alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Penumpang Kereta Api Meningkat tapi Tidak Signifikan

Seratus Persen Kursi KA Terisi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak pemberlakuan aturan SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022, masyarakat yang hendak bepergian jauh mulai lega. Pasalnya, para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) moda transportasi laut dan kereta api (KA) tidak perlu lagi menunjukkan surat bebas Covid-19. Alhasil, kenaikan jumlah penumpang terlihat. Salah satunya di Stasiun KA Klakah.

Baca Juga : Lemahnya Pengawasan Pertambangan di Lumajang

Sebelum berlaku aturan itu, jumlah penumpang di Stasiun Klakah bisa dihitung jari. Kini, belasan penumpang terdata setiap pemberangkatan. Jumlah itu belum termasuk penumpang yang turun di stasiun. “Naik. Tetapi kenaikan penumpang di wilayah Lumajang, yakni Stasiun Klakah dan Jatiroto, tidak terlalu signifikan,” ungkap Plh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (DAOP) 9 Jember Tohari.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berdasarkan data Daop 9 Jember, sejak pemberlakuan itu, jumlah penumpang di seluruh wilayah Daop 9 berkisar empat ribu penumpang. Jumlah tersebut bertambah banyak dibanding sebelumnya. Terlebih jika saat akhir pekan, penumpang bisa sampai dua kali lipat.

Dia menjelaskan, hampir seluruh penumpang sudah menjalani vaksinasi dosis dua dan booster. Karenanya, antusiasme masyarakat memilih moda transportasi KA lebih besar. Sementara, penumpang yang menggunakan rapid test antigen maupun PCR sangat jarang bahkan tidak ada dalam sehari.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak pemberlakuan aturan SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022, masyarakat yang hendak bepergian jauh mulai lega. Pasalnya, para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) moda transportasi laut dan kereta api (KA) tidak perlu lagi menunjukkan surat bebas Covid-19. Alhasil, kenaikan jumlah penumpang terlihat. Salah satunya di Stasiun KA Klakah.

Baca Juga : Lemahnya Pengawasan Pertambangan di Lumajang

Sebelum berlaku aturan itu, jumlah penumpang di Stasiun Klakah bisa dihitung jari. Kini, belasan penumpang terdata setiap pemberangkatan. Jumlah itu belum termasuk penumpang yang turun di stasiun. “Naik. Tetapi kenaikan penumpang di wilayah Lumajang, yakni Stasiun Klakah dan Jatiroto, tidak terlalu signifikan,” ungkap Plh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (DAOP) 9 Jember Tohari.

Berdasarkan data Daop 9 Jember, sejak pemberlakuan itu, jumlah penumpang di seluruh wilayah Daop 9 berkisar empat ribu penumpang. Jumlah tersebut bertambah banyak dibanding sebelumnya. Terlebih jika saat akhir pekan, penumpang bisa sampai dua kali lipat.

Dia menjelaskan, hampir seluruh penumpang sudah menjalani vaksinasi dosis dua dan booster. Karenanya, antusiasme masyarakat memilih moda transportasi KA lebih besar. Sementara, penumpang yang menggunakan rapid test antigen maupun PCR sangat jarang bahkan tidak ada dalam sehari.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak pemberlakuan aturan SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022, masyarakat yang hendak bepergian jauh mulai lega. Pasalnya, para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) moda transportasi laut dan kereta api (KA) tidak perlu lagi menunjukkan surat bebas Covid-19. Alhasil, kenaikan jumlah penumpang terlihat. Salah satunya di Stasiun KA Klakah.

Baca Juga : Lemahnya Pengawasan Pertambangan di Lumajang

Sebelum berlaku aturan itu, jumlah penumpang di Stasiun Klakah bisa dihitung jari. Kini, belasan penumpang terdata setiap pemberangkatan. Jumlah itu belum termasuk penumpang yang turun di stasiun. “Naik. Tetapi kenaikan penumpang di wilayah Lumajang, yakni Stasiun Klakah dan Jatiroto, tidak terlalu signifikan,” ungkap Plh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (DAOP) 9 Jember Tohari.

Berdasarkan data Daop 9 Jember, sejak pemberlakuan itu, jumlah penumpang di seluruh wilayah Daop 9 berkisar empat ribu penumpang. Jumlah tersebut bertambah banyak dibanding sebelumnya. Terlebih jika saat akhir pekan, penumpang bisa sampai dua kali lipat.

Dia menjelaskan, hampir seluruh penumpang sudah menjalani vaksinasi dosis dua dan booster. Karenanya, antusiasme masyarakat memilih moda transportasi KA lebih besar. Sementara, penumpang yang menggunakan rapid test antigen maupun PCR sangat jarang bahkan tidak ada dalam sehari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/