23.7 C
Jember
Friday, 3 February 2023

Erupsi Gunung Semeru Hampir Setiap Pagi

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERMUJUR, Radar Semeru – Letusan awan panas guguran (APG) rupanya terjadi setiap hari. Selama beberapa hari terakhir biasanya sering mengeluarkan letusan pada pagi hari. Seperti kemarin, sekitar pukul 05.10, Gunung Semeru kembali meletus hingga setinggi 500 meter dari puncak gunung.

BACA JUGA : Oknum Polisi Jadi Tersangka Usai Aniaya Orang Gila

Sejak tanggal 14 Januari hingga sekarang, Gunung Semeru sering mengeluarkan letusan di rentan waktu sekitar pukul 05.00 hingga 08.00. Pernah suatu waktu mengalami erupsi pada sore hari. Tepatnya pada tanggal 16 Januari lalu, gunung tersebut mengeluarkan APG pada pukul 16.55.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu petugas PVMBG Mukdas Sofian melaporkan, kolom abu hasil letusan itu membubung ke awan setinggi setengah kilometer. Letusan awan yang mengandung abu tersebut terbawa angin ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 40 detik.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, dampak erupsi yang cukup besar terakhir juga terjadi pagi hari. Justru pada dini hari gunung mengeluarkan APG sebelum waktu salat Subuh. Tetapi, tidak ada dampak korban jiwa.

- Advertisement -

SUMBERMUJUR, Radar Semeru – Letusan awan panas guguran (APG) rupanya terjadi setiap hari. Selama beberapa hari terakhir biasanya sering mengeluarkan letusan pada pagi hari. Seperti kemarin, sekitar pukul 05.10, Gunung Semeru kembali meletus hingga setinggi 500 meter dari puncak gunung.

BACA JUGA : Oknum Polisi Jadi Tersangka Usai Aniaya Orang Gila

Sejak tanggal 14 Januari hingga sekarang, Gunung Semeru sering mengeluarkan letusan di rentan waktu sekitar pukul 05.00 hingga 08.00. Pernah suatu waktu mengalami erupsi pada sore hari. Tepatnya pada tanggal 16 Januari lalu, gunung tersebut mengeluarkan APG pada pukul 16.55.

Salah satu petugas PVMBG Mukdas Sofian melaporkan, kolom abu hasil letusan itu membubung ke awan setinggi setengah kilometer. Letusan awan yang mengandung abu tersebut terbawa angin ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 40 detik.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, dampak erupsi yang cukup besar terakhir juga terjadi pagi hari. Justru pada dini hari gunung mengeluarkan APG sebelum waktu salat Subuh. Tetapi, tidak ada dampak korban jiwa.

SUMBERMUJUR, Radar Semeru – Letusan awan panas guguran (APG) rupanya terjadi setiap hari. Selama beberapa hari terakhir biasanya sering mengeluarkan letusan pada pagi hari. Seperti kemarin, sekitar pukul 05.10, Gunung Semeru kembali meletus hingga setinggi 500 meter dari puncak gunung.

BACA JUGA : Oknum Polisi Jadi Tersangka Usai Aniaya Orang Gila

Sejak tanggal 14 Januari hingga sekarang, Gunung Semeru sering mengeluarkan letusan di rentan waktu sekitar pukul 05.00 hingga 08.00. Pernah suatu waktu mengalami erupsi pada sore hari. Tepatnya pada tanggal 16 Januari lalu, gunung tersebut mengeluarkan APG pada pukul 16.55.

Salah satu petugas PVMBG Mukdas Sofian melaporkan, kolom abu hasil letusan itu membubung ke awan setinggi setengah kilometer. Letusan awan yang mengandung abu tersebut terbawa angin ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 40 detik.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, dampak erupsi yang cukup besar terakhir juga terjadi pagi hari. Justru pada dini hari gunung mengeluarkan APG sebelum waktu salat Subuh. Tetapi, tidak ada dampak korban jiwa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca