alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Ratusan Bacaleg Lumajang Terancam Dicoret

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Syarat bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) sudah diverifikasi awal. Hasilnya, hanya 30 persen dari 593 yang memenuhi syarat. Sisanya belum beres. Sisa waktu sepekan ini bakal jadi pertaruhan bacaleg. Jika tidak lengkap, KPU menegaskan bakal mencoret.

KPU Lumajang menyerahkan berkas bacaleg pada 16 parpol di tanggal 20 Juli kemarin. Semua hasil verifikasi awal telah dilist dan kekurangannya telah disampaikan ke bacaleg lewat parpolnya masing-masing. Ada lebih dari 70 persen yang belum memenuhi syarat. Kini sudah masuk masa perbaikan sampai 31 Juli.

Sejak diserahkan ke parpol untuk dibenahi, KPU mulai menganalisa kondisi yang terjadi saat ini. Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyab SE menegaskan KPU Lumajang tidak akan main-main. Sebab, ancamannya adalah pencoretan pendaftaran bacaleg.

Mobile_AP_Rectangle 2

KPU kata dia enggan memberikan toleransi lagi. “Tidak ada toleransi. Sebab, sudah ada tahapan yang diatur dalam PKPU 20 tahun 2018 tentang pencalonan. Dan masa perbaikan ini merupakan toleransi yang sudah menjadi ketentuan di tahapan pemilu,” katanya.

Sehingga, berpijak pada aturan tersebut, lima komisioner KPU Lumajang bertekad untuk mentaati semua aturan yang ditetapkan. “Jangan main-main dengan aturan. KPU tidak akan membuka kran untuk bermain mentolekir tahapan,” tambahnya.

Maka, jika ada satu saja syarat administratif calon yang tidak terpenuhi, maka tidak bisa dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Konsekwensinya, KPU akan menegaskan dan mengelompokkan pada kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Konsekwensinya bakal menerima risiko berat.

- Advertisement -

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Syarat bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) sudah diverifikasi awal. Hasilnya, hanya 30 persen dari 593 yang memenuhi syarat. Sisanya belum beres. Sisa waktu sepekan ini bakal jadi pertaruhan bacaleg. Jika tidak lengkap, KPU menegaskan bakal mencoret.

KPU Lumajang menyerahkan berkas bacaleg pada 16 parpol di tanggal 20 Juli kemarin. Semua hasil verifikasi awal telah dilist dan kekurangannya telah disampaikan ke bacaleg lewat parpolnya masing-masing. Ada lebih dari 70 persen yang belum memenuhi syarat. Kini sudah masuk masa perbaikan sampai 31 Juli.

Sejak diserahkan ke parpol untuk dibenahi, KPU mulai menganalisa kondisi yang terjadi saat ini. Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyab SE menegaskan KPU Lumajang tidak akan main-main. Sebab, ancamannya adalah pencoretan pendaftaran bacaleg.

KPU kata dia enggan memberikan toleransi lagi. “Tidak ada toleransi. Sebab, sudah ada tahapan yang diatur dalam PKPU 20 tahun 2018 tentang pencalonan. Dan masa perbaikan ini merupakan toleransi yang sudah menjadi ketentuan di tahapan pemilu,” katanya.

Sehingga, berpijak pada aturan tersebut, lima komisioner KPU Lumajang bertekad untuk mentaati semua aturan yang ditetapkan. “Jangan main-main dengan aturan. KPU tidak akan membuka kran untuk bermain mentolekir tahapan,” tambahnya.

Maka, jika ada satu saja syarat administratif calon yang tidak terpenuhi, maka tidak bisa dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Konsekwensinya, KPU akan menegaskan dan mengelompokkan pada kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Konsekwensinya bakal menerima risiko berat.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Syarat bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) sudah diverifikasi awal. Hasilnya, hanya 30 persen dari 593 yang memenuhi syarat. Sisanya belum beres. Sisa waktu sepekan ini bakal jadi pertaruhan bacaleg. Jika tidak lengkap, KPU menegaskan bakal mencoret.

KPU Lumajang menyerahkan berkas bacaleg pada 16 parpol di tanggal 20 Juli kemarin. Semua hasil verifikasi awal telah dilist dan kekurangannya telah disampaikan ke bacaleg lewat parpolnya masing-masing. Ada lebih dari 70 persen yang belum memenuhi syarat. Kini sudah masuk masa perbaikan sampai 31 Juli.

Sejak diserahkan ke parpol untuk dibenahi, KPU mulai menganalisa kondisi yang terjadi saat ini. Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyab SE menegaskan KPU Lumajang tidak akan main-main. Sebab, ancamannya adalah pencoretan pendaftaran bacaleg.

KPU kata dia enggan memberikan toleransi lagi. “Tidak ada toleransi. Sebab, sudah ada tahapan yang diatur dalam PKPU 20 tahun 2018 tentang pencalonan. Dan masa perbaikan ini merupakan toleransi yang sudah menjadi ketentuan di tahapan pemilu,” katanya.

Sehingga, berpijak pada aturan tersebut, lima komisioner KPU Lumajang bertekad untuk mentaati semua aturan yang ditetapkan. “Jangan main-main dengan aturan. KPU tidak akan membuka kran untuk bermain mentolekir tahapan,” tambahnya.

Maka, jika ada satu saja syarat administratif calon yang tidak terpenuhi, maka tidak bisa dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Konsekwensinya, KPU akan menegaskan dan mengelompokkan pada kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Konsekwensinya bakal menerima risiko berat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/