alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Bocor Dua Bulan Baru Dilaporkan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kebocoran pipa PDAM di Lumajang masih saja terjadi. Memang jajaran direksi yang baru telah melakukan sejumlah langkah strategis, namun masih ada saja yang bocor. Hal tersebut menjadi perhatian para warganet karena salah satunya tak tertangani selama dua bulan.
Pemilik akun Pentol Bri mengunggah kondisi itu melalui salah satu akun Facebook di Lumajang dengan menyertakan foto selokan yang di dalamnya teraliri air bocoran dari perusahaan yang kini bernama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru tersebut.
Postingan-nya itu membuat pemilik akun lain menimpali. “Itu bisa mengurangi volume air, kasihan pelanggan,” tulis KP Encis. pemilik akun lainnya. “Sekalian di gorong-gorong itu ada aspal yang terbuang sia-sia bisa menyumbat di kala hujan,” tulis Tiank Papae Icha.
Unggahan itu juga direspons oleh pemilik akun bernama Achmad Arifulin Nuha yang tak lain adalah Direktur Perumdam Tirta Mahameru saat ini. Dia merespons cepat dengan menyampaikan terima kasih atas masukannya. “Terima kasih, segera kami tindak lanjuti,” jelasnya dalam komentar.
Belakangan ini, jajaran direksi PDAM memang lebih sering turun ke lokasi. Hampir setiap ada keluhan, direktur langsung turun ke lokasi untuk mengecek dan mencarikan solusi semua keluhan. Namun, jika tidak ada laporan, pihak perusahaan tidak bisa mendeteksi. Jadi, solusinya kalau ada keluhan segera lapor biar tertangani dengan cepat.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kebocoran pipa PDAM di Lumajang masih saja terjadi. Memang jajaran direksi yang baru telah melakukan sejumlah langkah strategis, namun masih ada saja yang bocor. Hal tersebut menjadi perhatian para warganet karena salah satunya tak tertangani selama dua bulan.
Pemilik akun Pentol Bri mengunggah kondisi itu melalui salah satu akun Facebook di Lumajang dengan menyertakan foto selokan yang di dalamnya teraliri air bocoran dari perusahaan yang kini bernama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru tersebut.
Postingan-nya itu membuat pemilik akun lain menimpali. “Itu bisa mengurangi volume air, kasihan pelanggan,” tulis KP Encis. pemilik akun lainnya. “Sekalian di gorong-gorong itu ada aspal yang terbuang sia-sia bisa menyumbat di kala hujan,” tulis Tiank Papae Icha.
Unggahan itu juga direspons oleh pemilik akun bernama Achmad Arifulin Nuha yang tak lain adalah Direktur Perumdam Tirta Mahameru saat ini. Dia merespons cepat dengan menyampaikan terima kasih atas masukannya. “Terima kasih, segera kami tindak lanjuti,” jelasnya dalam komentar.
Belakangan ini, jajaran direksi PDAM memang lebih sering turun ke lokasi. Hampir setiap ada keluhan, direktur langsung turun ke lokasi untuk mengecek dan mencarikan solusi semua keluhan. Namun, jika tidak ada laporan, pihak perusahaan tidak bisa mendeteksi. Jadi, solusinya kalau ada keluhan segera lapor biar tertangani dengan cepat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kebocoran pipa PDAM di Lumajang masih saja terjadi. Memang jajaran direksi yang baru telah melakukan sejumlah langkah strategis, namun masih ada saja yang bocor. Hal tersebut menjadi perhatian para warganet karena salah satunya tak tertangani selama dua bulan.
Pemilik akun Pentol Bri mengunggah kondisi itu melalui salah satu akun Facebook di Lumajang dengan menyertakan foto selokan yang di dalamnya teraliri air bocoran dari perusahaan yang kini bernama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru tersebut.
Postingan-nya itu membuat pemilik akun lain menimpali. “Itu bisa mengurangi volume air, kasihan pelanggan,” tulis KP Encis. pemilik akun lainnya. “Sekalian di gorong-gorong itu ada aspal yang terbuang sia-sia bisa menyumbat di kala hujan,” tulis Tiank Papae Icha.
Unggahan itu juga direspons oleh pemilik akun bernama Achmad Arifulin Nuha yang tak lain adalah Direktur Perumdam Tirta Mahameru saat ini. Dia merespons cepat dengan menyampaikan terima kasih atas masukannya. “Terima kasih, segera kami tindak lanjuti,” jelasnya dalam komentar.
Belakangan ini, jajaran direksi PDAM memang lebih sering turun ke lokasi. Hampir setiap ada keluhan, direktur langsung turun ke lokasi untuk mengecek dan mencarikan solusi semua keluhan. Namun, jika tidak ada laporan, pihak perusahaan tidak bisa mendeteksi. Jadi, solusinya kalau ada keluhan segera lapor biar tertangani dengan cepat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/