alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Numpang Lewat, Kami Rindu Keluarga

Seluruh personel di Mapolres Lumajang serasa mendapat tamparan keras. Sebab, belum genap tujuh bulan kebobolan tahanan di Polsek Tempursari, akhir pekan kemarin terulang lagi. Empat tahanan sekaligus kabur. Sejumlah keanehan yang muncul mulai jadi spekulasi.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kebobolan maling sapi yang hampir rutin beraksi dua pekan sekali pada bulan lalu barangkali bebannya tidak seberat kebobolan tahanan. Apalagi kaburnya dari ruang tahanan markas polisi. Tentu kejadian itu menjadi cambuk keras bagi kinerja aparat.

Terlebih, semuanya adalah tahanan narkoba, sehingga memunculkan beragam spekulasi. Salah satunya spekulasi terkait kasus narkoba di Lumajang yang begitu ‘murah’. Sebut saja sabu-sabu 5 kg yang bisa lolos dari hukuman mati. Kali ini tahanan pun bisa mudah kabur berjamaah.

Kronologi peristiwa empat tahanan narkoba itu memang mulai terkuak. Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, peristiwa itu terjadi setelah semua tahanan melakukan salat subuh berjamaah. Seketika itu juga, empat orang ini langsung menuju tembok yang sudah dilubangi menggunakan kayu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan, seusai aksinya, mereka meninggalkan tulisan yang cukup puitis. Tulisan itu betul-betul bernada ngece aparat. “Maaf kami numpang lewat, kami rindu keluarga,” kurang lebih seperti itu sepenggal tulisan yang ditinggalkan para tahanan tersebut.

Jejak tulisan ini diletakkan persis di dalam tumpukan baju oranye yang digunakan ketika mendekam dalam rutan Mapolres Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kebobolan maling sapi yang hampir rutin beraksi dua pekan sekali pada bulan lalu barangkali bebannya tidak seberat kebobolan tahanan. Apalagi kaburnya dari ruang tahanan markas polisi. Tentu kejadian itu menjadi cambuk keras bagi kinerja aparat.

Terlebih, semuanya adalah tahanan narkoba, sehingga memunculkan beragam spekulasi. Salah satunya spekulasi terkait kasus narkoba di Lumajang yang begitu ‘murah’. Sebut saja sabu-sabu 5 kg yang bisa lolos dari hukuman mati. Kali ini tahanan pun bisa mudah kabur berjamaah.

Kronologi peristiwa empat tahanan narkoba itu memang mulai terkuak. Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, peristiwa itu terjadi setelah semua tahanan melakukan salat subuh berjamaah. Seketika itu juga, empat orang ini langsung menuju tembok yang sudah dilubangi menggunakan kayu.

Bahkan, seusai aksinya, mereka meninggalkan tulisan yang cukup puitis. Tulisan itu betul-betul bernada ngece aparat. “Maaf kami numpang lewat, kami rindu keluarga,” kurang lebih seperti itu sepenggal tulisan yang ditinggalkan para tahanan tersebut.

Jejak tulisan ini diletakkan persis di dalam tumpukan baju oranye yang digunakan ketika mendekam dalam rutan Mapolres Lumajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kebobolan maling sapi yang hampir rutin beraksi dua pekan sekali pada bulan lalu barangkali bebannya tidak seberat kebobolan tahanan. Apalagi kaburnya dari ruang tahanan markas polisi. Tentu kejadian itu menjadi cambuk keras bagi kinerja aparat.

Terlebih, semuanya adalah tahanan narkoba, sehingga memunculkan beragam spekulasi. Salah satunya spekulasi terkait kasus narkoba di Lumajang yang begitu ‘murah’. Sebut saja sabu-sabu 5 kg yang bisa lolos dari hukuman mati. Kali ini tahanan pun bisa mudah kabur berjamaah.

Kronologi peristiwa empat tahanan narkoba itu memang mulai terkuak. Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, peristiwa itu terjadi setelah semua tahanan melakukan salat subuh berjamaah. Seketika itu juga, empat orang ini langsung menuju tembok yang sudah dilubangi menggunakan kayu.

Bahkan, seusai aksinya, mereka meninggalkan tulisan yang cukup puitis. Tulisan itu betul-betul bernada ngece aparat. “Maaf kami numpang lewat, kami rindu keluarga,” kurang lebih seperti itu sepenggal tulisan yang ditinggalkan para tahanan tersebut.

Jejak tulisan ini diletakkan persis di dalam tumpukan baju oranye yang digunakan ketika mendekam dalam rutan Mapolres Lumajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/