alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Perempuan Umpan Begal Tertangkap

Tinggal Satu DPO Belum Tertangkap

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus begal di kawasan wisata Ranu Klakah, Desa Ranupakis, Klakah, mulai menemui titik terang. Satu per satu anggota komplotan begal yang masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO) mulai tertangkap. Terbaru, salah satu pelaku ditangkap di rumahnya, kemarin dini hari.

Pelaku tersebut adalah N. Perempuan asal Dusun Kalipucang, Desa Sawaran Lor, Klakah. Dia berhasil diamankan tim Satreskrim Polres Lumajang di rumahnya. N merupakan satu-satunya perempuan yang tergabung dalam komplotan begal sadis tersebut. “Benar, pelaku berinisial N, kami tangkap di rumahnya, sekitar pukul satu dini hari,” ujar Ipda Andreas Shinta, Paur Subbag Humas Polres Lumajang.

Ipda Shinta mengatakan, pelaku dalam aksi begal tersebut berjumlah empat. Tertangkapnya N menjadikan jumlah DPO tersisa satu orang. “Sebelumnya, S sudah kami tangkap. Dia sedang menjalani hukuman di lapas kelas II. Lalu, M juga tertangkap dan proses sidang. Terbaru, kami berhasil menangkap N di rumahnya. Sedangkan A masih menjadi buron,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti yang telah diketahui, aksi begal tersebut menyebabkan D, korban, mengalami luka robek di bagian kiri akibat sabetan celurit. “Juli tahun lalu, korban D, yang berasal dari Desa Burno, mengalami pembegalan di sekitar kawasan Ranu Klakah. Kejadiannya malam hari dan komplotan membawa senjata tajam. Akibatnya, D mengalami luka robek di bagian kiri,” jelasnya.

Dalam aksinya, N memancing korban untuk bertemu di Ranu Klakah. Setelah korban datang, tiga teman N menghampiri korban dan merampas kendaraan miliknya. “N memancing korban untuk bertemu. Setelah itu, para pelaku lain yang berboncengan dengan motor Vario menghampirinya. Mereka merampas kendaraan korban dan melukainya dengan celurit,” terangnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus begal di kawasan wisata Ranu Klakah, Desa Ranupakis, Klakah, mulai menemui titik terang. Satu per satu anggota komplotan begal yang masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO) mulai tertangkap. Terbaru, salah satu pelaku ditangkap di rumahnya, kemarin dini hari.

Pelaku tersebut adalah N. Perempuan asal Dusun Kalipucang, Desa Sawaran Lor, Klakah. Dia berhasil diamankan tim Satreskrim Polres Lumajang di rumahnya. N merupakan satu-satunya perempuan yang tergabung dalam komplotan begal sadis tersebut. “Benar, pelaku berinisial N, kami tangkap di rumahnya, sekitar pukul satu dini hari,” ujar Ipda Andreas Shinta, Paur Subbag Humas Polres Lumajang.

Ipda Shinta mengatakan, pelaku dalam aksi begal tersebut berjumlah empat. Tertangkapnya N menjadikan jumlah DPO tersisa satu orang. “Sebelumnya, S sudah kami tangkap. Dia sedang menjalani hukuman di lapas kelas II. Lalu, M juga tertangkap dan proses sidang. Terbaru, kami berhasil menangkap N di rumahnya. Sedangkan A masih menjadi buron,” katanya.

Seperti yang telah diketahui, aksi begal tersebut menyebabkan D, korban, mengalami luka robek di bagian kiri akibat sabetan celurit. “Juli tahun lalu, korban D, yang berasal dari Desa Burno, mengalami pembegalan di sekitar kawasan Ranu Klakah. Kejadiannya malam hari dan komplotan membawa senjata tajam. Akibatnya, D mengalami luka robek di bagian kiri,” jelasnya.

Dalam aksinya, N memancing korban untuk bertemu di Ranu Klakah. Setelah korban datang, tiga teman N menghampiri korban dan merampas kendaraan miliknya. “N memancing korban untuk bertemu. Setelah itu, para pelaku lain yang berboncengan dengan motor Vario menghampirinya. Mereka merampas kendaraan korban dan melukainya dengan celurit,” terangnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus begal di kawasan wisata Ranu Klakah, Desa Ranupakis, Klakah, mulai menemui titik terang. Satu per satu anggota komplotan begal yang masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO) mulai tertangkap. Terbaru, salah satu pelaku ditangkap di rumahnya, kemarin dini hari.

Pelaku tersebut adalah N. Perempuan asal Dusun Kalipucang, Desa Sawaran Lor, Klakah. Dia berhasil diamankan tim Satreskrim Polres Lumajang di rumahnya. N merupakan satu-satunya perempuan yang tergabung dalam komplotan begal sadis tersebut. “Benar, pelaku berinisial N, kami tangkap di rumahnya, sekitar pukul satu dini hari,” ujar Ipda Andreas Shinta, Paur Subbag Humas Polres Lumajang.

Ipda Shinta mengatakan, pelaku dalam aksi begal tersebut berjumlah empat. Tertangkapnya N menjadikan jumlah DPO tersisa satu orang. “Sebelumnya, S sudah kami tangkap. Dia sedang menjalani hukuman di lapas kelas II. Lalu, M juga tertangkap dan proses sidang. Terbaru, kami berhasil menangkap N di rumahnya. Sedangkan A masih menjadi buron,” katanya.

Seperti yang telah diketahui, aksi begal tersebut menyebabkan D, korban, mengalami luka robek di bagian kiri akibat sabetan celurit. “Juli tahun lalu, korban D, yang berasal dari Desa Burno, mengalami pembegalan di sekitar kawasan Ranu Klakah. Kejadiannya malam hari dan komplotan membawa senjata tajam. Akibatnya, D mengalami luka robek di bagian kiri,” jelasnya.

Dalam aksinya, N memancing korban untuk bertemu di Ranu Klakah. Setelah korban datang, tiga teman N menghampiri korban dan merampas kendaraan miliknya. “N memancing korban untuk bertemu. Setelah itu, para pelaku lain yang berboncengan dengan motor Vario menghampirinya. Mereka merampas kendaraan korban dan melukainya dengan celurit,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/