alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Berkarya melalui Buku Antologi Puisi

Berisi Puisi Kenangan Siswa dan Guru

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Salah satu peluang yang bisa diambil di tengah pandemi adalah inovasi. Sebab, tidak banyak orang bisa memunculkan sesuatu yang baru dan tampil beda dari yang lain. Seperti yang dilakukan SD Islam Tompokersan tahun ini. Momen perpisahan yang biasa identik dengan buku profil siswa diganti menjadi buku antologi puisi.

Buku tersebut merupakan karya pertama milik SD Islam Tompokersan. Secara resmi, buku diluncurkan dalam momen perpisahan, Sabtu (22/5). Sebanyak 115 buah karya puisi tertuang dalam buku. Ada 114 di antaranya dari siswa-siswi. Sedangkan empat karya dari wali kelas enam SDI.

Khamidatun Nissa, tim prestasi SD Islam Tompokersan, mengungkapkan, ide pembuatan buku muncul dari tim prestasi yang terdiri atas wali murid dan guru. “Kami ingin perpisahan tahun ini menjadi sesuatu yang baru. Oleh karena itu, kami mengusulkan buku tahunan yang biasanya berisi data diri siswa diganti dengan buku antologi puisi,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, hal itu lebih bermanfaat daripada buku profil siswa. “Selain bermanfaat, karya buku itu bisa mengembangkan budaya literasi anak-anak. Tentunya, orang lain juga bisa mengakses buku secara digital melalui Perpusnas. Karena buku sudah memiliki nomor buku yang berstandar internasional (ISBN, Red),” tambahnya.

Yuni Rohmulyati, Kepala SD Islam Tompokersan, mengatakan, pihaknya memfasilitasi ide dari tim prestasi. “Ide itu kami fasilitasi. Kami mendukung sepenuhnya penerbitan itu. Begitu juga siswa, wali murid, dan guru. Semua menyambut baik,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Salah satu peluang yang bisa diambil di tengah pandemi adalah inovasi. Sebab, tidak banyak orang bisa memunculkan sesuatu yang baru dan tampil beda dari yang lain. Seperti yang dilakukan SD Islam Tompokersan tahun ini. Momen perpisahan yang biasa identik dengan buku profil siswa diganti menjadi buku antologi puisi.

Buku tersebut merupakan karya pertama milik SD Islam Tompokersan. Secara resmi, buku diluncurkan dalam momen perpisahan, Sabtu (22/5). Sebanyak 115 buah karya puisi tertuang dalam buku. Ada 114 di antaranya dari siswa-siswi. Sedangkan empat karya dari wali kelas enam SDI.

Khamidatun Nissa, tim prestasi SD Islam Tompokersan, mengungkapkan, ide pembuatan buku muncul dari tim prestasi yang terdiri atas wali murid dan guru. “Kami ingin perpisahan tahun ini menjadi sesuatu yang baru. Oleh karena itu, kami mengusulkan buku tahunan yang biasanya berisi data diri siswa diganti dengan buku antologi puisi,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu lebih bermanfaat daripada buku profil siswa. “Selain bermanfaat, karya buku itu bisa mengembangkan budaya literasi anak-anak. Tentunya, orang lain juga bisa mengakses buku secara digital melalui Perpusnas. Karena buku sudah memiliki nomor buku yang berstandar internasional (ISBN, Red),” tambahnya.

Yuni Rohmulyati, Kepala SD Islam Tompokersan, mengatakan, pihaknya memfasilitasi ide dari tim prestasi. “Ide itu kami fasilitasi. Kami mendukung sepenuhnya penerbitan itu. Begitu juga siswa, wali murid, dan guru. Semua menyambut baik,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Salah satu peluang yang bisa diambil di tengah pandemi adalah inovasi. Sebab, tidak banyak orang bisa memunculkan sesuatu yang baru dan tampil beda dari yang lain. Seperti yang dilakukan SD Islam Tompokersan tahun ini. Momen perpisahan yang biasa identik dengan buku profil siswa diganti menjadi buku antologi puisi.

Buku tersebut merupakan karya pertama milik SD Islam Tompokersan. Secara resmi, buku diluncurkan dalam momen perpisahan, Sabtu (22/5). Sebanyak 115 buah karya puisi tertuang dalam buku. Ada 114 di antaranya dari siswa-siswi. Sedangkan empat karya dari wali kelas enam SDI.

Khamidatun Nissa, tim prestasi SD Islam Tompokersan, mengungkapkan, ide pembuatan buku muncul dari tim prestasi yang terdiri atas wali murid dan guru. “Kami ingin perpisahan tahun ini menjadi sesuatu yang baru. Oleh karena itu, kami mengusulkan buku tahunan yang biasanya berisi data diri siswa diganti dengan buku antologi puisi,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu lebih bermanfaat daripada buku profil siswa. “Selain bermanfaat, karya buku itu bisa mengembangkan budaya literasi anak-anak. Tentunya, orang lain juga bisa mengakses buku secara digital melalui Perpusnas. Karena buku sudah memiliki nomor buku yang berstandar internasional (ISBN, Red),” tambahnya.

Yuni Rohmulyati, Kepala SD Islam Tompokersan, mengatakan, pihaknya memfasilitasi ide dari tim prestasi. “Ide itu kami fasilitasi. Kami mendukung sepenuhnya penerbitan itu. Begitu juga siswa, wali murid, dan guru. Semua menyambut baik,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/