alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Lemahnya Pengawasan Pertambangan di Lumajang

Belakangan ini kawasan pesisir pantai selatan menjadi perbincangan hangat. Ada dua perusahaan yang mendapatkan WIUP dari Kementerian ESDM. Bahkan, satu titik di antaranya yang baru mendapat izin eksplorasi sudah mulai tampak aktivitas pertambangan.

Mobile_AP_Rectangle 1

“Terkait perizinan tambang pasir sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 yang sebelumnya menjadi kewenangan gubernur beralih menjadi kewenangan menteri, tanpa melibatkan pemkab. Lokasi itu (masih, Red) diberikan izin eksplorasi dari menteri investasi kepada PT Ritiga Jaya Manunggal,” tandasnya.

Praktis, melihat kejadian itu mengindikasikan Pemkab Lumajang sangat lemah dalam melakukan pengawasan pertambangan. Padahal aktivitas itu cukup mengerikan. Mereka secara terang-terangan melakukan aktivitas pertambangan di wilayah pesisir. Apalagi sebetulnya izinnya masih tahap eksplorasi, tetapi di lapangan terpantau eksploitasi.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

“Terkait perizinan tambang pasir sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 yang sebelumnya menjadi kewenangan gubernur beralih menjadi kewenangan menteri, tanpa melibatkan pemkab. Lokasi itu (masih, Red) diberikan izin eksplorasi dari menteri investasi kepada PT Ritiga Jaya Manunggal,” tandasnya.

Praktis, melihat kejadian itu mengindikasikan Pemkab Lumajang sangat lemah dalam melakukan pengawasan pertambangan. Padahal aktivitas itu cukup mengerikan. Mereka secara terang-terangan melakukan aktivitas pertambangan di wilayah pesisir. Apalagi sebetulnya izinnya masih tahap eksplorasi, tetapi di lapangan terpantau eksploitasi.

 

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal
Redaktur : Hafid Asnan

“Terkait perizinan tambang pasir sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 yang sebelumnya menjadi kewenangan gubernur beralih menjadi kewenangan menteri, tanpa melibatkan pemkab. Lokasi itu (masih, Red) diberikan izin eksplorasi dari menteri investasi kepada PT Ritiga Jaya Manunggal,” tandasnya.

Praktis, melihat kejadian itu mengindikasikan Pemkab Lumajang sangat lemah dalam melakukan pengawasan pertambangan. Padahal aktivitas itu cukup mengerikan. Mereka secara terang-terangan melakukan aktivitas pertambangan di wilayah pesisir. Apalagi sebetulnya izinnya masih tahap eksplorasi, tetapi di lapangan terpantau eksploitasi.

 

 

Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/