alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Keramik Rumah Memanas

Jika Dibongkar Khawatir Mengeluarkan Semburan Panas        

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Ledok, Desa/Kecamatan Pasirian, kemarin dikejutkan dengan fenomena langka pada salah satu rumah warga. Tiga keramik lantai teras rumah mengeluarkan panas yang tidak biasa. Bahkan, luasannya semakin menjalar ke beberapa petak keramik lainnya.

Kejadian itu diketahui sejak dua minggu lalu. Nenek-nenek yang tinggal dalam rumah tersebut merasakan panas ketika sedang duduk bersantai di teras depan. Namun, baru Sabtu (20/02), mengabarkan kejadian aneh tersebut ke pihak desa. Sampai sekarang belum ada respons lanjut.

Slamet Abidin, pemilik rumah, mengaku sangat khawatir dengan fenomena tersebut. Ketika baru diketahui, dia beranggapan beberapa keramik rumahnya yang mengeluarkan panas tersebut akibat terkena sinar matahari siang hari. Tetapi setelah depan rumahnya ditutupi atap, panasnya tidak hilang.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya tahunya kira-kira tanggal 7-an lah mungkin. Seminggu berikutnya, depan rumah saya kasih atap. Ternyata panasnya masih tetap, malah merembet ke sebelah-sebelahnya,” ucapnya.

Bahkan, dia juga pernah meminta tukang untuk membongkar keramik itu. Tetapi, tidak ada satu pun orang yang berani melakukan. Banyak yang khawatir jika dibongkar titik itu mengeluarkan semburan air panas atau sebagainya yang cukup menakutkan. “Awalnya satu, sekarang jadi tiga keramik,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Ledok, Desa/Kecamatan Pasirian, kemarin dikejutkan dengan fenomena langka pada salah satu rumah warga. Tiga keramik lantai teras rumah mengeluarkan panas yang tidak biasa. Bahkan, luasannya semakin menjalar ke beberapa petak keramik lainnya.

Kejadian itu diketahui sejak dua minggu lalu. Nenek-nenek yang tinggal dalam rumah tersebut merasakan panas ketika sedang duduk bersantai di teras depan. Namun, baru Sabtu (20/02), mengabarkan kejadian aneh tersebut ke pihak desa. Sampai sekarang belum ada respons lanjut.

Slamet Abidin, pemilik rumah, mengaku sangat khawatir dengan fenomena tersebut. Ketika baru diketahui, dia beranggapan beberapa keramik rumahnya yang mengeluarkan panas tersebut akibat terkena sinar matahari siang hari. Tetapi setelah depan rumahnya ditutupi atap, panasnya tidak hilang.

“Saya tahunya kira-kira tanggal 7-an lah mungkin. Seminggu berikutnya, depan rumah saya kasih atap. Ternyata panasnya masih tetap, malah merembet ke sebelah-sebelahnya,” ucapnya.

Bahkan, dia juga pernah meminta tukang untuk membongkar keramik itu. Tetapi, tidak ada satu pun orang yang berani melakukan. Banyak yang khawatir jika dibongkar titik itu mengeluarkan semburan air panas atau sebagainya yang cukup menakutkan. “Awalnya satu, sekarang jadi tiga keramik,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Warga Dusun Ledok, Desa/Kecamatan Pasirian, kemarin dikejutkan dengan fenomena langka pada salah satu rumah warga. Tiga keramik lantai teras rumah mengeluarkan panas yang tidak biasa. Bahkan, luasannya semakin menjalar ke beberapa petak keramik lainnya.

Kejadian itu diketahui sejak dua minggu lalu. Nenek-nenek yang tinggal dalam rumah tersebut merasakan panas ketika sedang duduk bersantai di teras depan. Namun, baru Sabtu (20/02), mengabarkan kejadian aneh tersebut ke pihak desa. Sampai sekarang belum ada respons lanjut.

Slamet Abidin, pemilik rumah, mengaku sangat khawatir dengan fenomena tersebut. Ketika baru diketahui, dia beranggapan beberapa keramik rumahnya yang mengeluarkan panas tersebut akibat terkena sinar matahari siang hari. Tetapi setelah depan rumahnya ditutupi atap, panasnya tidak hilang.

“Saya tahunya kira-kira tanggal 7-an lah mungkin. Seminggu berikutnya, depan rumah saya kasih atap. Ternyata panasnya masih tetap, malah merembet ke sebelah-sebelahnya,” ucapnya.

Bahkan, dia juga pernah meminta tukang untuk membongkar keramik itu. Tetapi, tidak ada satu pun orang yang berani melakukan. Banyak yang khawatir jika dibongkar titik itu mengeluarkan semburan air panas atau sebagainya yang cukup menakutkan. “Awalnya satu, sekarang jadi tiga keramik,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/