alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Uji Akurasi Tembakan TNI AU di Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Suara gemuruh tembakan yang terdengar dari Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, selama tiga hari berturut-turut bukan sedang perang sungguhan. Namun, TNI AU menggelar latihan Angkasa Yudha 2021 untuk menguji profesionalisme dan akurasi tembakan.

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo beserta sejumlah perwira tinggi TNI AU didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq melihat langsung latihan puncak TNI AU di Air Weapons Range (AWR) Pandanwangi, kemarin. Dalam puncak latihan itu disimulasikan pasukan sedang merebut wilayah musuh.

“Materi latihan tidak ada yang berbeda, tetapi bergantung pada skenario yang dibuat. Kebetulan dalam latihan ini ada hal-hal lain yang ingin kami tunjukkan. Kalau diperhatikan, kami tidak menggunakan peluru tajam. Tujuannya untuk melihat ketepatan tembakan. Hasil penembakannya sangat tepat. Saya sangat puas,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selama tiga hari manuver lapangan mereka melaksanakan berbagai simulasi operasi udara. Di antaranya operasi intelijen, operasi pengamatan dan pengintaian udara, operasi udara serangan strategis (OUSS), operasi udara lawan udara ofensif (OULUO), operasi udara lawan udara defensif (OULUD), operasi udara lawan darat, dan operasi mobilitas udara.

Lalu pada puncak latihan itu mereka menunjukkan ketepatan pesawat tempur jenis Super Tucano dalam melakukan penembakan. Disusul pesawat F-16, T 50i Golden Eagle, dan Sukhoi turut menembak dengan menghancurkan titik sasaran. Beberapa menit kemudian satuan tempur Paskhas TNI AU diterjunkan menggunakan pesawat Hercules.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Suara gemuruh tembakan yang terdengar dari Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, selama tiga hari berturut-turut bukan sedang perang sungguhan. Namun, TNI AU menggelar latihan Angkasa Yudha 2021 untuk menguji profesionalisme dan akurasi tembakan.

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo beserta sejumlah perwira tinggi TNI AU didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq melihat langsung latihan puncak TNI AU di Air Weapons Range (AWR) Pandanwangi, kemarin. Dalam puncak latihan itu disimulasikan pasukan sedang merebut wilayah musuh.

“Materi latihan tidak ada yang berbeda, tetapi bergantung pada skenario yang dibuat. Kebetulan dalam latihan ini ada hal-hal lain yang ingin kami tunjukkan. Kalau diperhatikan, kami tidak menggunakan peluru tajam. Tujuannya untuk melihat ketepatan tembakan. Hasil penembakannya sangat tepat. Saya sangat puas,” katanya.

Selama tiga hari manuver lapangan mereka melaksanakan berbagai simulasi operasi udara. Di antaranya operasi intelijen, operasi pengamatan dan pengintaian udara, operasi udara serangan strategis (OUSS), operasi udara lawan udara ofensif (OULUO), operasi udara lawan udara defensif (OULUD), operasi udara lawan darat, dan operasi mobilitas udara.

Lalu pada puncak latihan itu mereka menunjukkan ketepatan pesawat tempur jenis Super Tucano dalam melakukan penembakan. Disusul pesawat F-16, T 50i Golden Eagle, dan Sukhoi turut menembak dengan menghancurkan titik sasaran. Beberapa menit kemudian satuan tempur Paskhas TNI AU diterjunkan menggunakan pesawat Hercules.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Suara gemuruh tembakan yang terdengar dari Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, selama tiga hari berturut-turut bukan sedang perang sungguhan. Namun, TNI AU menggelar latihan Angkasa Yudha 2021 untuk menguji profesionalisme dan akurasi tembakan.

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo beserta sejumlah perwira tinggi TNI AU didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq melihat langsung latihan puncak TNI AU di Air Weapons Range (AWR) Pandanwangi, kemarin. Dalam puncak latihan itu disimulasikan pasukan sedang merebut wilayah musuh.

“Materi latihan tidak ada yang berbeda, tetapi bergantung pada skenario yang dibuat. Kebetulan dalam latihan ini ada hal-hal lain yang ingin kami tunjukkan. Kalau diperhatikan, kami tidak menggunakan peluru tajam. Tujuannya untuk melihat ketepatan tembakan. Hasil penembakannya sangat tepat. Saya sangat puas,” katanya.

Selama tiga hari manuver lapangan mereka melaksanakan berbagai simulasi operasi udara. Di antaranya operasi intelijen, operasi pengamatan dan pengintaian udara, operasi udara serangan strategis (OUSS), operasi udara lawan udara ofensif (OULUO), operasi udara lawan udara defensif (OULUD), operasi udara lawan darat, dan operasi mobilitas udara.

Lalu pada puncak latihan itu mereka menunjukkan ketepatan pesawat tempur jenis Super Tucano dalam melakukan penembakan. Disusul pesawat F-16, T 50i Golden Eagle, dan Sukhoi turut menembak dengan menghancurkan titik sasaran. Beberapa menit kemudian satuan tempur Paskhas TNI AU diterjunkan menggunakan pesawat Hercules.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca