alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Negosiasi Deadlock, Ancam Tutup Tambang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aduan paguyuban sopir truk angkutan material Candipuro ke Bupati Lumajang Thoriqul bersama Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno berbuntut panjang. Semua pihak yang terkait dengan pertambangan kemarin dikumpulkan. Sayangnya, hasilnya tetap buntu. Bahkan, pertambangan saat ini bakal ditutup total.

Sekitar pukul 13.00, perwakilan paguyuban sopir, penambang manual, serta pemilik izin tambang berkumpul. Perkumpulan tersebut membahas pengelolaan tambang yang saling menguntungkan. Namun, hingga pukul 16.00, masing-masing pihak tetap bersikukuh. Hasilnya pun deadlock.

Salah satu pemilik tambang di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, mengatakan, seluruh paguyuban sopir meminta harga surat keterangan asal barang (SKAB) diturunkan. Dari harga Rp 120 ribu menjadi Rp 50 ribu. Namun, permintaan tersebut ditolak. Sebab, pemilik izin tambang merasa dirugikan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aduan paguyuban sopir truk angkutan material Candipuro ke Bupati Lumajang Thoriqul bersama Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno berbuntut panjang. Semua pihak yang terkait dengan pertambangan kemarin dikumpulkan. Sayangnya, hasilnya tetap buntu. Bahkan, pertambangan saat ini bakal ditutup total.

Sekitar pukul 13.00, perwakilan paguyuban sopir, penambang manual, serta pemilik izin tambang berkumpul. Perkumpulan tersebut membahas pengelolaan tambang yang saling menguntungkan. Namun, hingga pukul 16.00, masing-masing pihak tetap bersikukuh. Hasilnya pun deadlock.

Salah satu pemilik tambang di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, mengatakan, seluruh paguyuban sopir meminta harga surat keterangan asal barang (SKAB) diturunkan. Dari harga Rp 120 ribu menjadi Rp 50 ribu. Namun, permintaan tersebut ditolak. Sebab, pemilik izin tambang merasa dirugikan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aduan paguyuban sopir truk angkutan material Candipuro ke Bupati Lumajang Thoriqul bersama Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno berbuntut panjang. Semua pihak yang terkait dengan pertambangan kemarin dikumpulkan. Sayangnya, hasilnya tetap buntu. Bahkan, pertambangan saat ini bakal ditutup total.

Sekitar pukul 13.00, perwakilan paguyuban sopir, penambang manual, serta pemilik izin tambang berkumpul. Perkumpulan tersebut membahas pengelolaan tambang yang saling menguntungkan. Namun, hingga pukul 16.00, masing-masing pihak tetap bersikukuh. Hasilnya pun deadlock.

Salah satu pemilik tambang di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, mengatakan, seluruh paguyuban sopir meminta harga surat keterangan asal barang (SKAB) diturunkan. Dari harga Rp 120 ribu menjadi Rp 50 ribu. Namun, permintaan tersebut ditolak. Sebab, pemilik izin tambang merasa dirugikan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/