alexametrics
24.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Jam Operasional Kerja Dikurangi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Kasus penambahan orang yang tertular korona ini tidak hanya berdampak pada pasang surut perekonomian masyarakat. Jam operasional kerja ASN di lingkungan Pemkab Lumajang juga terimbas. Untuk kesekian kalinya, jam operasional tersebut mulai dikurangi untuk menekan penularan.

Surat edaran yang diteken langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono kemarin berisi mengenai pengaturan jam kerja seluruh OPD. Baik yang menerapkan lima hari kerja maupun enam hari kerja. Kini, jam pulang kembali lagi seperti sebelum-sebelumnya, yaitu minimal pukul 14.00.

“OPD yang lima hari kerja, mereka pulang sekitar pukul 14.00. Sedangkan OPD yang enam hari kerja pukul Rp 13.00. Kalau hari Sabtu sekitar pukul 12.00. Kalau lembaga pendidikan beda lagi. Mereka minimal pulang pukul 12.30. Nah, kalau hari Sabtu satu jam lebih cepat dari hari biasanya,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, pengaturan ini memperhatikan siaran pers Kementerian Bidang Perekonomian pada 21 Juli lalu. Sebab, daerah-daerah yang berada di luar zona merah dipersilakan mengatur waktu kerja. Sehingga untuk menerapkan protokol kesehatan di perkantoran, jam operasional diatur.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Kasus penambahan orang yang tertular korona ini tidak hanya berdampak pada pasang surut perekonomian masyarakat. Jam operasional kerja ASN di lingkungan Pemkab Lumajang juga terimbas. Untuk kesekian kalinya, jam operasional tersebut mulai dikurangi untuk menekan penularan.

Surat edaran yang diteken langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono kemarin berisi mengenai pengaturan jam kerja seluruh OPD. Baik yang menerapkan lima hari kerja maupun enam hari kerja. Kini, jam pulang kembali lagi seperti sebelum-sebelumnya, yaitu minimal pukul 14.00.

“OPD yang lima hari kerja, mereka pulang sekitar pukul 14.00. Sedangkan OPD yang enam hari kerja pukul Rp 13.00. Kalau hari Sabtu sekitar pukul 12.00. Kalau lembaga pendidikan beda lagi. Mereka minimal pulang pukul 12.30. Nah, kalau hari Sabtu satu jam lebih cepat dari hari biasanya,” jelasnya.

Menurutnya, pengaturan ini memperhatikan siaran pers Kementerian Bidang Perekonomian pada 21 Juli lalu. Sebab, daerah-daerah yang berada di luar zona merah dipersilakan mengatur waktu kerja. Sehingga untuk menerapkan protokol kesehatan di perkantoran, jam operasional diatur.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Kasus penambahan orang yang tertular korona ini tidak hanya berdampak pada pasang surut perekonomian masyarakat. Jam operasional kerja ASN di lingkungan Pemkab Lumajang juga terimbas. Untuk kesekian kalinya, jam operasional tersebut mulai dikurangi untuk menekan penularan.

Surat edaran yang diteken langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono kemarin berisi mengenai pengaturan jam kerja seluruh OPD. Baik yang menerapkan lima hari kerja maupun enam hari kerja. Kini, jam pulang kembali lagi seperti sebelum-sebelumnya, yaitu minimal pukul 14.00.

“OPD yang lima hari kerja, mereka pulang sekitar pukul 14.00. Sedangkan OPD yang enam hari kerja pukul Rp 13.00. Kalau hari Sabtu sekitar pukul 12.00. Kalau lembaga pendidikan beda lagi. Mereka minimal pulang pukul 12.30. Nah, kalau hari Sabtu satu jam lebih cepat dari hari biasanya,” jelasnya.

Menurutnya, pengaturan ini memperhatikan siaran pers Kementerian Bidang Perekonomian pada 21 Juli lalu. Sebab, daerah-daerah yang berada di luar zona merah dipersilakan mengatur waktu kerja. Sehingga untuk menerapkan protokol kesehatan di perkantoran, jam operasional diatur.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/