alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Pasar Hewan Dibuka Terbatas, Hanya Perbolehkan Dagang Kambing

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGOTRUNAN, Radar Semeru – Batas waktu penutupan seluruh pasar hewan akhirnya berakhir. Setelah kurang lebih sebulan dilakukan sterilisasi alias penutupan, pasar hewan sudah boleh beroperasi. Namun, aktivitasnya terbatas. Yang diperbolehkan hanya jual beli kambing.

BACA JUGA : Malam Ini Grand Opening Porprov Jatim VII, Gratis!

Sebelumnya, pantauan Jawa Pos Radar Semeru, hampir setiap pagi petugas terlihat melakukan operasi di jalan sekitar pintu masuk Pasar Patok di Kelurahan Jogotrunan, Lumajang. Sebab, momen sebelum Hari Raya Idul Adha merupakan peluang pedagang untuk mendapatkan income.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Lumajang Teguh Widjayono mengatakan, kebijakan membuka pasar hewan hanya untuk pedagang kambing lantaran tingkat penularan pada hewan ternak ini tergolong cukup minim. Berbeda dengan penularan pada sapi yang sangat pesat dan jumlahnya ribuan.

“Meskipun jumlah hewan ternak yang dilaporkan totalnya mencapai 6.000 ekor, tetapi khusus hewan kambing itu sampai saat ini sedikit. Antara 80 sampai 90 ekor. Sehingga, kebijakan pembukaan pasar hewan ini khusus untuk kambing saja. Itu pun berlaku pada pukul 06.00 hingga pukul 10.00,” ujarnya.

- Advertisement -

JOGOTRUNAN, Radar Semeru – Batas waktu penutupan seluruh pasar hewan akhirnya berakhir. Setelah kurang lebih sebulan dilakukan sterilisasi alias penutupan, pasar hewan sudah boleh beroperasi. Namun, aktivitasnya terbatas. Yang diperbolehkan hanya jual beli kambing.

BACA JUGA : Malam Ini Grand Opening Porprov Jatim VII, Gratis!

Sebelumnya, pantauan Jawa Pos Radar Semeru, hampir setiap pagi petugas terlihat melakukan operasi di jalan sekitar pintu masuk Pasar Patok di Kelurahan Jogotrunan, Lumajang. Sebab, momen sebelum Hari Raya Idul Adha merupakan peluang pedagang untuk mendapatkan income.

Ketua Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Lumajang Teguh Widjayono mengatakan, kebijakan membuka pasar hewan hanya untuk pedagang kambing lantaran tingkat penularan pada hewan ternak ini tergolong cukup minim. Berbeda dengan penularan pada sapi yang sangat pesat dan jumlahnya ribuan.

“Meskipun jumlah hewan ternak yang dilaporkan totalnya mencapai 6.000 ekor, tetapi khusus hewan kambing itu sampai saat ini sedikit. Antara 80 sampai 90 ekor. Sehingga, kebijakan pembukaan pasar hewan ini khusus untuk kambing saja. Itu pun berlaku pada pukul 06.00 hingga pukul 10.00,” ujarnya.

JOGOTRUNAN, Radar Semeru – Batas waktu penutupan seluruh pasar hewan akhirnya berakhir. Setelah kurang lebih sebulan dilakukan sterilisasi alias penutupan, pasar hewan sudah boleh beroperasi. Namun, aktivitasnya terbatas. Yang diperbolehkan hanya jual beli kambing.

BACA JUGA : Malam Ini Grand Opening Porprov Jatim VII, Gratis!

Sebelumnya, pantauan Jawa Pos Radar Semeru, hampir setiap pagi petugas terlihat melakukan operasi di jalan sekitar pintu masuk Pasar Patok di Kelurahan Jogotrunan, Lumajang. Sebab, momen sebelum Hari Raya Idul Adha merupakan peluang pedagang untuk mendapatkan income.

Ketua Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Lumajang Teguh Widjayono mengatakan, kebijakan membuka pasar hewan hanya untuk pedagang kambing lantaran tingkat penularan pada hewan ternak ini tergolong cukup minim. Berbeda dengan penularan pada sapi yang sangat pesat dan jumlahnya ribuan.

“Meskipun jumlah hewan ternak yang dilaporkan totalnya mencapai 6.000 ekor, tetapi khusus hewan kambing itu sampai saat ini sedikit. Antara 80 sampai 90 ekor. Sehingga, kebijakan pembukaan pasar hewan ini khusus untuk kambing saja. Itu pun berlaku pada pukul 06.00 hingga pukul 10.00,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/