alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Ribuan Guru Jalani Vaksinasi

Harapannya Sekolah Tatap Muka Bisa Dilaksanakan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setiap hari seluruh instansi pemerintahan bergantian menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Termasuk tenaga pendidikan, ribuan guru telah menjalani vaksinasi. Harapannya, pertengahan tahun ini kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa kembali normal.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, setidaknya ada 1.508 tenaga pendidikan yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Rata-rata mereka adalah guru SMA yang ada di Lumajang. Diakui profesi itu memang menjadi salah satu prioritas pemberian vaksin supaya KBM tatap muka bisa segera dilaksanakan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang Marshall Trihandono mengatakan, kurang lebih jumlah tenaga pendidikan yang tercatat sekitar 30 ribu lebih. Mereka tersebar menyeluruh pada masing-masing desa yang ada di Lumajang.
“Pelaksanaan vaksinasi kan bertahap. Apalagi itu juga melalui screening yang terkadang orang bisa tertunda. Belum lagi vaksin itu datangnya kan tidak langsung banyak karena harus dibagi di daerah lain juga. Makanya target selesai ya menyesuaikan kedatangan vaksin. Kami belum berani memastikan targetnya kapan selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim mengatakan, semua sekolah dan guru telah diminta untuk segera menjalani vaksinasi ketika mendapat jadwal giliran suntik. Sebab, diakui pihaknya menerima keluhan wali murid mengenai model pembelajaran pandemi yang dianggap kurang maksimal.
“Walaupun kami sudah membuka sekolah tatap muka lewat banyak inovasi, seperti program Sinau Bareng, tapi itu kan gak semua murid ikut. Kalau pada bulan Juni mendatang seluruh guru menjalani vaksinasi, maka dimungkinkan sekolah tatap muka bisa kembali normal. Asal kasus korona tetap landai dan terus berkurang,” pungkasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setiap hari seluruh instansi pemerintahan bergantian menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Termasuk tenaga pendidikan, ribuan guru telah menjalani vaksinasi. Harapannya, pertengahan tahun ini kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa kembali normal.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, setidaknya ada 1.508 tenaga pendidikan yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Rata-rata mereka adalah guru SMA yang ada di Lumajang. Diakui profesi itu memang menjadi salah satu prioritas pemberian vaksin supaya KBM tatap muka bisa segera dilaksanakan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang Marshall Trihandono mengatakan, kurang lebih jumlah tenaga pendidikan yang tercatat sekitar 30 ribu lebih. Mereka tersebar menyeluruh pada masing-masing desa yang ada di Lumajang.
“Pelaksanaan vaksinasi kan bertahap. Apalagi itu juga melalui screening yang terkadang orang bisa tertunda. Belum lagi vaksin itu datangnya kan tidak langsung banyak karena harus dibagi di daerah lain juga. Makanya target selesai ya menyesuaikan kedatangan vaksin. Kami belum berani memastikan targetnya kapan selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim mengatakan, semua sekolah dan guru telah diminta untuk segera menjalani vaksinasi ketika mendapat jadwal giliran suntik. Sebab, diakui pihaknya menerima keluhan wali murid mengenai model pembelajaran pandemi yang dianggap kurang maksimal.
“Walaupun kami sudah membuka sekolah tatap muka lewat banyak inovasi, seperti program Sinau Bareng, tapi itu kan gak semua murid ikut. Kalau pada bulan Juni mendatang seluruh guru menjalani vaksinasi, maka dimungkinkan sekolah tatap muka bisa kembali normal. Asal kasus korona tetap landai dan terus berkurang,” pungkasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setiap hari seluruh instansi pemerintahan bergantian menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Termasuk tenaga pendidikan, ribuan guru telah menjalani vaksinasi. Harapannya, pertengahan tahun ini kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa kembali normal.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, setidaknya ada 1.508 tenaga pendidikan yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Rata-rata mereka adalah guru SMA yang ada di Lumajang. Diakui profesi itu memang menjadi salah satu prioritas pemberian vaksin supaya KBM tatap muka bisa segera dilaksanakan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang Marshall Trihandono mengatakan, kurang lebih jumlah tenaga pendidikan yang tercatat sekitar 30 ribu lebih. Mereka tersebar menyeluruh pada masing-masing desa yang ada di Lumajang.
“Pelaksanaan vaksinasi kan bertahap. Apalagi itu juga melalui screening yang terkadang orang bisa tertunda. Belum lagi vaksin itu datangnya kan tidak langsung banyak karena harus dibagi di daerah lain juga. Makanya target selesai ya menyesuaikan kedatangan vaksin. Kami belum berani memastikan targetnya kapan selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim mengatakan, semua sekolah dan guru telah diminta untuk segera menjalani vaksinasi ketika mendapat jadwal giliran suntik. Sebab, diakui pihaknya menerima keluhan wali murid mengenai model pembelajaran pandemi yang dianggap kurang maksimal.
“Walaupun kami sudah membuka sekolah tatap muka lewat banyak inovasi, seperti program Sinau Bareng, tapi itu kan gak semua murid ikut. Kalau pada bulan Juni mendatang seluruh guru menjalani vaksinasi, maka dimungkinkan sekolah tatap muka bisa kembali normal. Asal kasus korona tetap landai dan terus berkurang,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/