alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Belum Diunggah Sudah Heboh Duluan

Pembuat Konten Joged Perempatan Toga Diperiksa Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Segerombol anak muda yang sempat viral berjoged di Perempatan Toga pada 24 Februari akhirnya harus berurusan dengan kepolisian. Mereka terpaksa didatangkan ke Mapolres Lumajang karena banyaknya pengaduan. Mereka dianggap menciderai nilai moral generasi muda Lumajang.

Paur Subag Humas Polres Lumajang, Ipda Andrias Shinta membenarkan kelima anak muda yang berjoged di Perempatan Toga kemarin dilakukan pemanggilan beserta orang tuanya. Kelimanya dipanggil oleh dua kesatuan sekaligus. Pertama oleh Satreskrim Polres Lumajang  dan Satlantas Polres Lumajang.

Proses pemanggilan dilakukan pada pukul 08.00 sampai selesai. Kelima pemuda tersebut tidak dikenai tindak pidana. Namun pihak kepolisian memanggilnya dalam rangka memberi nasihat dan meminta pernyataan karena telah membuat konten yang tidak berfaedah dan menggangu ketertiban pengendara. “Hanya dipanggil bersama orang tuanya supaya membuat konten yang baik kedepannya,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lukman Syah pemilik akun youtube, yang merupakan warga Desa Ranu Pakis Kecamatan Klakah menyatakan aksi mereka berjoged hanya sebatas konten. Dirinya memang mengakui salah di depan kepolisian. “Tadi sudah diberi nasihat dan ditanyai, lalu buat pernyataan tidak akan melakukan konten yang demikian lagi,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Segerombol anak muda yang sempat viral berjoged di Perempatan Toga pada 24 Februari akhirnya harus berurusan dengan kepolisian. Mereka terpaksa didatangkan ke Mapolres Lumajang karena banyaknya pengaduan. Mereka dianggap menciderai nilai moral generasi muda Lumajang.

Paur Subag Humas Polres Lumajang, Ipda Andrias Shinta membenarkan kelima anak muda yang berjoged di Perempatan Toga kemarin dilakukan pemanggilan beserta orang tuanya. Kelimanya dipanggil oleh dua kesatuan sekaligus. Pertama oleh Satreskrim Polres Lumajang  dan Satlantas Polres Lumajang.

Proses pemanggilan dilakukan pada pukul 08.00 sampai selesai. Kelima pemuda tersebut tidak dikenai tindak pidana. Namun pihak kepolisian memanggilnya dalam rangka memberi nasihat dan meminta pernyataan karena telah membuat konten yang tidak berfaedah dan menggangu ketertiban pengendara. “Hanya dipanggil bersama orang tuanya supaya membuat konten yang baik kedepannya,” ucapnya.

Lukman Syah pemilik akun youtube, yang merupakan warga Desa Ranu Pakis Kecamatan Klakah menyatakan aksi mereka berjoged hanya sebatas konten. Dirinya memang mengakui salah di depan kepolisian. “Tadi sudah diberi nasihat dan ditanyai, lalu buat pernyataan tidak akan melakukan konten yang demikian lagi,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Segerombol anak muda yang sempat viral berjoged di Perempatan Toga pada 24 Februari akhirnya harus berurusan dengan kepolisian. Mereka terpaksa didatangkan ke Mapolres Lumajang karena banyaknya pengaduan. Mereka dianggap menciderai nilai moral generasi muda Lumajang.

Paur Subag Humas Polres Lumajang, Ipda Andrias Shinta membenarkan kelima anak muda yang berjoged di Perempatan Toga kemarin dilakukan pemanggilan beserta orang tuanya. Kelimanya dipanggil oleh dua kesatuan sekaligus. Pertama oleh Satreskrim Polres Lumajang  dan Satlantas Polres Lumajang.

Proses pemanggilan dilakukan pada pukul 08.00 sampai selesai. Kelima pemuda tersebut tidak dikenai tindak pidana. Namun pihak kepolisian memanggilnya dalam rangka memberi nasihat dan meminta pernyataan karena telah membuat konten yang tidak berfaedah dan menggangu ketertiban pengendara. “Hanya dipanggil bersama orang tuanya supaya membuat konten yang baik kedepannya,” ucapnya.

Lukman Syah pemilik akun youtube, yang merupakan warga Desa Ranu Pakis Kecamatan Klakah menyatakan aksi mereka berjoged hanya sebatas konten. Dirinya memang mengakui salah di depan kepolisian. “Tadi sudah diberi nasihat dan ditanyai, lalu buat pernyataan tidak akan melakukan konten yang demikian lagi,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/