alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Seragam Gratis Dianggarkan Rp 8,9 Miliar

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, pemberian seragam merupakan bagian dari usaha memfasilitasi anak-anak untuk sekolah. Hal tersebut akan membantu pendidikan anak-anak. “Kami bersyukur program ini terus berjalan di tengah anggaran yang harus difokuskan kepada penanganan pemulihan Covid-19,” katanya.

Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa kain seragam. Sebab, itu juga bagian dari memastikan kualitas kain yang diberikan ke siswa. Hal itu dimaksudkan agar ada pemberdayaan masyarakat desa atau kota.

“Dengan begitu, ada tukang jahit yang akan menjahit. Sehingga ada pemberdayaan masyarakat Lumajang. Mereka (tukang jahit, Red) tetap mendapatkan pekerjaan di tengah sulitnya perekonomian akibat pandemi yang belum berakhir,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, pemberian seragam merupakan bagian dari usaha memfasilitasi anak-anak untuk sekolah. Hal tersebut akan membantu pendidikan anak-anak. “Kami bersyukur program ini terus berjalan di tengah anggaran yang harus difokuskan kepada penanganan pemulihan Covid-19,” katanya.

Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa kain seragam. Sebab, itu juga bagian dari memastikan kualitas kain yang diberikan ke siswa. Hal itu dimaksudkan agar ada pemberdayaan masyarakat desa atau kota.

“Dengan begitu, ada tukang jahit yang akan menjahit. Sehingga ada pemberdayaan masyarakat Lumajang. Mereka (tukang jahit, Red) tetap mendapatkan pekerjaan di tengah sulitnya perekonomian akibat pandemi yang belum berakhir,” jelasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, pemberian seragam merupakan bagian dari usaha memfasilitasi anak-anak untuk sekolah. Hal tersebut akan membantu pendidikan anak-anak. “Kami bersyukur program ini terus berjalan di tengah anggaran yang harus difokuskan kepada penanganan pemulihan Covid-19,” katanya.

Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa kain seragam. Sebab, itu juga bagian dari memastikan kualitas kain yang diberikan ke siswa. Hal itu dimaksudkan agar ada pemberdayaan masyarakat desa atau kota.

“Dengan begitu, ada tukang jahit yang akan menjahit. Sehingga ada pemberdayaan masyarakat Lumajang. Mereka (tukang jahit, Red) tetap mendapatkan pekerjaan di tengah sulitnya perekonomian akibat pandemi yang belum berakhir,” jelasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/