21.8 C
Jember
Friday, 9 June 2023

Polres Lumajang Bekuk Dua Pengedar Ganja, Sita 61,95 Gram Mariyuana

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang terus berupaya memberantas peredaran gelap narkoba di wilayahnya. Upaya itu membuahkan hasil. Baru-baru ini, polisi menangkap dua pengedar ganja di lokasi terpisah, Selasa (23/5).

Tersangka pertama berinisial MK, warga Jalan Cut Mutia, Kelurahan Rogotrunan. Ia ditangkap di sebuah toko di Jalan Kapten Kyai Ilyas, Kelurahan Tompokersan, sekitar pukul 13.00. Dua jam berselang, polisi membekuk AMN, tersangka lainnya, di rumahnya sendiri Jalan Kapten Jama’ari, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

BACA JUGA: Minibus Angkut BBM di Lumajang Terbakar, Pengemudi Luka Serius

Mobile_AP_Rectangle 2

“Dari tangan tersangka MK, kami menyita 3,7 gram ganja. Sedangkan hasil penggeledahan pada AMN, kami menemukan ganja seberat 58,25 gram,” ungkap AKP Ari Hartono, Kasat Narkoba Polres Lumajang.

Ari mengatakan, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan peredaran narkoba di wilayah mereka. Berbekal laporan itu, pihaknya melakukan pendalaman hingga menangkap kedua tersangka.

Dia menjelaskan, saat menangkap MK, barang bukti ganja ditemukan dalam tas warna hitam. Dalam tas itu ada bungkus rokok berisi tujuh linting ganja. Sementara di rumah tersangka AMN, petugas menggeledah dan menemukan barang bukti tas ransel warna hitam yang berisi daun ganja kering.

“Disimpan dalam plastik klip. Selain itu, ada satu bekas bungkus masker berisi daun kering yang diduga ganja. Jadi kami sita ganja dengan berat sekitar 58,25 gram,” jelasnya.

Total ganja yang diamankan seberat 61,95 gram bersama uang Rp 100 ribu dan barang bukti lainnya. Seluruh barang bukti itu dibawa ke Polres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) junto Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman paling singkat lima tahun kurungan penjara,” pungkas Ari. (*)

Reporter: Muhammad Sidkin Ali

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang terus berupaya memberantas peredaran gelap narkoba di wilayahnya. Upaya itu membuahkan hasil. Baru-baru ini, polisi menangkap dua pengedar ganja di lokasi terpisah, Selasa (23/5).

Tersangka pertama berinisial MK, warga Jalan Cut Mutia, Kelurahan Rogotrunan. Ia ditangkap di sebuah toko di Jalan Kapten Kyai Ilyas, Kelurahan Tompokersan, sekitar pukul 13.00. Dua jam berselang, polisi membekuk AMN, tersangka lainnya, di rumahnya sendiri Jalan Kapten Jama’ari, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

BACA JUGA: Minibus Angkut BBM di Lumajang Terbakar, Pengemudi Luka Serius

“Dari tangan tersangka MK, kami menyita 3,7 gram ganja. Sedangkan hasil penggeledahan pada AMN, kami menemukan ganja seberat 58,25 gram,” ungkap AKP Ari Hartono, Kasat Narkoba Polres Lumajang.

Ari mengatakan, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan peredaran narkoba di wilayah mereka. Berbekal laporan itu, pihaknya melakukan pendalaman hingga menangkap kedua tersangka.

Dia menjelaskan, saat menangkap MK, barang bukti ganja ditemukan dalam tas warna hitam. Dalam tas itu ada bungkus rokok berisi tujuh linting ganja. Sementara di rumah tersangka AMN, petugas menggeledah dan menemukan barang bukti tas ransel warna hitam yang berisi daun ganja kering.

“Disimpan dalam plastik klip. Selain itu, ada satu bekas bungkus masker berisi daun kering yang diduga ganja. Jadi kami sita ganja dengan berat sekitar 58,25 gram,” jelasnya.

Total ganja yang diamankan seberat 61,95 gram bersama uang Rp 100 ribu dan barang bukti lainnya. Seluruh barang bukti itu dibawa ke Polres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) junto Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman paling singkat lima tahun kurungan penjara,” pungkas Ari. (*)

Reporter: Muhammad Sidkin Ali

Editor    : Mahrus Sholih

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang terus berupaya memberantas peredaran gelap narkoba di wilayahnya. Upaya itu membuahkan hasil. Baru-baru ini, polisi menangkap dua pengedar ganja di lokasi terpisah, Selasa (23/5).

Tersangka pertama berinisial MK, warga Jalan Cut Mutia, Kelurahan Rogotrunan. Ia ditangkap di sebuah toko di Jalan Kapten Kyai Ilyas, Kelurahan Tompokersan, sekitar pukul 13.00. Dua jam berselang, polisi membekuk AMN, tersangka lainnya, di rumahnya sendiri Jalan Kapten Jama’ari, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

BACA JUGA: Minibus Angkut BBM di Lumajang Terbakar, Pengemudi Luka Serius

“Dari tangan tersangka MK, kami menyita 3,7 gram ganja. Sedangkan hasil penggeledahan pada AMN, kami menemukan ganja seberat 58,25 gram,” ungkap AKP Ari Hartono, Kasat Narkoba Polres Lumajang.

Ari mengatakan, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan peredaran narkoba di wilayah mereka. Berbekal laporan itu, pihaknya melakukan pendalaman hingga menangkap kedua tersangka.

Dia menjelaskan, saat menangkap MK, barang bukti ganja ditemukan dalam tas warna hitam. Dalam tas itu ada bungkus rokok berisi tujuh linting ganja. Sementara di rumah tersangka AMN, petugas menggeledah dan menemukan barang bukti tas ransel warna hitam yang berisi daun ganja kering.

“Disimpan dalam plastik klip. Selain itu, ada satu bekas bungkus masker berisi daun kering yang diduga ganja. Jadi kami sita ganja dengan berat sekitar 58,25 gram,” jelasnya.

Total ganja yang diamankan seberat 61,95 gram bersama uang Rp 100 ribu dan barang bukti lainnya. Seluruh barang bukti itu dibawa ke Polres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 111 ayat (1) junto Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukuman paling singkat lima tahun kurungan penjara,” pungkas Ari. (*)

Reporter: Muhammad Sidkin Ali

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca