alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Telusuri Penimbunan Pasir Besi Ilegal

Tindaklanjut Dilakukan Setelah Terima Laporan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aktivitas penambangan pasir ilegal masih marak terjadi di kawasan Lumajang selatan. Salah satunya berada di Dusun Kajaran, Desa Bades, Pasirian. Parat penegak hukum menerima aduan dan segera melakukan pemantauan.
Didid Wijianto, PPID Satpol PP Lumajang mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya penimbunan pasir besi dari warga. Setelah memastikan laporan, personel regu penegak Satpol PP Lumajang bersama TNI dan Polsek Pasirian segera meninjau lokasi. “Kami menerima laporan hari Senin. Kami koordinasi dengan TNI dan kepolisian untuk menindaklanjuti laporan,” katanya.
Aparat gabungan segera menuju Dusun Kajaran, tempat pasir besi ditimbun. Kuat dugaan pasir tersebut merupakan hasil penambangan ilegal yang ditimbun para pekerja dan pemilik tambang. “Sesampainya di lokasi, kami hanya menemukan timbunan pasir besi. Sedangkan tidak ada pekerja atau pemilik tambang yang ada di sana,” ujarnya.
Mereka melakukan pemantauan dan peninjauan terhadap pasir besi. Menurut laporan yang diterima, pasir tersebut hasil pencurian dari tambang ilegal. Namun pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut. “Selain ada penimbunan, laporan yang kami terima pasir itu juga merupakan hasil pencurian dari tambang ilegal. Akan tetapi, kami belum bisa memastikan. Sebab, itu merupakan kewenangan aparat penegak hukum,” jelasnya
Menurut Didid, jika terbukti pencurian, kepolisian akan menindak tegas. Namun, hal tersebut harus dilaporkan ke kementerian energi sumber daya mineral (ESDM). Sebab, aktivitas penambangan pasir ilegal kini ditangani kementerian pusat. “Jika benar terbukti ada aktivitas penambangan pasir besi ilegal, kepolisian dan Kementerian ESDM akan menindaklanjutinya. Karena kewenangan kami hanya memantau saja,” pungkasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aktivitas penambangan pasir ilegal masih marak terjadi di kawasan Lumajang selatan. Salah satunya berada di Dusun Kajaran, Desa Bades, Pasirian. Parat penegak hukum menerima aduan dan segera melakukan pemantauan.
Didid Wijianto, PPID Satpol PP Lumajang mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya penimbunan pasir besi dari warga. Setelah memastikan laporan, personel regu penegak Satpol PP Lumajang bersama TNI dan Polsek Pasirian segera meninjau lokasi. “Kami menerima laporan hari Senin. Kami koordinasi dengan TNI dan kepolisian untuk menindaklanjuti laporan,” katanya.
Aparat gabungan segera menuju Dusun Kajaran, tempat pasir besi ditimbun. Kuat dugaan pasir tersebut merupakan hasil penambangan ilegal yang ditimbun para pekerja dan pemilik tambang. “Sesampainya di lokasi, kami hanya menemukan timbunan pasir besi. Sedangkan tidak ada pekerja atau pemilik tambang yang ada di sana,” ujarnya.
Mereka melakukan pemantauan dan peninjauan terhadap pasir besi. Menurut laporan yang diterima, pasir tersebut hasil pencurian dari tambang ilegal. Namun pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut. “Selain ada penimbunan, laporan yang kami terima pasir itu juga merupakan hasil pencurian dari tambang ilegal. Akan tetapi, kami belum bisa memastikan. Sebab, itu merupakan kewenangan aparat penegak hukum,” jelasnya
Menurut Didid, jika terbukti pencurian, kepolisian akan menindak tegas. Namun, hal tersebut harus dilaporkan ke kementerian energi sumber daya mineral (ESDM). Sebab, aktivitas penambangan pasir ilegal kini ditangani kementerian pusat. “Jika benar terbukti ada aktivitas penambangan pasir besi ilegal, kepolisian dan Kementerian ESDM akan menindaklanjutinya. Karena kewenangan kami hanya memantau saja,” pungkasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aktivitas penambangan pasir ilegal masih marak terjadi di kawasan Lumajang selatan. Salah satunya berada di Dusun Kajaran, Desa Bades, Pasirian. Parat penegak hukum menerima aduan dan segera melakukan pemantauan.
Didid Wijianto, PPID Satpol PP Lumajang mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya penimbunan pasir besi dari warga. Setelah memastikan laporan, personel regu penegak Satpol PP Lumajang bersama TNI dan Polsek Pasirian segera meninjau lokasi. “Kami menerima laporan hari Senin. Kami koordinasi dengan TNI dan kepolisian untuk menindaklanjuti laporan,” katanya.
Aparat gabungan segera menuju Dusun Kajaran, tempat pasir besi ditimbun. Kuat dugaan pasir tersebut merupakan hasil penambangan ilegal yang ditimbun para pekerja dan pemilik tambang. “Sesampainya di lokasi, kami hanya menemukan timbunan pasir besi. Sedangkan tidak ada pekerja atau pemilik tambang yang ada di sana,” ujarnya.
Mereka melakukan pemantauan dan peninjauan terhadap pasir besi. Menurut laporan yang diterima, pasir tersebut hasil pencurian dari tambang ilegal. Namun pihaknya belum bisa memastikan hal tersebut. “Selain ada penimbunan, laporan yang kami terima pasir itu juga merupakan hasil pencurian dari tambang ilegal. Akan tetapi, kami belum bisa memastikan. Sebab, itu merupakan kewenangan aparat penegak hukum,” jelasnya
Menurut Didid, jika terbukti pencurian, kepolisian akan menindak tegas. Namun, hal tersebut harus dilaporkan ke kementerian energi sumber daya mineral (ESDM). Sebab, aktivitas penambangan pasir ilegal kini ditangani kementerian pusat. “Jika benar terbukti ada aktivitas penambangan pasir besi ilegal, kepolisian dan Kementerian ESDM akan menindaklanjutinya. Karena kewenangan kami hanya memantau saja,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/