alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Cabor Jujitsu Baru Dipertandingkan

Tim Jujitsu Lumajang Targetkan Emas

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Penantian panjang tim jujitsu Lumajang berakhir. Sebab, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur, Jujitsu perdana dipertandingkan. Venue sudah ditentukan. Amanda Sport Center (ASC), Citrodiwangsan, akan menjadi saksi pertandingan panjang para atlet.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertandingan Jujitsu, Lumajang mempersiapkannya dengan matang. Latihan tiga kali dalam sepekan menjadi jadwal khusus atlet. Meski dalam masa pandemi, latihan tetap rutin dilakukan. Hal tersebut sebagai modal awal mengharumkan nama Lumajang di kancah provinsi. “Latihan rutin atlet dilakukan tiga kali dalam sepekan. Yakni pada hari Selasa, Rabu, dan Jumat,” kata Rusdiq Sudarmanto, Ketua Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Lumajang.
Rusdiq mengungkapkan, cabor jujitsu perdana dipertandingkan dalam ajang Porprov. Sehingga pihaknya mempersiapkan para atlet terbaik untuk menghadapi Porprov yang diselenggarakan di Lumajang. “Ini pertandingan pertama. Sebab, sebelumnya kami hanya ekshibisi. Baru Porprov kali ini, cabor jujitsu dipertandingkan. Apalagi tempatnya di Lumajang. Jadi, kami siapkan atlet terbaik Lumajang,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, ada 25 atlet yang disiapkan. Jumlah tersebut terdiri atas atlet berpengalaman dan atlet pemula. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan seleksi ketat sebagai wakil Lumajang. “Ada 25 atlet, baik dari yang berpengalaman ataupun pemula. Mereka yang berpengalaman memang kami fokuskan meraih medali emas. Dan untuk pemula kami juga berharap demikian. Tetapi kami lebih menekankan pada pengalaman,” jelasnya.
Menurutnya, peluang atlet berpengalaman lebih besar dari atlet pemula. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, pemula juga bisa meraihnya. Sebab, selama latihan mereka sering dipertemukan dalam uji tanding. Hal tersebut memiliki dampak positif bagi perkembangan atlet ke depan.
“Kami sering uji tanding antaratlet. Meskipun pemula, mereka ada bakat. Pantauan kami, peluang mereka juga besar untuk bisa meraih medali. Jadi, kami juga tetap memperhatikan mereka. Terutama sebagai regenerasi atlet berikutnya. Sehingga saat ada kejuaraan lain, kami bisa mengirim atlet yang banyak,” tuturnya.
Pihaknya berharap, pada pertandingan Porprov perdana ini, Lumajang bisa meraih medali emas yang banyak. Sebab, jujitsu merupakan salah satu cabor prioritas medali emas. “Harapannya semua atlet yang berlaga dapat meraih juara sebanyak-banyaknya,” harapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Penantian panjang tim jujitsu Lumajang berakhir. Sebab, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur, Jujitsu perdana dipertandingkan. Venue sudah ditentukan. Amanda Sport Center (ASC), Citrodiwangsan, akan menjadi saksi pertandingan panjang para atlet.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertandingan Jujitsu, Lumajang mempersiapkannya dengan matang. Latihan tiga kali dalam sepekan menjadi jadwal khusus atlet. Meski dalam masa pandemi, latihan tetap rutin dilakukan. Hal tersebut sebagai modal awal mengharumkan nama Lumajang di kancah provinsi. “Latihan rutin atlet dilakukan tiga kali dalam sepekan. Yakni pada hari Selasa, Rabu, dan Jumat,” kata Rusdiq Sudarmanto, Ketua Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Lumajang.
Rusdiq mengungkapkan, cabor jujitsu perdana dipertandingkan dalam ajang Porprov. Sehingga pihaknya mempersiapkan para atlet terbaik untuk menghadapi Porprov yang diselenggarakan di Lumajang. “Ini pertandingan pertama. Sebab, sebelumnya kami hanya ekshibisi. Baru Porprov kali ini, cabor jujitsu dipertandingkan. Apalagi tempatnya di Lumajang. Jadi, kami siapkan atlet terbaik Lumajang,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, ada 25 atlet yang disiapkan. Jumlah tersebut terdiri atas atlet berpengalaman dan atlet pemula. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan seleksi ketat sebagai wakil Lumajang. “Ada 25 atlet, baik dari yang berpengalaman ataupun pemula. Mereka yang berpengalaman memang kami fokuskan meraih medali emas. Dan untuk pemula kami juga berharap demikian. Tetapi kami lebih menekankan pada pengalaman,” jelasnya.
