alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Main Layangan Abaikan Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejatinya banyak aktivitas ringan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh. Salah satunya adalah bermain permainan tradisional. Seperti yang dilakukan sejumlah anak dan pemuda di Jogotrunan. Mereka bermain layangan di sebuah lahan luas. Layangan yang diterbangkan diadu dengan cara menyabet senar satu layangan ke lainnya. Mereka menyebutnya sambitan.

Tentu, kegiatan tersebut bisa menjadi alternatif mengisi waktu luang di tengah pandemi. Biasanya, layangan mulai diterbangkan saat sore hari. Sebab, waktu tersebut dianggap sesuai dengan kecepatan angin dan sinar matahari yang tidak terlalu terik. Seperti unggahan Sadam Husen di salah satu grup Facebook Lumajang. “PPKM ra usah dipikiri. Mending layangan nambah imun ra gampang kenek ‘ayan’ Covid dijamin minggat,” tulisnya.

Memang, pertengahan tahun menjadi ajang sejumlah masyarakat untuk bermain layangan. Namun, di tengah pandemi seperti ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Bermain layangan bisa menjadi pemicu kerumunan orang. Bahkan, bisa jadi mereka tidak memakai masker sesuai imbauan dan aturan di tengah pandemi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terlihat dalam foto unggahan akun Sadam Husen, sejumlah orang yang bermain tidak memakai masker. Meski di tempat terbuka, risiko penyebaran dan tertular virus juga tetap ada. Namun, komentar akun lain terhadap unggahannya justru ditanggapi dengan ketertarikan. Mereka banyak menanyakan lokasi bermain layangan tersebut.

“Lokasi?” tanya Erwin Raharjo. Senada dengan Erwin, Arif Arif juga ikut bertanya. “Lokasi mana bos? Boleh gabung gak? Nyambi nambah dulur,” tulisnya. Lokasi tersebut berada di kawasan Perumahan Hassanah, jalan Pasar Hewan Lumajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejatinya banyak aktivitas ringan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh. Salah satunya adalah bermain permainan tradisional. Seperti yang dilakukan sejumlah anak dan pemuda di Jogotrunan. Mereka bermain layangan di sebuah lahan luas. Layangan yang diterbangkan diadu dengan cara menyabet senar satu layangan ke lainnya. Mereka menyebutnya sambitan.

Tentu, kegiatan tersebut bisa menjadi alternatif mengisi waktu luang di tengah pandemi. Biasanya, layangan mulai diterbangkan saat sore hari. Sebab, waktu tersebut dianggap sesuai dengan kecepatan angin dan sinar matahari yang tidak terlalu terik. Seperti unggahan Sadam Husen di salah satu grup Facebook Lumajang. “PPKM ra usah dipikiri. Mending layangan nambah imun ra gampang kenek ‘ayan’ Covid dijamin minggat,” tulisnya.

Memang, pertengahan tahun menjadi ajang sejumlah masyarakat untuk bermain layangan. Namun, di tengah pandemi seperti ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Bermain layangan bisa menjadi pemicu kerumunan orang. Bahkan, bisa jadi mereka tidak memakai masker sesuai imbauan dan aturan di tengah pandemi.

Terlihat dalam foto unggahan akun Sadam Husen, sejumlah orang yang bermain tidak memakai masker. Meski di tempat terbuka, risiko penyebaran dan tertular virus juga tetap ada. Namun, komentar akun lain terhadap unggahannya justru ditanggapi dengan ketertarikan. Mereka banyak menanyakan lokasi bermain layangan tersebut.

“Lokasi?” tanya Erwin Raharjo. Senada dengan Erwin, Arif Arif juga ikut bertanya. “Lokasi mana bos? Boleh gabung gak? Nyambi nambah dulur,” tulisnya. Lokasi tersebut berada di kawasan Perumahan Hassanah, jalan Pasar Hewan Lumajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejatinya banyak aktivitas ringan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh. Salah satunya adalah bermain permainan tradisional. Seperti yang dilakukan sejumlah anak dan pemuda di Jogotrunan. Mereka bermain layangan di sebuah lahan luas. Layangan yang diterbangkan diadu dengan cara menyabet senar satu layangan ke lainnya. Mereka menyebutnya sambitan.

Tentu, kegiatan tersebut bisa menjadi alternatif mengisi waktu luang di tengah pandemi. Biasanya, layangan mulai diterbangkan saat sore hari. Sebab, waktu tersebut dianggap sesuai dengan kecepatan angin dan sinar matahari yang tidak terlalu terik. Seperti unggahan Sadam Husen di salah satu grup Facebook Lumajang. “PPKM ra usah dipikiri. Mending layangan nambah imun ra gampang kenek ‘ayan’ Covid dijamin minggat,” tulisnya.

Memang, pertengahan tahun menjadi ajang sejumlah masyarakat untuk bermain layangan. Namun, di tengah pandemi seperti ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Bermain layangan bisa menjadi pemicu kerumunan orang. Bahkan, bisa jadi mereka tidak memakai masker sesuai imbauan dan aturan di tengah pandemi.

Terlihat dalam foto unggahan akun Sadam Husen, sejumlah orang yang bermain tidak memakai masker. Meski di tempat terbuka, risiko penyebaran dan tertular virus juga tetap ada. Namun, komentar akun lain terhadap unggahannya justru ditanggapi dengan ketertarikan. Mereka banyak menanyakan lokasi bermain layangan tersebut.

“Lokasi?” tanya Erwin Raharjo. Senada dengan Erwin, Arif Arif juga ikut bertanya. “Lokasi mana bos? Boleh gabung gak? Nyambi nambah dulur,” tulisnya. Lokasi tersebut berada di kawasan Perumahan Hassanah, jalan Pasar Hewan Lumajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/