alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Jalan Provinsi Juga Diperlebar

Lumajang-Jember Berjarak 15 Kilometer

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya jalan rusak di Lumajang menjadi atensi serius. Tidak hanya masyarakat, para pengampu kebijakan juga turut menyoroti. Sedikit demi sedikit pemeliharaan jalan mulai dilakukan. Mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten, hingga desa.

Setelah jalan nasional di kawasan Wonorejo-Ranuyoso dilakukan pemeliharaan, jalan provinsi Lumajang-Jember juga ditindaklanjuti. Selain pelebaran, sejumlah pemeliharaan dilakukan. Budi Setyono, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Probolinggo, mengatakan, pemeliharaan jalan tersebut merupakan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD).

“Program itu merupakan pemberian hibah dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi atau kabupaten yang bersumber dari APBN rupiah murni. Ini sebagai upaya percepatan pencapaian target kondisi jalan mantap di kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, di tahun anggaran 2021, pihaknya menangani dua ruas jalan. Yakni Jalan Mahakam dan Lumajang-Jember. Masing-masing panjang ruas jalan 1,19 kilometer dan 14,28 kilometer. Hal tersebut merupakan bagian dari pelayanan masyarakat.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya jalan rusak di Lumajang menjadi atensi serius. Tidak hanya masyarakat, para pengampu kebijakan juga turut menyoroti. Sedikit demi sedikit pemeliharaan jalan mulai dilakukan. Mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten, hingga desa.

Setelah jalan nasional di kawasan Wonorejo-Ranuyoso dilakukan pemeliharaan, jalan provinsi Lumajang-Jember juga ditindaklanjuti. Selain pelebaran, sejumlah pemeliharaan dilakukan. Budi Setyono, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Probolinggo, mengatakan, pemeliharaan jalan tersebut merupakan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD).

“Program itu merupakan pemberian hibah dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi atau kabupaten yang bersumber dari APBN rupiah murni. Ini sebagai upaya percepatan pencapaian target kondisi jalan mantap di kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru,” katanya.

Dia menjelaskan, di tahun anggaran 2021, pihaknya menangani dua ruas jalan. Yakni Jalan Mahakam dan Lumajang-Jember. Masing-masing panjang ruas jalan 1,19 kilometer dan 14,28 kilometer. Hal tersebut merupakan bagian dari pelayanan masyarakat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya jalan rusak di Lumajang menjadi atensi serius. Tidak hanya masyarakat, para pengampu kebijakan juga turut menyoroti. Sedikit demi sedikit pemeliharaan jalan mulai dilakukan. Mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten, hingga desa.

Setelah jalan nasional di kawasan Wonorejo-Ranuyoso dilakukan pemeliharaan, jalan provinsi Lumajang-Jember juga ditindaklanjuti. Selain pelebaran, sejumlah pemeliharaan dilakukan. Budi Setyono, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Probolinggo, mengatakan, pemeliharaan jalan tersebut merupakan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD).

“Program itu merupakan pemberian hibah dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi atau kabupaten yang bersumber dari APBN rupiah murni. Ini sebagai upaya percepatan pencapaian target kondisi jalan mantap di kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru,” katanya.

Dia menjelaskan, di tahun anggaran 2021, pihaknya menangani dua ruas jalan. Yakni Jalan Mahakam dan Lumajang-Jember. Masing-masing panjang ruas jalan 1,19 kilometer dan 14,28 kilometer. Hal tersebut merupakan bagian dari pelayanan masyarakat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/