alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Kedungrejo Punya Wisata Edukasi Sawah

Gandeng Petani Berdayakan Lahan Persawahan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Geliat pemberdayaan masyarakat desa di Lumajang mulai terlihat. Masyarakat saling bersaing untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi di tengah pandemi. Destinasi wisata menjadi salah satu pilihan pemberdayaan. Di Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, sawah disulap jadi wisata edukasi.

Seperti yang dilakukan para pemuda dan petani Desa Kedungrejo, Rowokangkung. Mereka memanfaatkan lahan persawahan sebagai tempat pemberdayaan. Mereka menamakannya Gerakan Belanja Sayuran dari Lahan Tani (Gerbas Tani). Di tempat tersebut, para pengunjung bisa memetik dan membeli langsung produk pertanian. Pengunjung juga akan dimanjakan dengan pemandangan bunga yang indah di tengah lahan.

Nunik, salah satu pengunjung, mengungkapkan, pemandangan di Gerbas Tani sangat menarik. Oleh sebab itu, dia datang bersama keluarga dari Semboro, Jember. “Tidak sia-sia saya datang jauh-jauh dari Semboro. Pemandangannya bagus di sini. Melihatnya saja membuat tambah seger. Tanaman dan bunganya juga banyak. Besok-besok pasti akan datang lagi ke sini,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hariyanto, Kepala Desa Kedungrejo, mengungkapkan, ada tiga tujuan adanya Gerbas Tani. Yakni mengangkat perekonomian di sektor pertanian, wisata edukasi, dan meningkatnya UMKM di desa. “Pengunjung bisa memanfaatkan spot foto di tengah lahan. Tetapi, ini bukan hanya wisata edukasi. Melainkan juga wisata alam. Sehingga, pengunjung bisa langsung belajar tentang pertanian dan berinteraksi dengan para petani,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Geliat pemberdayaan masyarakat desa di Lumajang mulai terlihat. Masyarakat saling bersaing untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi di tengah pandemi. Destinasi wisata menjadi salah satu pilihan pemberdayaan. Di Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, sawah disulap jadi wisata edukasi.

Seperti yang dilakukan para pemuda dan petani Desa Kedungrejo, Rowokangkung. Mereka memanfaatkan lahan persawahan sebagai tempat pemberdayaan. Mereka menamakannya Gerakan Belanja Sayuran dari Lahan Tani (Gerbas Tani). Di tempat tersebut, para pengunjung bisa memetik dan membeli langsung produk pertanian. Pengunjung juga akan dimanjakan dengan pemandangan bunga yang indah di tengah lahan.

Nunik, salah satu pengunjung, mengungkapkan, pemandangan di Gerbas Tani sangat menarik. Oleh sebab itu, dia datang bersama keluarga dari Semboro, Jember. “Tidak sia-sia saya datang jauh-jauh dari Semboro. Pemandangannya bagus di sini. Melihatnya saja membuat tambah seger. Tanaman dan bunganya juga banyak. Besok-besok pasti akan datang lagi ke sini,” ungkapnya.

Hariyanto, Kepala Desa Kedungrejo, mengungkapkan, ada tiga tujuan adanya Gerbas Tani. Yakni mengangkat perekonomian di sektor pertanian, wisata edukasi, dan meningkatnya UMKM di desa. “Pengunjung bisa memanfaatkan spot foto di tengah lahan. Tetapi, ini bukan hanya wisata edukasi. Melainkan juga wisata alam. Sehingga, pengunjung bisa langsung belajar tentang pertanian dan berinteraksi dengan para petani,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Geliat pemberdayaan masyarakat desa di Lumajang mulai terlihat. Masyarakat saling bersaing untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi di tengah pandemi. Destinasi wisata menjadi salah satu pilihan pemberdayaan. Di Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, sawah disulap jadi wisata edukasi.

Seperti yang dilakukan para pemuda dan petani Desa Kedungrejo, Rowokangkung. Mereka memanfaatkan lahan persawahan sebagai tempat pemberdayaan. Mereka menamakannya Gerakan Belanja Sayuran dari Lahan Tani (Gerbas Tani). Di tempat tersebut, para pengunjung bisa memetik dan membeli langsung produk pertanian. Pengunjung juga akan dimanjakan dengan pemandangan bunga yang indah di tengah lahan.

Nunik, salah satu pengunjung, mengungkapkan, pemandangan di Gerbas Tani sangat menarik. Oleh sebab itu, dia datang bersama keluarga dari Semboro, Jember. “Tidak sia-sia saya datang jauh-jauh dari Semboro. Pemandangannya bagus di sini. Melihatnya saja membuat tambah seger. Tanaman dan bunganya juga banyak. Besok-besok pasti akan datang lagi ke sini,” ungkapnya.

Hariyanto, Kepala Desa Kedungrejo, mengungkapkan, ada tiga tujuan adanya Gerbas Tani. Yakni mengangkat perekonomian di sektor pertanian, wisata edukasi, dan meningkatnya UMKM di desa. “Pengunjung bisa memanfaatkan spot foto di tengah lahan. Tetapi, ini bukan hanya wisata edukasi. Melainkan juga wisata alam. Sehingga, pengunjung bisa langsung belajar tentang pertanian dan berinteraksi dengan para petani,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/