30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Simulasikan Mitigasi Bencana ke Siswa

Mobile_AP_Rectangle 1

TOMPOKERSAN, Radar Semeru – Bentang alam yang menarik dengan kekayaan alam yang cukup melimpah memang dimiliki Kabupaten Lumajang. Namun, di balik itu, Lumajang juga menyimpan banyak potensi bencana. Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu Pemkab Lumajang terus melakukan upaya pencegahan. Mulai dari menyiapkan personel, penambahan tim gabungan, hingga pemeriksaan alat.

BACA JUGA : Kecelakaan Melibatkan Truk dan Pikap, Nyungsep Jurang Sedalam Lima Meter

Paling penting peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal itu tidak hanya berlaku bagi tim gabungan. Melainkan juga masyarakat umum. Seperti halnya warga lingkungan sekolah. Tentu, peningkatan SDM itu mendorong sekolah memfasilitasi agar seluruh warga sekolah teredukasi. Terutama para siswa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bentuk kewaspadaan itu bisa berupa edukasi mitigasi bencana. Seperti yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang kepada siswa SMPN 04 Lumajang, kemarin. Ratusan siswa kelas VII hingga IX antusias menyimak dan mempraktikkannya.

Supervisor Pusdalops BPBD Lumajang Kustari Sumardi mengatakan, ada tiga pilar yang harus diperhatikan. Yakni mitigasi bencana, satuan pendidikan aman bencana (SPAB), dan manajemen bencana. Hal itu tidak hanya melibatkan perorangan, tapi juga seluruh warga sekolah.

- Advertisement -

TOMPOKERSAN, Radar Semeru – Bentang alam yang menarik dengan kekayaan alam yang cukup melimpah memang dimiliki Kabupaten Lumajang. Namun, di balik itu, Lumajang juga menyimpan banyak potensi bencana. Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu Pemkab Lumajang terus melakukan upaya pencegahan. Mulai dari menyiapkan personel, penambahan tim gabungan, hingga pemeriksaan alat.

BACA JUGA : Kecelakaan Melibatkan Truk dan Pikap, Nyungsep Jurang Sedalam Lima Meter

Paling penting peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal itu tidak hanya berlaku bagi tim gabungan. Melainkan juga masyarakat umum. Seperti halnya warga lingkungan sekolah. Tentu, peningkatan SDM itu mendorong sekolah memfasilitasi agar seluruh warga sekolah teredukasi. Terutama para siswa.

Bentuk kewaspadaan itu bisa berupa edukasi mitigasi bencana. Seperti yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang kepada siswa SMPN 04 Lumajang, kemarin. Ratusan siswa kelas VII hingga IX antusias menyimak dan mempraktikkannya.

Supervisor Pusdalops BPBD Lumajang Kustari Sumardi mengatakan, ada tiga pilar yang harus diperhatikan. Yakni mitigasi bencana, satuan pendidikan aman bencana (SPAB), dan manajemen bencana. Hal itu tidak hanya melibatkan perorangan, tapi juga seluruh warga sekolah.

TOMPOKERSAN, Radar Semeru – Bentang alam yang menarik dengan kekayaan alam yang cukup melimpah memang dimiliki Kabupaten Lumajang. Namun, di balik itu, Lumajang juga menyimpan banyak potensi bencana. Oleh sebab itu, beberapa waktu lalu Pemkab Lumajang terus melakukan upaya pencegahan. Mulai dari menyiapkan personel, penambahan tim gabungan, hingga pemeriksaan alat.

BACA JUGA : Kecelakaan Melibatkan Truk dan Pikap, Nyungsep Jurang Sedalam Lima Meter

Paling penting peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal itu tidak hanya berlaku bagi tim gabungan. Melainkan juga masyarakat umum. Seperti halnya warga lingkungan sekolah. Tentu, peningkatan SDM itu mendorong sekolah memfasilitasi agar seluruh warga sekolah teredukasi. Terutama para siswa.

Bentuk kewaspadaan itu bisa berupa edukasi mitigasi bencana. Seperti yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang kepada siswa SMPN 04 Lumajang, kemarin. Ratusan siswa kelas VII hingga IX antusias menyimak dan mempraktikkannya.

Supervisor Pusdalops BPBD Lumajang Kustari Sumardi mengatakan, ada tiga pilar yang harus diperhatikan. Yakni mitigasi bencana, satuan pendidikan aman bencana (SPAB), dan manajemen bencana. Hal itu tidak hanya melibatkan perorangan, tapi juga seluruh warga sekolah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/