alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Terapkan Market Day

Lulus Sekolah Langsung Punya Jiwa Wirausaha

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOREJO, Radar Semeru – Jiwa wirausaha tampaknya harus dibekali sejak dini. Untuk menciptakan bibit unggul pebisnis muda. Seperti yang diterapkan oleh SDIT Nurul Islam, Klakah, Lumajang. Sudah bertahun-tahun menerapkan Market Day. Hasilnya, banyak siswa yang menciptakan produk makanan dari bahan pangan yang sudah mulai dilupakan.

BACA JUGA : Belum Genap Satu Tahun Berdiri, Sudah Berani Targetkan Emas

Pihak sekolah menerapkan Market Day sejak 2013 lalu. Hal ini disambut baik oleh para murid. Sebab, mereka dapat bebas berkarya dengan bahan makanan apa pun hingga menjadi sebuah produk yang siap untuk dipasarkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Uniknya, bahan yang digunakan merupakan bahan yang sudah mulai ditinggalkan. Seperti singkong, talas, dan umbi-umbian lainnya. Menurut Sholehudin, salah satu tenaga pendidik di SD tersebut, bahan makanan itu mulai tergantikan dengan makanan modern. Apalagi Klakah menjadi wilayah yang kaya akan umbi-umbian. Pihaknya menginginkan bahan itu tidak sirna begitu saja.

- Advertisement -

WONOREJO, Radar Semeru – Jiwa wirausaha tampaknya harus dibekali sejak dini. Untuk menciptakan bibit unggul pebisnis muda. Seperti yang diterapkan oleh SDIT Nurul Islam, Klakah, Lumajang. Sudah bertahun-tahun menerapkan Market Day. Hasilnya, banyak siswa yang menciptakan produk makanan dari bahan pangan yang sudah mulai dilupakan.

BACA JUGA : Belum Genap Satu Tahun Berdiri, Sudah Berani Targetkan Emas

Pihak sekolah menerapkan Market Day sejak 2013 lalu. Hal ini disambut baik oleh para murid. Sebab, mereka dapat bebas berkarya dengan bahan makanan apa pun hingga menjadi sebuah produk yang siap untuk dipasarkan.

Uniknya, bahan yang digunakan merupakan bahan yang sudah mulai ditinggalkan. Seperti singkong, talas, dan umbi-umbian lainnya. Menurut Sholehudin, salah satu tenaga pendidik di SD tersebut, bahan makanan itu mulai tergantikan dengan makanan modern. Apalagi Klakah menjadi wilayah yang kaya akan umbi-umbian. Pihaknya menginginkan bahan itu tidak sirna begitu saja.

WONOREJO, Radar Semeru – Jiwa wirausaha tampaknya harus dibekali sejak dini. Untuk menciptakan bibit unggul pebisnis muda. Seperti yang diterapkan oleh SDIT Nurul Islam, Klakah, Lumajang. Sudah bertahun-tahun menerapkan Market Day. Hasilnya, banyak siswa yang menciptakan produk makanan dari bahan pangan yang sudah mulai dilupakan.

BACA JUGA : Belum Genap Satu Tahun Berdiri, Sudah Berani Targetkan Emas

Pihak sekolah menerapkan Market Day sejak 2013 lalu. Hal ini disambut baik oleh para murid. Sebab, mereka dapat bebas berkarya dengan bahan makanan apa pun hingga menjadi sebuah produk yang siap untuk dipasarkan.

Uniknya, bahan yang digunakan merupakan bahan yang sudah mulai ditinggalkan. Seperti singkong, talas, dan umbi-umbian lainnya. Menurut Sholehudin, salah satu tenaga pendidik di SD tersebut, bahan makanan itu mulai tergantikan dengan makanan modern. Apalagi Klakah menjadi wilayah yang kaya akan umbi-umbian. Pihaknya menginginkan bahan itu tidak sirna begitu saja.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/