alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Diska Meningkat 300 Persen, Hak Anak Terenggut

Permohonan dispensasi kawin (diska) di Lumajang terus meningkat. Penyebabnya tidak hanya perubahan batas usia pernikahan, namun juga faktor kehamilan yang tidak diinginkan. Jika terjadi seperti ini, apakah menikah usia anak menjadi solusi?

Mobile_AP_Rectangle 1

Materi tersebut terdiri atas kesehatan reproduksi (kespro), dampak pernikahan anak, hingga konflik dan tantangan keluarga yang akan dihadapi. Meski demikian, pihaknya tetap merasa berat untuk memutuskan. Edukasi tersebut juga bukan untuk menakuti, melainkan memastikan kesiapan mereka. “Terutama secara mental, mereka sudah siap,” tegasnya.

Dia menuturkan, penyebab peningkatan jumlah tersebut adalah ketidaktahuan masyarakat tentang perubahan tersebut. Oleh sebab itu, dia berharap, edukasi tersebut bisa mengurungkan niat mereka untuk menikah dalam usia anak. “Kalau menikah usia anak, bisa jadi hak pendidikannya terenggut. Juga jangan sampai, setelah kami memberikan diska, mereka datang lagi ke kami untuk sidang perceraian. Ini yang tidak kami inginkan,” pungkasnya.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

Materi tersebut terdiri atas kesehatan reproduksi (kespro), dampak pernikahan anak, hingga konflik dan tantangan keluarga yang akan dihadapi. Meski demikian, pihaknya tetap merasa berat untuk memutuskan. Edukasi tersebut juga bukan untuk menakuti, melainkan memastikan kesiapan mereka. “Terutama secara mental, mereka sudah siap,” tegasnya.

Dia menuturkan, penyebab peningkatan jumlah tersebut adalah ketidaktahuan masyarakat tentang perubahan tersebut. Oleh sebab itu, dia berharap, edukasi tersebut bisa mengurungkan niat mereka untuk menikah dalam usia anak. “Kalau menikah usia anak, bisa jadi hak pendidikannya terenggut. Juga jangan sampai, setelah kami memberikan diska, mereka datang lagi ke kami untuk sidang perceraian. Ini yang tidak kami inginkan,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

Materi tersebut terdiri atas kesehatan reproduksi (kespro), dampak pernikahan anak, hingga konflik dan tantangan keluarga yang akan dihadapi. Meski demikian, pihaknya tetap merasa berat untuk memutuskan. Edukasi tersebut juga bukan untuk menakuti, melainkan memastikan kesiapan mereka. “Terutama secara mental, mereka sudah siap,” tegasnya.

Dia menuturkan, penyebab peningkatan jumlah tersebut adalah ketidaktahuan masyarakat tentang perubahan tersebut. Oleh sebab itu, dia berharap, edukasi tersebut bisa mengurungkan niat mereka untuk menikah dalam usia anak. “Kalau menikah usia anak, bisa jadi hak pendidikannya terenggut. Juga jangan sampai, setelah kami memberikan diska, mereka datang lagi ke kami untuk sidang perceraian. Ini yang tidak kami inginkan,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/