31.1 C
Jember
Wednesday, 29 March 2023

Pemkab Lumajang Komitmen Tuntaskan Sanitasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen menuntaskan permasalahan sanitasi di Lumajang. Hal ini menyusul penerimaan empat penghargaan saat memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards, beberapa waktu lalu. Dengan begitu, komitmen tersebut langsung ditindaklanjuti.

Selanjutnya, pembahasan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) melalui video conference di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang dilakukan, kemarin. Pemkab menegaskan tidak akan main-main dalam hal itu. Sebab, hal tersebut merupakan program prioritas yang harus dituntaskan dengan baik.

Kepala Bappeda Lumajang Retno Wulan Andari menyatakan bahwa implementasi SSK di Lumajang dilakukan dengan beragam upaya. Misalnya, kebijakan Gerakan Sedot Lumpur Tinja Lumajang Menuju Sehat Bermartabat (Gedang Mesem), Jamban Sehat Murah Swadaya Tinggi (Jasmu Pasti), Ngopi Bayar Sampah (Ngopi Sam), Merak Berlipstik (Mengajak Masyarkat Bersihkan Limbah Plastik), dan Jelajah Informasi dan Berita (Jelita) sebagai saluran sosialisasi melalui talkshow rutin.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ini upaya untuk menata masa depan. Meski sering dianggap sebagai urusan belakang, pelayanan pengelolaan air limbah domestik atau tinja manusia merupakan hal penting. Karena ini juga menyangkut kualitas hidup manusia ke depannya,” katanya Retno.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan, komitmen program prioritas sanitasi dalam penanganan yang terukur, evaluatif, dan ada progres yang baik setiap tahun. Dengan demikian, Pemkab Lumajang terus mengoptimalkan program sanitasi dari beragam aspek. Mulai teknis, regulasi, kelembagaan, komunikasi, pemberdayaan, hingga pendanaan. Bahkan, partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian terpenting percepatan capaian SSK di Lumajang.

“Saya bersyukur keterlibatan masyarakat sangat baik di Lumajang. Ada koperasi yang memberikan pembiayaan untuk pembangunan jamban. Memberikan kredit untuk fasilitas jamban. Itu semua bentuk inovasi ke depan yang akan kita lakukan bersama-sama,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen menuntaskan permasalahan sanitasi di Lumajang. Hal ini menyusul penerimaan empat penghargaan saat memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards, beberapa waktu lalu. Dengan begitu, komitmen tersebut langsung ditindaklanjuti.

Selanjutnya, pembahasan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) melalui video conference di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang dilakukan, kemarin. Pemkab menegaskan tidak akan main-main dalam hal itu. Sebab, hal tersebut merupakan program prioritas yang harus dituntaskan dengan baik.

Kepala Bappeda Lumajang Retno Wulan Andari menyatakan bahwa implementasi SSK di Lumajang dilakukan dengan beragam upaya. Misalnya, kebijakan Gerakan Sedot Lumpur Tinja Lumajang Menuju Sehat Bermartabat (Gedang Mesem), Jamban Sehat Murah Swadaya Tinggi (Jasmu Pasti), Ngopi Bayar Sampah (Ngopi Sam), Merak Berlipstik (Mengajak Masyarkat Bersihkan Limbah Plastik), dan Jelajah Informasi dan Berita (Jelita) sebagai saluran sosialisasi melalui talkshow rutin.

“Ini upaya untuk menata masa depan. Meski sering dianggap sebagai urusan belakang, pelayanan pengelolaan air limbah domestik atau tinja manusia merupakan hal penting. Karena ini juga menyangkut kualitas hidup manusia ke depannya,” katanya Retno.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan, komitmen program prioritas sanitasi dalam penanganan yang terukur, evaluatif, dan ada progres yang baik setiap tahun. Dengan demikian, Pemkab Lumajang terus mengoptimalkan program sanitasi dari beragam aspek. Mulai teknis, regulasi, kelembagaan, komunikasi, pemberdayaan, hingga pendanaan. Bahkan, partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian terpenting percepatan capaian SSK di Lumajang.

“Saya bersyukur keterlibatan masyarakat sangat baik di Lumajang. Ada koperasi yang memberikan pembiayaan untuk pembangunan jamban. Memberikan kredit untuk fasilitas jamban. Itu semua bentuk inovasi ke depan yang akan kita lakukan bersama-sama,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen menuntaskan permasalahan sanitasi di Lumajang. Hal ini menyusul penerimaan empat penghargaan saat memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards, beberapa waktu lalu. Dengan begitu, komitmen tersebut langsung ditindaklanjuti.

Selanjutnya, pembahasan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) melalui video conference di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang dilakukan, kemarin. Pemkab menegaskan tidak akan main-main dalam hal itu. Sebab, hal tersebut merupakan program prioritas yang harus dituntaskan dengan baik.

Kepala Bappeda Lumajang Retno Wulan Andari menyatakan bahwa implementasi SSK di Lumajang dilakukan dengan beragam upaya. Misalnya, kebijakan Gerakan Sedot Lumpur Tinja Lumajang Menuju Sehat Bermartabat (Gedang Mesem), Jamban Sehat Murah Swadaya Tinggi (Jasmu Pasti), Ngopi Bayar Sampah (Ngopi Sam), Merak Berlipstik (Mengajak Masyarkat Bersihkan Limbah Plastik), dan Jelajah Informasi dan Berita (Jelita) sebagai saluran sosialisasi melalui talkshow rutin.

“Ini upaya untuk menata masa depan. Meski sering dianggap sebagai urusan belakang, pelayanan pengelolaan air limbah domestik atau tinja manusia merupakan hal penting. Karena ini juga menyangkut kualitas hidup manusia ke depannya,” katanya Retno.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan, komitmen program prioritas sanitasi dalam penanganan yang terukur, evaluatif, dan ada progres yang baik setiap tahun. Dengan demikian, Pemkab Lumajang terus mengoptimalkan program sanitasi dari beragam aspek. Mulai teknis, regulasi, kelembagaan, komunikasi, pemberdayaan, hingga pendanaan. Bahkan, partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian terpenting percepatan capaian SSK di Lumajang.

“Saya bersyukur keterlibatan masyarakat sangat baik di Lumajang. Ada koperasi yang memberikan pembiayaan untuk pembangunan jamban. Memberikan kredit untuk fasilitas jamban. Itu semua bentuk inovasi ke depan yang akan kita lakukan bersama-sama,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Wajib Bayar THR 100 Persen

Moeldoko Dipastikan Hadir

Belum Lakukan Pengetatan