Menurutnya, peluang atlet berpengalaman lebih besar dari atlet pemula. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, pemula juga bisa meraihnya. Sebab, selama latihan mereka sering dipertemukan dalam uji tanding. Hal tersebut memiliki dampak positif bagi perkembangan atlet ke depan.
“Kami sering uji tanding antaratlet. Meskipun pemula, mereka ada bakat. Pantauan kami, peluang mereka juga besar untuk bisa meraih medali. Jadi, kami juga tetap memperhatikan mereka. Terutama sebagai regenerasi atlet berikutnya. Sehingga saat ada kejuaraan lain, kami bisa mengirim atlet yang banyak,” tuturnya.
Pihaknya berharap, pada pertandingan Porprov perdana ini, Lumajang bisa meraih medali emas yang banyak. Sebab, jujitsu merupakan salah satu cabor prioritas medali emas. “Harapannya semua atlet yang berlaga dapat meraih juara sebanyak-banyaknya,” harapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Penantian panjang tim jujitsu Lumajang berakhir. Sebab, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur, Jujitsu perdana dipertandingkan. Venue sudah ditentukan. Amanda Sport Center (ASC), Citrodiwangsan, akan menjadi saksi pertandingan panjang para atlet.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertandingan Jujitsu, Lumajang mempersiapkannya dengan matang. Latihan tiga kali dalam sepekan menjadi jadwal khusus atlet. Meski dalam masa pandemi, latihan tetap rutin dilakukan. Hal tersebut sebagai modal awal mengharumkan nama Lumajang di kancah provinsi. “Latihan rutin atlet dilakukan tiga kali dalam sepekan. Yakni pada hari Selasa, Rabu, dan Jumat,” kata Rusdiq Sudarmanto, Ketua Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Lumajang.
Rusdiq mengungkapkan, cabor jujitsu perdana dipertandingkan dalam ajang Porprov. Sehingga pihaknya mempersiapkan para atlet terbaik untuk menghadapi Porprov yang diselenggarakan di Lumajang. “Ini pertandingan pertama. Sebab, sebelumnya kami hanya ekshibisi. Baru Porprov kali ini, cabor jujitsu dipertandingkan. Apalagi tempatnya di Lumajang. Jadi, kami siapkan atlet terbaik Lumajang,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, ada 25 atlet yang disiapkan. Jumlah tersebut terdiri atas atlet berpengalaman dan atlet pemula. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan seleksi ketat sebagai wakil Lumajang. “Ada 25 atlet, baik dari yang berpengalaman ataupun pemula. Mereka yang berpengalaman memang kami fokuskan meraih medali emas. Dan untuk pemula kami juga berharap demikian. Tetapi kami lebih menekankan pada pengalaman,” jelasnya.
Menurutnya, peluang atlet berpengalaman lebih besar dari atlet pemula. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, pemula juga bisa meraihnya. Sebab, selama latihan mereka sering dipertemukan dalam uji tanding. Hal tersebut memiliki dampak positif bagi perkembangan atlet ke depan.
“Kami sering uji tanding antaratlet. Meskipun pemula, mereka ada bakat. Pantauan kami, peluang mereka juga besar untuk bisa meraih medali. Jadi, kami juga tetap memperhatikan mereka. Terutama sebagai regenerasi atlet berikutnya. Sehingga saat ada kejuaraan lain, kami bisa mengirim atlet yang banyak,” tuturnya.
Pihaknya berharap, pada pertandingan Porprov perdana ini, Lumajang bisa meraih medali emas yang banyak. Sebab, jujitsu merupakan salah satu cabor prioritas medali emas. “Harapannya semua atlet yang berlaga dapat meraih juara sebanyak-banyaknya,” harapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/