29.3 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Jadi Ajang Nostalgia Generasi Jadul

Kenalkan Anak pada Sejarah

Mobile_AP_Rectangle 1

DENOK, Radar Semeru – Puluhan warga memadati kawasan Pasar Denok, Lumajang. Mereka tidak menggunakan baju pada umumnya. Melainkan memakai baju adat khas Jawa. Lengkap dengan blangkon bagi lelaki, sedangkan perempuannya mengenakan kebaya.

BACA JUGA : Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Tujuannya memang sebagai ajang nostalgia bagi para sesepuh atau lansia. Selain itu, anak-anak yang ikut tergabung di dalamnya bisa belajar sejarah. Baik dari pakaian yang dikenakan maupun jajanan yang tersedia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Era tempo dulu jika dikenang sangat sulit untuk dilupakan. Adat dan kebiasaan yang begitu kental membuat siapa pun ingin bernostalgia. Kondisi itu membuat sebagian orang sempat melewati masa tersebut  rasanya ingin kembali merasakannya. Beruntung, harapan itu dapat diwujudkan dalam festival budaya. Warga sekitar Desa Denok, Lumajang, antusias menyambutnya.

Sesuai dengan namanya, mereka mengenakan baju adat khas Jawa, baik laki-laki maupun perempuan. Semuanya dibalut rapi dalam busana yang sudah jarang digunakan lagi. Lengkap juga dengan anak-anak yang ikut meramaikannya.

- Advertisement -

DENOK, Radar Semeru – Puluhan warga memadati kawasan Pasar Denok, Lumajang. Mereka tidak menggunakan baju pada umumnya. Melainkan memakai baju adat khas Jawa. Lengkap dengan blangkon bagi lelaki, sedangkan perempuannya mengenakan kebaya.

BACA JUGA : Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Tujuannya memang sebagai ajang nostalgia bagi para sesepuh atau lansia. Selain itu, anak-anak yang ikut tergabung di dalamnya bisa belajar sejarah. Baik dari pakaian yang dikenakan maupun jajanan yang tersedia.

Era tempo dulu jika dikenang sangat sulit untuk dilupakan. Adat dan kebiasaan yang begitu kental membuat siapa pun ingin bernostalgia. Kondisi itu membuat sebagian orang sempat melewati masa tersebut  rasanya ingin kembali merasakannya. Beruntung, harapan itu dapat diwujudkan dalam festival budaya. Warga sekitar Desa Denok, Lumajang, antusias menyambutnya.

Sesuai dengan namanya, mereka mengenakan baju adat khas Jawa, baik laki-laki maupun perempuan. Semuanya dibalut rapi dalam busana yang sudah jarang digunakan lagi. Lengkap juga dengan anak-anak yang ikut meramaikannya.

DENOK, Radar Semeru – Puluhan warga memadati kawasan Pasar Denok, Lumajang. Mereka tidak menggunakan baju pada umumnya. Melainkan memakai baju adat khas Jawa. Lengkap dengan blangkon bagi lelaki, sedangkan perempuannya mengenakan kebaya.

BACA JUGA : Perampok Satroni Toko Emas di Jantung Kota Jember, Logam Mulia 2 Kg Amblas

Tujuannya memang sebagai ajang nostalgia bagi para sesepuh atau lansia. Selain itu, anak-anak yang ikut tergabung di dalamnya bisa belajar sejarah. Baik dari pakaian yang dikenakan maupun jajanan yang tersedia.

Era tempo dulu jika dikenang sangat sulit untuk dilupakan. Adat dan kebiasaan yang begitu kental membuat siapa pun ingin bernostalgia. Kondisi itu membuat sebagian orang sempat melewati masa tersebut  rasanya ingin kembali merasakannya. Beruntung, harapan itu dapat diwujudkan dalam festival budaya. Warga sekitar Desa Denok, Lumajang, antusias menyambutnya.

Sesuai dengan namanya, mereka mengenakan baju adat khas Jawa, baik laki-laki maupun perempuan. Semuanya dibalut rapi dalam busana yang sudah jarang digunakan lagi. Lengkap juga dengan anak-anak yang ikut meramaikannya.

BERITA TERKINI

ODGJ Ditampung Bersama Gepeng

Usulkan Listrik Gratis dari Panas Bumi

Atlet Bridge Jember Gacor di Kejurnas

Wajib Dibaca

/