alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Soroti Permasalahan Sektor Pertanian

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Potensi kekayaan alam dari sektor pertanian rupanya dinilai sering luput dari perhatian pemerintah. Baik permasalahan dari hulu hingga hilir terkesan dilupakan. Hal itu disampaikan langsung melalui pandangan akhir (PA) fraksi saat rapat paripurna, kemarin.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua III DPRD Lumajang H. Akmat itu dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan disiarkan secara langsung. Kali ini giliran Fraksi Golkar-Hanura yang menyampaikan PA-nya. Isinya memberikan apresiasi serta memberikan masukan soal pelayanan. Terutama pelayanan pada sektor pertanian.

Ketua Fraksi Golkar-Hanura H. Suigsan mengatakan, mayoritas warga Lumajang berprofesi sebagai petani. Karena itu, program pendampingan kepada seluruh petani harapannya semakin ditingkatkan. Minimal, berkat pendampingan yang maksimal tersebut, daerah ini terkenal menjadi swasembada beras hingga sayur-sayuran.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diakui, keberadaan gabungan kelompok tani (gapoktan) ini memang menjadi jembatan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan petani. Namun, sering kali fakta di lapangan ada beberapa gapoktan yang nekat menjual bantuan bibit dan peralatan pertanian dari pemerintah kepada para petani.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Potensi kekayaan alam dari sektor pertanian rupanya dinilai sering luput dari perhatian pemerintah. Baik permasalahan dari hulu hingga hilir terkesan dilupakan. Hal itu disampaikan langsung melalui pandangan akhir (PA) fraksi saat rapat paripurna, kemarin.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua III DPRD Lumajang H. Akmat itu dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan disiarkan secara langsung. Kali ini giliran Fraksi Golkar-Hanura yang menyampaikan PA-nya. Isinya memberikan apresiasi serta memberikan masukan soal pelayanan. Terutama pelayanan pada sektor pertanian.

Ketua Fraksi Golkar-Hanura H. Suigsan mengatakan, mayoritas warga Lumajang berprofesi sebagai petani. Karena itu, program pendampingan kepada seluruh petani harapannya semakin ditingkatkan. Minimal, berkat pendampingan yang maksimal tersebut, daerah ini terkenal menjadi swasembada beras hingga sayur-sayuran.

Diakui, keberadaan gabungan kelompok tani (gapoktan) ini memang menjadi jembatan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan petani. Namun, sering kali fakta di lapangan ada beberapa gapoktan yang nekat menjual bantuan bibit dan peralatan pertanian dari pemerintah kepada para petani.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Potensi kekayaan alam dari sektor pertanian rupanya dinilai sering luput dari perhatian pemerintah. Baik permasalahan dari hulu hingga hilir terkesan dilupakan. Hal itu disampaikan langsung melalui pandangan akhir (PA) fraksi saat rapat paripurna, kemarin.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua III DPRD Lumajang H. Akmat itu dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan disiarkan secara langsung. Kali ini giliran Fraksi Golkar-Hanura yang menyampaikan PA-nya. Isinya memberikan apresiasi serta memberikan masukan soal pelayanan. Terutama pelayanan pada sektor pertanian.

Ketua Fraksi Golkar-Hanura H. Suigsan mengatakan, mayoritas warga Lumajang berprofesi sebagai petani. Karena itu, program pendampingan kepada seluruh petani harapannya semakin ditingkatkan. Minimal, berkat pendampingan yang maksimal tersebut, daerah ini terkenal menjadi swasembada beras hingga sayur-sayuran.

Diakui, keberadaan gabungan kelompok tani (gapoktan) ini memang menjadi jembatan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan petani. Namun, sering kali fakta di lapangan ada beberapa gapoktan yang nekat menjual bantuan bibit dan peralatan pertanian dari pemerintah kepada para petani.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/