alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Tabrak Pembatas, lalu Masuk Jurang

Pengemudi Ditemukan Meninggal di Lokasi Kejadian

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Condro, Pasirian, Senin dini hari (22/03) kemarin. Tepatnya di barat Jembatan Kali Pancing. Sebuah mobil Chevrolet Spin warna putih dengan nopol B 1789 ZFL menabrak pembatas jalan dan masuk jurang. Akibatnya, pengemudi meninggal di tempat kejadian dan seorang penumpang mengalami luka ringan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pengemudi yang tewas bernama Muhammad Sholeh. Sementara, penumpang yang selamat dan mendapatkan penanganan medis bernama Nurvian Mas Ramadhany Vistanto. Keduanya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Mojosari, Sumbersuko.
Marsaid, salah satu warga setempat, mengatakan, dia mendengar suara lantang sekitar pukul 01.30. “Saya mendengar suara benda jatuh dengan sangat lantang. Saya pikir ada truk pasir yang jatuh. Karena dulu, suara yang saya dengar sama persis truk jatuh. Ternyata, setelah saya mendekat ke lokasi bersama beberapa warga, ada mobil putih jatuh ke jurang,” katanya.
Dia bersama warga segera turun ke jurang dan melihat kondisinya. Dia mengungkapkan, kondisi mobil terbalik dan rusak di bagian depan, atas, dan belakang. Salah satu orang keluar dari mobil dengan selamat. “Penumpangnya keluar sendiri. Sedangkan sopirnya masih di dalam tapi sudah meninggal dunia. Warga langsung menghubungi kepolisian dan rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara itu, Ipda Loni Roi, Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, mengatakan, mobil Chevrolet Spin yang dikendarai Muhammad Sholeh mulanya berjalan dari arah barat. Saat di lokasi kejadian, pengemudi kurang waspada dan terjadi kecelakaan. “Kendaraan mengalami selip oleng ke kiri atau utara. Sehingga masuk ke jurang dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.
Ipda Loni menuturkan, kecelakaan tersebut termasuk out of control. Pihaknya mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati, terutama saat malam hari dan hujan. “Kami mengimbau agar masyarakat Lumajang lebih berhati-hati dalam berkendara. Khususnya daerah Candipuro hingga Tempeh. Karena memang banyak jalan berlubang dan musim hujan, sehingga rawan terjadi kecelakaan,” pungkasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, warga yang penasaran berbondong-bondang untuk melihat tempat kejadian dari pagi hingga siang hari. Tak sedikit dari mereka yang melintas, berhenti sejenak dan memarkir kendaraan di bahu jalan. Keramaian tersebut membuat pengendara lain terjebak macet beberapa menit.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Condro, Pasirian, Senin dini hari (22/03) kemarin. Tepatnya di barat Jembatan Kali Pancing. Sebuah mobil Chevrolet Spin warna putih dengan nopol B 1789 ZFL menabrak pembatas jalan dan masuk jurang. Akibatnya, pengemudi meninggal di tempat kejadian dan seorang penumpang mengalami luka ringan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pengemudi yang tewas bernama Muhammad Sholeh. Sementara, penumpang yang selamat dan mendapatkan penanganan medis bernama Nurvian Mas Ramadhany Vistanto. Keduanya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Mojosari, Sumbersuko.
Marsaid, salah satu warga setempat, mengatakan, dia mendengar suara lantang sekitar pukul 01.30. “Saya mendengar suara benda jatuh dengan sangat lantang. Saya pikir ada truk pasir yang jatuh. Karena dulu, suara yang saya dengar sama persis truk jatuh. Ternyata, setelah saya mendekat ke lokasi bersama beberapa warga, ada mobil putih jatuh ke jurang,” katanya.
