alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Jadi Alternatif Huntap yang Simpel

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERMUJUR, Radar Semeru – Molornya pekerjaan hunian sementara (huntara) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. menjadi perhatian banyak orang. Sebab, hal itu berimbas pada ketidakpastian masyarakat terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru untuk relokasi. Padahal, desain huntara maupun hunian tetap (huntap) sudah ada. Sehingga sejumlah alternatif penyelesaian mulai bermunculan.

BACA JUGA : Dilarang Konvoi Kelulusan, Nekat akan Ditindak Tegas

Salah satunya melalui hunian yang terbuat dari glass fiber reinforced cement (GRC). Hunian ini dinamakan rumah instan GRC.  Sebab, bangunan ini lebih simpel dan praktis. Hunian ini bisa menjadi alternatif pemerintah dalam percepatan recovery pascabencana.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ke depannya ini bisa membantu program pemerintah dalam menyiapkan huntara dan huntap bagi korban bencana alam. Hunian ini menggunakan sistem modular dan prefabricated. Artinya, semua barangnya memiliki ukuran yang pasti. Selain itu, semua kebutuhan bahan baku juga sudah dipersiapkan dari pabrik. Jadi, tidak perlu lagi dipotong, dibor, atau lainnya. Tinggal pasang saja,” ungkap Direktur PT Bangunperkasa Adhitamasentra Richard Sugianto.

- Advertisement -

SUMBERMUJUR, Radar Semeru – Molornya pekerjaan hunian sementara (huntara) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. menjadi perhatian banyak orang. Sebab, hal itu berimbas pada ketidakpastian masyarakat terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru untuk relokasi. Padahal, desain huntara maupun hunian tetap (huntap) sudah ada. Sehingga sejumlah alternatif penyelesaian mulai bermunculan.

BACA JUGA : Dilarang Konvoi Kelulusan, Nekat akan Ditindak Tegas

Salah satunya melalui hunian yang terbuat dari glass fiber reinforced cement (GRC). Hunian ini dinamakan rumah instan GRC.  Sebab, bangunan ini lebih simpel dan praktis. Hunian ini bisa menjadi alternatif pemerintah dalam percepatan recovery pascabencana.

“Ke depannya ini bisa membantu program pemerintah dalam menyiapkan huntara dan huntap bagi korban bencana alam. Hunian ini menggunakan sistem modular dan prefabricated. Artinya, semua barangnya memiliki ukuran yang pasti. Selain itu, semua kebutuhan bahan baku juga sudah dipersiapkan dari pabrik. Jadi, tidak perlu lagi dipotong, dibor, atau lainnya. Tinggal pasang saja,” ungkap Direktur PT Bangunperkasa Adhitamasentra Richard Sugianto.

SUMBERMUJUR, Radar Semeru – Molornya pekerjaan hunian sementara (huntara) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. menjadi perhatian banyak orang. Sebab, hal itu berimbas pada ketidakpastian masyarakat terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru untuk relokasi. Padahal, desain huntara maupun hunian tetap (huntap) sudah ada. Sehingga sejumlah alternatif penyelesaian mulai bermunculan.

BACA JUGA : Dilarang Konvoi Kelulusan, Nekat akan Ditindak Tegas

Salah satunya melalui hunian yang terbuat dari glass fiber reinforced cement (GRC). Hunian ini dinamakan rumah instan GRC.  Sebab, bangunan ini lebih simpel dan praktis. Hunian ini bisa menjadi alternatif pemerintah dalam percepatan recovery pascabencana.

“Ke depannya ini bisa membantu program pemerintah dalam menyiapkan huntara dan huntap bagi korban bencana alam. Hunian ini menggunakan sistem modular dan prefabricated. Artinya, semua barangnya memiliki ukuran yang pasti. Selain itu, semua kebutuhan bahan baku juga sudah dipersiapkan dari pabrik. Jadi, tidak perlu lagi dipotong, dibor, atau lainnya. Tinggal pasang saja,” ungkap Direktur PT Bangunperkasa Adhitamasentra Richard Sugianto.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/