alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Akta Anak Sudah 76 Persen, Giliran Persiapkan KIA

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Bertepatan dengan hari anak nasional, layanan administrasi kependudukan juga membeberkan sejumlah data. Hingga kemarin, tercatat sudah 76 persen pengurusan akta kelahiran anak. Angka tersebut tergolong tinggi, yang kemudian ditindaklanjuti dengan program Kartu Identitas Anak (KIA.

Dari catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang, diketahui jika akta anak dengan batasan usia 0 sampai 18 tahun sudah tembus 76 persen. Dengan jumlah mencapai 217.460 anak.

Agus Warsito Utomo, Kabid Informasi Dispenduk menegaskan jika saat ini sasaran akta untuk anak tersisa 26 persen. “Hanya kurang 74.642 anak yang belum mengurus akta. Selebihnya sudah mengurus sesuai sasaran program,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Data tersebut menurut dia bukan pada Juli ini. Melainkan bulan Juni. Praktis ada penambahan dari hasil tersebut. Hanya saja masih belum dilakukan rekapitulasi.
Selain akta ana, pihaknya juga mulai mempersiapkan KIA. Dia menyebutkan, setelah 3 tahun berlaku Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Kartu Identitas Anak, ternyata dia mengakui masih belum maksimal.
Rencananya akan dimaksimalkan tahun ini. “Kita sudah merencanakan pada sebanyak 40 ribu anak Lumajang untuk mendapatkan KIA,” jelasnya. Dengan menggunakan dana dari APBD Lumajang. Nantinya untuk anak dibawah lima tahun, tidak mengharuskan foto. Tetapi untuk 5 tahun sampai 17 tahun diwajibkan menyertakan foto.

- Advertisement -

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Bertepatan dengan hari anak nasional, layanan administrasi kependudukan juga membeberkan sejumlah data. Hingga kemarin, tercatat sudah 76 persen pengurusan akta kelahiran anak. Angka tersebut tergolong tinggi, yang kemudian ditindaklanjuti dengan program Kartu Identitas Anak (KIA.

Dari catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang, diketahui jika akta anak dengan batasan usia 0 sampai 18 tahun sudah tembus 76 persen. Dengan jumlah mencapai 217.460 anak.

Agus Warsito Utomo, Kabid Informasi Dispenduk menegaskan jika saat ini sasaran akta untuk anak tersisa 26 persen. “Hanya kurang 74.642 anak yang belum mengurus akta. Selebihnya sudah mengurus sesuai sasaran program,” ungkapnya.

Data tersebut menurut dia bukan pada Juli ini. Melainkan bulan Juni. Praktis ada penambahan dari hasil tersebut. Hanya saja masih belum dilakukan rekapitulasi.
Selain akta ana, pihaknya juga mulai mempersiapkan KIA. Dia menyebutkan, setelah 3 tahun berlaku Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Kartu Identitas Anak, ternyata dia mengakui masih belum maksimal.
Rencananya akan dimaksimalkan tahun ini. “Kita sudah merencanakan pada sebanyak 40 ribu anak Lumajang untuk mendapatkan KIA,” jelasnya. Dengan menggunakan dana dari APBD Lumajang. Nantinya untuk anak dibawah lima tahun, tidak mengharuskan foto. Tetapi untuk 5 tahun sampai 17 tahun diwajibkan menyertakan foto.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Bertepatan dengan hari anak nasional, layanan administrasi kependudukan juga membeberkan sejumlah data. Hingga kemarin, tercatat sudah 76 persen pengurusan akta kelahiran anak. Angka tersebut tergolong tinggi, yang kemudian ditindaklanjuti dengan program Kartu Identitas Anak (KIA.

Dari catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang, diketahui jika akta anak dengan batasan usia 0 sampai 18 tahun sudah tembus 76 persen. Dengan jumlah mencapai 217.460 anak.

Agus Warsito Utomo, Kabid Informasi Dispenduk menegaskan jika saat ini sasaran akta untuk anak tersisa 26 persen. “Hanya kurang 74.642 anak yang belum mengurus akta. Selebihnya sudah mengurus sesuai sasaran program,” ungkapnya.

Data tersebut menurut dia bukan pada Juli ini. Melainkan bulan Juni. Praktis ada penambahan dari hasil tersebut. Hanya saja masih belum dilakukan rekapitulasi.
Selain akta ana, pihaknya juga mulai mempersiapkan KIA. Dia menyebutkan, setelah 3 tahun berlaku Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Kartu Identitas Anak, ternyata dia mengakui masih belum maksimal.
Rencananya akan dimaksimalkan tahun ini. “Kita sudah merencanakan pada sebanyak 40 ribu anak Lumajang untuk mendapatkan KIA,” jelasnya. Dengan menggunakan dana dari APBD Lumajang. Nantinya untuk anak dibawah lima tahun, tidak mengharuskan foto. Tetapi untuk 5 tahun sampai 17 tahun diwajibkan menyertakan foto.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/