Dia bersama warga segera turun ke jurang dan melihat kondisinya. Dia mengungkapkan, kondisi mobil terbalik dan rusak di bagian depan, atas, dan belakang. Salah satu orang keluar dari mobil dengan selamat. “Penumpangnya keluar sendiri. Sedangkan sopirnya masih di dalam tapi sudah meninggal dunia. Warga langsung menghubungi kepolisian dan rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara itu, Ipda Loni Roi, Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, mengatakan, mobil Chevrolet Spin yang dikendarai Muhammad Sholeh mulanya berjalan dari arah barat. Saat di lokasi kejadian, pengemudi kurang waspada dan terjadi kecelakaan. “Kendaraan mengalami selip oleng ke kiri atau utara. Sehingga masuk ke jurang dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.
Ipda Loni menuturkan, kecelakaan tersebut termasuk out of control. Pihaknya mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati, terutama saat malam hari dan hujan. “Kami mengimbau agar masyarakat Lumajang lebih berhati-hati dalam berkendara. Khususnya daerah Candipuro hingga Tempeh. Karena memang banyak jalan berlubang dan musim hujan, sehingga rawan terjadi kecelakaan,” pungkasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, warga yang penasaran berbondong-bondang untuk melihat tempat kejadian dari pagi hingga siang hari. Tak sedikit dari mereka yang melintas, berhenti sejenak dan memarkir kendaraan di bahu jalan. Keramaian tersebut membuat pengendara lain terjebak macet beberapa menit.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Condro, Pasirian, Senin dini hari (22/03) kemarin. Tepatnya di barat Jembatan Kali Pancing. Sebuah mobil Chevrolet Spin warna putih dengan nopol B 1789 ZFL menabrak pembatas jalan dan masuk jurang. Akibatnya, pengemudi meninggal di tempat kejadian dan seorang penumpang mengalami luka ringan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, pengemudi yang tewas bernama Muhammad Sholeh. Sementara, penumpang yang selamat dan mendapatkan penanganan medis bernama Nurvian Mas Ramadhany Vistanto. Keduanya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Mojosari, Sumbersuko.
Marsaid, salah satu warga setempat, mengatakan, dia mendengar suara lantang sekitar pukul 01.30. “Saya mendengar suara benda jatuh dengan sangat lantang. Saya pikir ada truk pasir yang jatuh. Karena dulu, suara yang saya dengar sama persis truk jatuh. Ternyata, setelah saya mendekat ke lokasi bersama beberapa warga, ada mobil putih jatuh ke jurang,” katanya.
Dia bersama warga segera turun ke jurang dan melihat kondisinya. Dia mengungkapkan, kondisi mobil terbalik dan rusak di bagian depan, atas, dan belakang. Salah satu orang keluar dari mobil dengan selamat. “Penumpangnya keluar sendiri. Sedangkan sopirnya masih di dalam tapi sudah meninggal dunia. Warga langsung menghubungi kepolisian dan rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara itu, Ipda Loni Roi, Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, mengatakan, mobil Chevrolet Spin yang dikendarai Muhammad Sholeh mulanya berjalan dari arah barat. Saat di lokasi kejadian, pengemudi kurang waspada dan terjadi kecelakaan. “Kendaraan mengalami selip oleng ke kiri atau utara. Sehingga masuk ke jurang dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.
Ipda Loni menuturkan, kecelakaan tersebut termasuk out of control. Pihaknya mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati, terutama saat malam hari dan hujan. “Kami mengimbau agar masyarakat Lumajang lebih berhati-hati dalam berkendara. Khususnya daerah Candipuro hingga Tempeh. Karena memang banyak jalan berlubang dan musim hujan, sehingga rawan terjadi kecelakaan,” pungkasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, warga yang penasaran berbondong-bondang untuk melihat tempat kejadian dari pagi hingga siang hari. Tak sedikit dari mereka yang melintas, berhenti sejenak dan memarkir kendaraan di bahu jalan. Keramaian tersebut membuat pengendara lain terjebak macet beberapa menit.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/