alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Waswas Pendapatan Bocor, KPK Turun Tangan Awasi Pajak Pasir

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini realisasi pendapatan dari sektor pajak pasir di Lumajang tercatat baru mencapai Rp 6,7 miliar. Padahal target tahun ini sebesar Rp 25 miliar. Untuk itu, kedatangan KPK RI, kemarin, mewanti-wanti pajak dari sektor minerba ini supaya tidak bocor. Sebab, potensi kekayaan alam pasir sangat melimpah.

Sekitar pukul 09.30, rombongan lembaga antirasuah itu tiba di Pemkab Lumajang. Kedatangannya untuk melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pajak pasir. Setelah melakukan pemetaan, pihaknya bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq serta Pimpinan DPRD Lumajang meninjau beberapa lokasi.

Setidaknya ada beberapa lokasi yang dikunjungi, yaitu ke stockpile pasir terpadu, lokasi pertambangan pasir, jalur khusus armada truk pasir, serta lokasi tambang pasir besi ilegal di kawasan Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami monitoring dan evaluasi rutin dalam tata kelola pemerintah di Lumajang,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Edi Suryanto.

Agenda ini difokuskan soal pertambangan karena pendampingan dan pengawasan terhadap setiap daerah berbeda-beda. Kebetulan khusus Lumajang, pasir menjadi andalan dan potensi kekayaan alam. Apalagi, lanjutnya, beberapa proyek pembangunan nasional bakal membutuhkan pasir Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini realisasi pendapatan dari sektor pajak pasir di Lumajang tercatat baru mencapai Rp 6,7 miliar. Padahal target tahun ini sebesar Rp 25 miliar. Untuk itu, kedatangan KPK RI, kemarin, mewanti-wanti pajak dari sektor minerba ini supaya tidak bocor. Sebab, potensi kekayaan alam pasir sangat melimpah.

Sekitar pukul 09.30, rombongan lembaga antirasuah itu tiba di Pemkab Lumajang. Kedatangannya untuk melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pajak pasir. Setelah melakukan pemetaan, pihaknya bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq serta Pimpinan DPRD Lumajang meninjau beberapa lokasi.

Setidaknya ada beberapa lokasi yang dikunjungi, yaitu ke stockpile pasir terpadu, lokasi pertambangan pasir, jalur khusus armada truk pasir, serta lokasi tambang pasir besi ilegal di kawasan Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

“Kami monitoring dan evaluasi rutin dalam tata kelola pemerintah di Lumajang,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Edi Suryanto.

Agenda ini difokuskan soal pertambangan karena pendampingan dan pengawasan terhadap setiap daerah berbeda-beda. Kebetulan khusus Lumajang, pasir menjadi andalan dan potensi kekayaan alam. Apalagi, lanjutnya, beberapa proyek pembangunan nasional bakal membutuhkan pasir Lumajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini realisasi pendapatan dari sektor pajak pasir di Lumajang tercatat baru mencapai Rp 6,7 miliar. Padahal target tahun ini sebesar Rp 25 miliar. Untuk itu, kedatangan KPK RI, kemarin, mewanti-wanti pajak dari sektor minerba ini supaya tidak bocor. Sebab, potensi kekayaan alam pasir sangat melimpah.

Sekitar pukul 09.30, rombongan lembaga antirasuah itu tiba di Pemkab Lumajang. Kedatangannya untuk melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pajak pasir. Setelah melakukan pemetaan, pihaknya bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq serta Pimpinan DPRD Lumajang meninjau beberapa lokasi.

Setidaknya ada beberapa lokasi yang dikunjungi, yaitu ke stockpile pasir terpadu, lokasi pertambangan pasir, jalur khusus armada truk pasir, serta lokasi tambang pasir besi ilegal di kawasan Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

“Kami monitoring dan evaluasi rutin dalam tata kelola pemerintah di Lumajang,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Edi Suryanto.

Agenda ini difokuskan soal pertambangan karena pendampingan dan pengawasan terhadap setiap daerah berbeda-beda. Kebetulan khusus Lumajang, pasir menjadi andalan dan potensi kekayaan alam. Apalagi, lanjutnya, beberapa proyek pembangunan nasional bakal membutuhkan pasir Lumajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/