakai tiga jenis ini, lalu booster-nya pakai Moderna juga bisa. Tetapi, kalau Moderna ini perlakuannya beda. Kalau satu dua pakai Moderna, vaksin ketiganya juga harus Moderna,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, selama dua minggu terakhir ketersediaan vaksin Moderna terbatas. Bahkan stoknya nyaris kosong. Tinggal beberapa saja di rumah sakit maupun puskesmas.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meskipun beberapa waktu terkesan membebaskan kegiatan kerumunan, Pemkab Lumajang terus menggenjot capaian vaksinasi. Bahkan melibatkan jajaran forkopimda lainnya untuk mendongkrak capaian vaksin booster. Namun, semangat itu rupanya tidak diimbangi dengan ketersediaan vaksin. Vaksin Moderna sekarang menipis.

Baca Juga : Lima Hari Hilang, Warga Lumajang Ditemukan Meninggal di Jurang

Tak sedikit warga yang kecele ketika mendatangi gerai vaksin. Sebab, mereka yang sebelumnya mendapat suntikan vaksin Moderna selama dua kali berturut-turut tidak bisa menerima suntikan booster selain vaksin Moderna. Dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga mereka ditolak.

Ratih, salah satu petugas vaksinator di Kecamatan Ranuyoso, mengatakan, larangan tersebut berdasar ketentuan yang berlaku. Berbeda dengan orang yang sebelumnya pada dosis pertama maupun kedua mendapatkan vaksin AstraZeneca, Pfizer, atau Sinovac. Tiga jenis itu bisa dikombinasikan.

“Kalau pertama dan kedua itu dapat Sinovac, booster-nya pakai tiga jenis vaksin itu bisa. Atau misalnya dua suntik pakai tiga jenis ini, lalu booster-nya pakai Moderna juga bisa. Tetapi, kalau Moderna ini perlakuannya beda. Kalau satu dua pakai Moderna, vaksin ketiganya juga harus Moderna,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, selama dua minggu terakhir ketersediaan vaksin Moderna terbatas. Bahkan stoknya nyaris kosong. Tinggal beberapa saja di rumah sakit maupun puskesmas.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meskipun beberapa waktu terkesan membebaskan kegiatan kerumunan, Pemkab Lumajang terus menggenjot capaian vaksinasi. Bahkan melibatkan jajaran forkopimda lainnya untuk mendongkrak capaian vaksin booster. Namun, semangat itu rupanya tidak diimbangi dengan ketersediaan vaksin. Vaksin Moderna sekarang menipis.

Baca Juga : Lima Hari Hilang, Warga Lumajang Ditemukan Meninggal di Jurang

Tak sedikit warga yang kecele ketika mendatangi gerai vaksin. Sebab, mereka yang sebelumnya mendapat suntikan vaksin Moderna selama dua kali berturut-turut tidak bisa menerima suntikan booster selain vaksin Moderna. Dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga mereka ditolak.

Ratih, salah satu petugas vaksinator di Kecamatan Ranuyoso, mengatakan, larangan tersebut berdasar ketentuan yang berlaku. Berbeda dengan orang yang sebelumnya pada dosis pertama maupun kedua mendapatkan vaksin AstraZeneca, Pfizer, atau Sinovac. Tiga jenis itu bisa dikombinasikan.

“Kalau pertama dan kedua itu dapat Sinovac, booster-nya pakai tiga jenis vaksin itu bisa. Atau misalnya dua suntik pakai tiga jenis ini, lalu booster-nya pakai Moderna juga bisa. Tetapi, kalau Moderna ini perlakuannya beda. Kalau satu dua pakai Moderna, vaksin ketiganya juga harus Moderna,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, selama dua minggu terakhir ketersediaan vaksin Moderna terbatas. Bahkan stoknya nyaris kosong. Tinggal beberapa saja di rumah sakit maupun puskesmas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/