alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Tanaman Obat Keluarga Diverlap

Dinilai Bersama Kabupaten Jombang dan Lamongan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tanaman obat keluarga (toga) merupakan alternatif tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah. Tanaman tersebut digunakan sebagai pilihan obat alami sebelum menggunakan obat kimia. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  (Kemenkes RI) tidak henti-hentinya memberikan edukasi pentingnya tanaman tersebut.

Di Jawa Timur, Dinkes Provinsi menindaklanjuti hingga ke kabupaten/kota. Lumajang menjadi salah satu kabupaten yang dipilih. Bersama Kabupaten Jombang dan Lamongan, tim verifikasi lapangan Asuh Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) juga menilai di Lumajang.

Penilaian dilakukan di sejumlah titik toga di Lumajang, kemarin. Setelah ditemui Wakil Bupati Indah Amperawati di Ruang Mahameru, tim verlap langsung ke lokasi penilaian. Di antaranya Panti PKK Kabupaten Lumajang, Kantor Kecamatan Randuagung, Puskesmas Tunjung, dan Asman Toga Gemas Mawar, Desa Ranulogong.

Mobile_AP_Rectangle 2

Elmi Mufidah, salah satu tim verlap, mengungkapkan Asman Toga merupakan bagian program dari Kemenkes yang mulai dilakukan di Jawa Timur sejak 2017. Menurutnya, pemanfaatan toga saat pandemi korona sangat berguna bagi masyarakat. “Di masa pandemi ini, masyarakat sangat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tanaman obat keluarga (toga) merupakan alternatif tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah. Tanaman tersebut digunakan sebagai pilihan obat alami sebelum menggunakan obat kimia. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  (Kemenkes RI) tidak henti-hentinya memberikan edukasi pentingnya tanaman tersebut.

Di Jawa Timur, Dinkes Provinsi menindaklanjuti hingga ke kabupaten/kota. Lumajang menjadi salah satu kabupaten yang dipilih. Bersama Kabupaten Jombang dan Lamongan, tim verifikasi lapangan Asuh Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) juga menilai di Lumajang.

Penilaian dilakukan di sejumlah titik toga di Lumajang, kemarin. Setelah ditemui Wakil Bupati Indah Amperawati di Ruang Mahameru, tim verlap langsung ke lokasi penilaian. Di antaranya Panti PKK Kabupaten Lumajang, Kantor Kecamatan Randuagung, Puskesmas Tunjung, dan Asman Toga Gemas Mawar, Desa Ranulogong.

Elmi Mufidah, salah satu tim verlap, mengungkapkan Asman Toga merupakan bagian program dari Kemenkes yang mulai dilakukan di Jawa Timur sejak 2017. Menurutnya, pemanfaatan toga saat pandemi korona sangat berguna bagi masyarakat. “Di masa pandemi ini, masyarakat sangat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Tanaman obat keluarga (toga) merupakan alternatif tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah. Tanaman tersebut digunakan sebagai pilihan obat alami sebelum menggunakan obat kimia. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  (Kemenkes RI) tidak henti-hentinya memberikan edukasi pentingnya tanaman tersebut.

Di Jawa Timur, Dinkes Provinsi menindaklanjuti hingga ke kabupaten/kota. Lumajang menjadi salah satu kabupaten yang dipilih. Bersama Kabupaten Jombang dan Lamongan, tim verifikasi lapangan Asuh Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) juga menilai di Lumajang.

Penilaian dilakukan di sejumlah titik toga di Lumajang, kemarin. Setelah ditemui Wakil Bupati Indah Amperawati di Ruang Mahameru, tim verlap langsung ke lokasi penilaian. Di antaranya Panti PKK Kabupaten Lumajang, Kantor Kecamatan Randuagung, Puskesmas Tunjung, dan Asman Toga Gemas Mawar, Desa Ranulogong.

Elmi Mufidah, salah satu tim verlap, mengungkapkan Asman Toga merupakan bagian program dari Kemenkes yang mulai dilakukan di Jawa Timur sejak 2017. Menurutnya, pemanfaatan toga saat pandemi korona sangat berguna bagi masyarakat. “Di masa pandemi ini, masyarakat sangat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/