29.3 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Sempat Pesimistis, Hasilnya Mengejutkan

Hadiah pemenang lomba mewarnai dari masing-masing kabupaten sudah diberikan. Tak terkecuali di Kabupaten Lumajang, yang dimenangkan oleh Shezan. Peserta asal Desa Sarikemuning, Senduro, itu mampu memaksimalkan waktu yang singkat bersama keluarga dan berhasil menjadi juara.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam waktu dua hari, Shezan bersama keluarganya menyelesaikan kegiatan mewarnai gambar. Sketsa yang besar pada media koran memang membuat perencanaan harus matang. Namun, berkat bantuan orang tua, paman, dan sistem kebut, kekompakan keluarga itu mampu menghasilkan gambar yang bagus.

BACA JUGA : Tak Berharap Untung Ketika Harga Kedelai Melejit

“Saya dapat korannya mepet banget. Jadi, cuma punya waktu 3 hari buat menyelesaikan gambarnya. Karena memang temanya bersama keluarga, jadi Shezan dibantu orang tua dan pamannya,” ucap Kustianingsih, orang tua Shezan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Orang tua Shezan juga mengakui jika baru dua kali ini mengikuti lomba. Sebelumnya, bocah berusia empat tahun itu memang memiliki hobi menggambar. Apalagi saat di sekolah, dirinya tidak mau istirahat sebelum gambarnya selesai.

Hasil kerja keras Shezan dan keluarganya mampu membuat dirinya menyandang status sebagai juara satu lomba mewarnai se-Kabupaten Lumajang. “Semuanya bantu mewarnai. Kalau capek berhenti dulu, baru nanti dilanjut. Awalnya sempat pesimistis, karena waktunya sangat mepet,” tambahnya.

Meski demikian, dia merasa sangat senang. Lomba mewarnai itu membuahkan hasil. Berkat kesungguhan Shezan dan keluarganya, ia mampu membawa nama baik Lumajang. “Senang banget bisa dapat juara,” pungkasnya. (c2/nur)

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam waktu dua hari, Shezan bersama keluarganya menyelesaikan kegiatan mewarnai gambar. Sketsa yang besar pada media koran memang membuat perencanaan harus matang. Namun, berkat bantuan orang tua, paman, dan sistem kebut, kekompakan keluarga itu mampu menghasilkan gambar yang bagus.

BACA JUGA : Tak Berharap Untung Ketika Harga Kedelai Melejit

“Saya dapat korannya mepet banget. Jadi, cuma punya waktu 3 hari buat menyelesaikan gambarnya. Karena memang temanya bersama keluarga, jadi Shezan dibantu orang tua dan pamannya,” ucap Kustianingsih, orang tua Shezan.

Orang tua Shezan juga mengakui jika baru dua kali ini mengikuti lomba. Sebelumnya, bocah berusia empat tahun itu memang memiliki hobi menggambar. Apalagi saat di sekolah, dirinya tidak mau istirahat sebelum gambarnya selesai.

Hasil kerja keras Shezan dan keluarganya mampu membuat dirinya menyandang status sebagai juara satu lomba mewarnai se-Kabupaten Lumajang. “Semuanya bantu mewarnai. Kalau capek berhenti dulu, baru nanti dilanjut. Awalnya sempat pesimistis, karena waktunya sangat mepet,” tambahnya.

Meski demikian, dia merasa sangat senang. Lomba mewarnai itu membuahkan hasil. Berkat kesungguhan Shezan dan keluarganya, ia mampu membawa nama baik Lumajang. “Senang banget bisa dapat juara,” pungkasnya. (c2/nur)

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam waktu dua hari, Shezan bersama keluarganya menyelesaikan kegiatan mewarnai gambar. Sketsa yang besar pada media koran memang membuat perencanaan harus matang. Namun, berkat bantuan orang tua, paman, dan sistem kebut, kekompakan keluarga itu mampu menghasilkan gambar yang bagus.

BACA JUGA : Tak Berharap Untung Ketika Harga Kedelai Melejit

“Saya dapat korannya mepet banget. Jadi, cuma punya waktu 3 hari buat menyelesaikan gambarnya. Karena memang temanya bersama keluarga, jadi Shezan dibantu orang tua dan pamannya,” ucap Kustianingsih, orang tua Shezan.

Orang tua Shezan juga mengakui jika baru dua kali ini mengikuti lomba. Sebelumnya, bocah berusia empat tahun itu memang memiliki hobi menggambar. Apalagi saat di sekolah, dirinya tidak mau istirahat sebelum gambarnya selesai.

Hasil kerja keras Shezan dan keluarganya mampu membuat dirinya menyandang status sebagai juara satu lomba mewarnai se-Kabupaten Lumajang. “Semuanya bantu mewarnai. Kalau capek berhenti dulu, baru nanti dilanjut. Awalnya sempat pesimistis, karena waktunya sangat mepet,” tambahnya.

Meski demikian, dia merasa sangat senang. Lomba mewarnai itu membuahkan hasil. Berkat kesungguhan Shezan dan keluarganya, ia mampu membawa nama baik Lumajang. “Senang banget bisa dapat juara,” pungkasnya. (c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/