alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Double Track SMA Belum Efektif

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggulirkan program double track untuk mencetak lulusan SMA yang siap berwirausaha. Namun, program tersebut sampai sekarang belum berjalan maksimal di semua sekolah. Sehingga, sekolah cukup kesulitan menerapkan program tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Lumajang dan Jember Mahrus Syamsul menyatakan, double track merupakan program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Tujuannya untuk mempersiapkan lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi agar memiliki kemampuan tambahan.

Sebab, sejauh ini yang memiliki kemampuan khusus dan pelatihan hanya lulusan SMK. Dengan adanya program tersebut, lulusan SMA juga memiliki peran yang sama. “Program penerapannya di sekolah dimasukkan pada jam tambahan atau ekstrakurikuler,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemberian materi dan pelatihan tidak bisa diberikan secara daring. Otomatis, siswa dan guru harus saling berinteraksi dalam pemberian materi. Pemateri bisa dari guru langsung, namun juga ada yang mendatangkan dari luar. “Tentu tidak semua sekolah yang sudah menerapkan double track tersebut. Hanya sebagian,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggulirkan program double track untuk mencetak lulusan SMA yang siap berwirausaha. Namun, program tersebut sampai sekarang belum berjalan maksimal di semua sekolah. Sehingga, sekolah cukup kesulitan menerapkan program tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Lumajang dan Jember Mahrus Syamsul menyatakan, double track merupakan program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Tujuannya untuk mempersiapkan lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi agar memiliki kemampuan tambahan.

Sebab, sejauh ini yang memiliki kemampuan khusus dan pelatihan hanya lulusan SMK. Dengan adanya program tersebut, lulusan SMA juga memiliki peran yang sama. “Program penerapannya di sekolah dimasukkan pada jam tambahan atau ekstrakurikuler,” ucapnya.

Pemberian materi dan pelatihan tidak bisa diberikan secara daring. Otomatis, siswa dan guru harus saling berinteraksi dalam pemberian materi. Pemateri bisa dari guru langsung, namun juga ada yang mendatangkan dari luar. “Tentu tidak semua sekolah yang sudah menerapkan double track tersebut. Hanya sebagian,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggulirkan program double track untuk mencetak lulusan SMA yang siap berwirausaha. Namun, program tersebut sampai sekarang belum berjalan maksimal di semua sekolah. Sehingga, sekolah cukup kesulitan menerapkan program tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Lumajang dan Jember Mahrus Syamsul menyatakan, double track merupakan program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Tujuannya untuk mempersiapkan lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi agar memiliki kemampuan tambahan.

Sebab, sejauh ini yang memiliki kemampuan khusus dan pelatihan hanya lulusan SMK. Dengan adanya program tersebut, lulusan SMA juga memiliki peran yang sama. “Program penerapannya di sekolah dimasukkan pada jam tambahan atau ekstrakurikuler,” ucapnya.

Pemberian materi dan pelatihan tidak bisa diberikan secara daring. Otomatis, siswa dan guru harus saling berinteraksi dalam pemberian materi. Pemateri bisa dari guru langsung, namun juga ada yang mendatangkan dari luar. “Tentu tidak semua sekolah yang sudah menerapkan double track tersebut. Hanya sebagian,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/