alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Status Tanggap Darurat Gempa Diperpanjang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masa tanggap darurat bencana gempa bumi berakhir pada tanggal 24 April 2021. Tetapi Pemkab Lumajang memastikan status darurat tersebut bakal diperpanjang. Sebab, sampai saat ini cukup banyak warga yang masih tinggal di lokasi pengungsian karena kehilangan rumah.

Rencananya masa tanggap darurat itu ditambah 14 hari kemudian. Kemungkinan bakal terus bertambah sambil menunggu kepastian pemberian bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi secara tertulis. Meskipun beberapa hari lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, dan Pemprov telah datang.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, seluruh petugas kebencanaan, baik dari unsur TNI maupun Polri, masih melakukan pembersihan beberapa puing-puing bangunan warga yang rusak akibat gempa. Terutama di beberapa desa yang ada di Kecamatan Tempursari dan Kecamatan Pronojiwo.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Selama masa tanggap darurat diperpanjang bantuan logistik korban bencana dalam kondisi aman. Kami masih menyediakan bahan-bahan makanan untuk warga yang mengungsi di sekitar rumah. Kami kirim langsung dalam bentuk mentah, karena kami telah mendirikan tenda untuk alat masak sendiri di lokasi yang jauh dari posko,” jelasnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bencana gempa bumi memang tidak bisa diprediksi kapan datang. Tetapi, setidaknya setelah gempa pertama telah terjadi 14 kali gempa susulan. Meskipun sebetulnya lambat laun semakin kecil, tetapi lapisan batuan di kawasan pegunungan bisa mengalami amplifikasi.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masa tanggap darurat bencana gempa bumi berakhir pada tanggal 24 April 2021. Tetapi Pemkab Lumajang memastikan status darurat tersebut bakal diperpanjang. Sebab, sampai saat ini cukup banyak warga yang masih tinggal di lokasi pengungsian karena kehilangan rumah.

Rencananya masa tanggap darurat itu ditambah 14 hari kemudian. Kemungkinan bakal terus bertambah sambil menunggu kepastian pemberian bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi secara tertulis. Meskipun beberapa hari lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, dan Pemprov telah datang.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, seluruh petugas kebencanaan, baik dari unsur TNI maupun Polri, masih melakukan pembersihan beberapa puing-puing bangunan warga yang rusak akibat gempa. Terutama di beberapa desa yang ada di Kecamatan Tempursari dan Kecamatan Pronojiwo.

“Selama masa tanggap darurat diperpanjang bantuan logistik korban bencana dalam kondisi aman. Kami masih menyediakan bahan-bahan makanan untuk warga yang mengungsi di sekitar rumah. Kami kirim langsung dalam bentuk mentah, karena kami telah mendirikan tenda untuk alat masak sendiri di lokasi yang jauh dari posko,” jelasnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bencana gempa bumi memang tidak bisa diprediksi kapan datang. Tetapi, setidaknya setelah gempa pertama telah terjadi 14 kali gempa susulan. Meskipun sebetulnya lambat laun semakin kecil, tetapi lapisan batuan di kawasan pegunungan bisa mengalami amplifikasi.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masa tanggap darurat bencana gempa bumi berakhir pada tanggal 24 April 2021. Tetapi Pemkab Lumajang memastikan status darurat tersebut bakal diperpanjang. Sebab, sampai saat ini cukup banyak warga yang masih tinggal di lokasi pengungsian karena kehilangan rumah.

Rencananya masa tanggap darurat itu ditambah 14 hari kemudian. Kemungkinan bakal terus bertambah sambil menunggu kepastian pemberian bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi secara tertulis. Meskipun beberapa hari lalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, dan Pemprov telah datang.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, seluruh petugas kebencanaan, baik dari unsur TNI maupun Polri, masih melakukan pembersihan beberapa puing-puing bangunan warga yang rusak akibat gempa. Terutama di beberapa desa yang ada di Kecamatan Tempursari dan Kecamatan Pronojiwo.

“Selama masa tanggap darurat diperpanjang bantuan logistik korban bencana dalam kondisi aman. Kami masih menyediakan bahan-bahan makanan untuk warga yang mengungsi di sekitar rumah. Kami kirim langsung dalam bentuk mentah, karena kami telah mendirikan tenda untuk alat masak sendiri di lokasi yang jauh dari posko,” jelasnya.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bencana gempa bumi memang tidak bisa diprediksi kapan datang. Tetapi, setidaknya setelah gempa pertama telah terjadi 14 kali gempa susulan. Meskipun sebetulnya lambat laun semakin kecil, tetapi lapisan batuan di kawasan pegunungan bisa mengalami amplifikasi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/